Kisah Cinta Refa

Kisah Cinta Refa
#part 16


__ADS_3

Rere dan devan sudah sampai di kafe dan mereka duduk di salah satu meja didepan kafe.


“jadi mana utang penjelasannya...?”ucap rere singkat.


“hmm...jadi dulu aku terpaksa ikut mami sama papi ke luar negri,dan aku terlalu sedih buat pamit sama kamu aku takut buat ngucapin perpisahan,maafin aku cutey aku selama ini juga ngerasa sedih pisah sama kamu,setiap detik,menit,jam,hari,bulan,dan tahun aku jalani tanpa kamu itu sangat nyiksa aku...”


“tapi kenapa kakak nggak pamit aja,tau gak sih selama ini aku tuh dah kaya anak kecil gila yg selalu nunggu kak dev didepan rumah kakak,selalu berfikir apa kak dev marah sama aku,apa kak dev benci sama aku,apa aku ada salah sama kak dev,setiap hari aku nangis dan kangen sama kak dev tau hiks..hiks..!”ucap refa sesenggukan.


“maafin aku cutey...maaf..”ujar devan penuh sesal mengusap pipi rere yang basah.


“aku janji bakal balas semua rasa sedih kamu,aku bakal terus disini nemenin kamu cutey,kita bakal ganti hari-hari yang terlewat dulu dengan kenangan yang akan kita buat sekarang...”


Ucap devan lembut...


“iya,tapi janji ya kak dev nggak pergi lagi...kakak banyak utang sama aku..”ujar rere sesegukan tapi sudah mulai tersenyum.


“janji cutey ku....”senyumnya tulus


Setelah melepas rindu dan saling bertukar no hp rere dan devan berpisah karna devan ada urusan,rere pun masuk kekafe dan melanjutkan pekerjaannya.


“siapa dia.”suara denis bertanya datar


“siapa...?”tanya refa tidak tau siapa yg di maksud denis.


“cowok yang duduk sama kamu tadi..”masih dengan nada datar denis bertanya penuh selidik

__ADS_1


“ooh yang tadi dia kak devan,kakak baik yang udah nolongin aku dulu...”ucap refa paham siapa yg dimaksud denis.


“hah..nolong kamu?”


“jadi gini ceritanya...”refa yang mulai bercerita.


Flasbace...


Di suatu gudang terbengkali seorang gadis kecil tengah menangis ketakutan dia adalah refa kecil yang berumur 5 tahun tampaknya refa terkunci di gudang itu karena ulah temanya,terlihat tubuhnya yang gemetaran,mata yang sembab nampak ketakutan tengah menyelimutinya.


Tempat itu begitu gelap,pengap,dan terdengar beberapa kali suara tikus dan hewan entah apa saja yang berbunyi.


“mama...hiks...hiks papah...hiks rere takut...hiks..”bocah malang itu hanya bisa menangis.


Sementara itu di luar gudang tengah melintas anak laki-laki,yak dia adalah devan yang berumur 10 tahun,devan samar-samar mendengar suara seseorang menangis tampaknya suara itu dari arah bangunan itu..gumamnya.


Rere yang mendengar suara orang langsung menangis kencang ia berteriak mintak tolong.


Devan yang menyadari suara gadis kecil didalam gudang itu bergegas mencari cara untuk membuka pintu gudang yang terkunci,ia pun melihat sebuah jendela,devan mencoba membuka jendela itu tapi terkunci.


Ia mencari sesuatu agar bisa membuka kaca jendela devan melihat sebuah batu yang lemayan besar,ia mencoba memecahkan kaca itu,satu kali tak berhasil,dua kali tak berhasil dan pranggg...percobaan ketiga kaca itu akhirnya pecah.


Akibat pecahan kaca tangannya terluka dan berdarah tapi segera ia membuka kemejanya dan melapisi jendela agar tak mengenai serpihan kaca iapun masik melalui jendela.


Devan mencari-cari sosok gadis kecil yg menangis itu.

__ADS_1


Ia melihat gadis kecil yang menangis sembari memeluk lututnya


“hey ayo kita keluar jangan menangis..”ucap refan memegang tangan rere


Rere mengikuti langkah devan


“hati-hati banyak kaca...”ucap devan kemudian menuntun rere untuk keluar terlebih dahulu kemudian di susul oleh dirinya.


“maksih kakak baik...udah nolongin rere..”ucap rere berterimakasih dengan imut.


“ahh..cutenya..”


“sama-sama cutey..”balas devan tersenyum


Flasbace off..


“gitu ceritanya kak,semenjak itu kita jadi teman baik bahkan kita deket banget,tapi sayang saat itu kami harus pisah kak devan pindah keluar negri tanpa pamit sama aku,dan baru tadi kami ketemu lagi...”jelas rere.


“ooh gitu,tapi kakak nggak seneng liat dia buat kamu nagis..”tegas denis yang nggak suka dengan pria bernama devan tadi.


“iya-iya kakaku yang paling crewet dia nggak bakal buat aku nangis lagi kok tenang ya...”ujar rere tersenyum.


“huh terserah kamu deh yang penting kalok sampai dia buat kamu nangis dia nggak akan bisa lagi liat matahari terbit...!!”ucap denis tegas ditekankan.


“udah-udah ih kak nis jangan gitu ceyem tau,dah yuk kita kerja lagi..”timpal rere menarik lengan denis menuju dapur.

__ADS_1


{wah ternyata selain ganteng berhati malaikat si devan..jadi pengen nyenggol hehehe canda rere.. kita lanjut lagi besok ya jangan lupa loh vote,like,dan komen yang banyak..dah para bimboynya artour semua muaccc..}


__ADS_2