
Setelah kejadian kemarin di rumah sindi,kini refa jadi parnoan dan penakut,ia mencoba menguatkan dirinya untuk pergi kuliah dan membuang jauh-jauh rasa takutnya.
Setelah sampai kampus ia masih was-was taku-takut melihat penampakan arwah refan lagi,ia berjalan di sebuah lorong sepi yg nampak sangat seram,refa berjalan dengan cepat berharap segera sampai ke kelasnya.
Saat tengah berjalan tiba-tiba refa merasa hawa di sekelilingnya berubah dingin,ia seperti mendengar seseorang tengah melangkah di belakangnya,badannya seolah-olah mematung manakala ada tangan yg menahan tasnya,dengan perlahan refa menoleh kebelakang..dan tampaklah sosok pemuda tampan tengah memegang tasnya sembari mengulurkan tangannya yg memegang gantungan kelinci milik refa
Refa diam membeku wajahnya menjadi pucat pasih kala menyadari sosok peria tampan itu adalah refan,dengan takut ia mundur ke belakang tiba-tiba ia teringat ucapan sindi yg mengatang bawah refan sudah meninggal..
“ya allah...jauhkan lah hamba dari godaan setan terk..utuk..allahuma lakasumtu...eh salah doa..”mendadak refa yg lupa doa sangking takutnya.
{refa-refa itumah doa mau buka puasa,malah buat ngusir setan yg ada-ada aja deh...}
“allahulailahaila hualhayul koyum....”refa yg tengah membaca ayat kursi salah satu ayat al-quran yg ampuh untuk mengusir sejenis mahluk halus.
“ya allah kok setannya nggak kepanasan ya,pergi kamu setan aku berlindung pada allah dari ganguan setan yg terkutuk allah hua akbar..”pekik refa takut sambil memejamkan matanya..
Refan yg merasa aneh dengan gadis yg ada dihadapannya itu memutuskan untuk meninggalkanya dan ia pun menjatuhkan gantungan kelinci milik refa ke lantai lalu melangkah pergi meninggalkan refa yg masih memejamkan matanya sambil mulutnya komat-kamit membaca doa.
Refa yg masih menutup mata mencoba memberanikan diri untuk membuka matanya.
“hah..udah ilang fyuh...alhamdulilah hehe..untung aku hapal ayat kursi jadi ngilang deeh tu hantu...”lega refa karena sosok refan yg dikiranya hantu itu telah pergi,iapun bergegas lari dari lorong kematian yg menyeramkan itu.
Setelah kejadian tadi refa yg tengah ngobrol bersama novi di kantin mencoba menceritakan kejadian menyeramkan yg baru dialaminya pada sahabat baiknya itu,tapi novi malah tertawa menanggapi cerita refa itu ia merasa cerita refa tak masuk akal dan lucu..
“iih...kok kamu malah ketawa sih..”refa yg ngambek merasa bahwa sindi mengganggapnya ceritanya adalah sebuah lelucon
__ADS_1
“iya abisnya mana ada setan siang-siang keluar kamu halusinasi kali..”sindi yg mencoba berhenti tertawa dan menenangkan refa dengan alasan yg masuk akal.
“ya siapa tau dia hantu yg kelur pas sing-siang terus malemnya bobok...siapa yg tau..”jelas refa dengan wajah polos bak anak TK,sindi hanya bisa geleng-geleng kepala dengan tingkah polos shabatnya sejak SMP ini.
siangnya refa pergi ke kafe R&D Love untuk bekerja,refa yg masih dibayang-bayangi kejadian horor tadi membuatnya tak fokus kerja.
Masak iya sih aku diikutin arwah penasarannya refan, kenal aja enggak tapi kenapa dia ngikutin aku emang sih aku ini cantik,seksi,imut tapi ngapa harus ngikutin aku sih,dia kan udah jadi hantu harusnya tenanglah di atas sana jangan ngikutin aku mentang- mentang aku perwan yg seksi membahenol terus harus diikutin arwah penasaran gitu hiiii...serem... gumamnya berigidik ngeri
“refa yolaaaaanda..!”pekik denis yg memangil-mangil refa sejak tadi tapi tak di sahuti sang empunya nama
“ih apaan sih kak terik-teriak segala nantik kuping aku bisa budek tauk..”ucap refa yg kesal
“ya abisnya dari tadi kakak mangil gak di jawab sih,emannya kamu lagi ngelamunin apaan sampe dipanggilin nggak kedengeran?”tanya denis yg heran dengan perubahan sikap refa yg suka melamun hari ini.
“hah..arwah penasaran...?”heran denis dengan ucapan refa
“iya aku diikutin arwah penasaran...”ungkap refa iapun menceritakan kejadian di kampusnya tadi pada denis dan kemudian reaksi denis pun tak jauh beda dengan novi
“hahahaaah....ngacok kamu re,makannya jangan kebanyakkan nonton filem horor jadi gini kan...”ucap denis tertawa terbahak-bahak dengan cerita refa
“ihhh kakak nyebelin banget sih,awas aja ya nantik kalok arwah itu nyamperin kakak baru deh tau rasa...”kata refa menakuti denis.
Denis pun terdiam seketika ada sedikit rasa takut di hati denis kalau-kalau benar apa yg diucapkan refa tadi benar-benar terjadi.
“ah..nggak mungkin ..udah-udah nggak usah di bahas lagi makanya kamu sholat terus jangan bolong-bolong sama senantiasa inget sama allah pasti setan,jin,atau arwah sekalipun nggak akan ada yg berani deket-deket sama kamu”ujar denis bijak
__ADS_1
“iya-iya kak nis,eh pak ustaz hehehe..”jawab refa dengan tersenyum,denis mengeleng-gelengkan kepalanya melihat sikap refa yg masih sama dari dulu sampai sekarang denis tersenyum dan mengelus-ngelus kepala refa dengan sayang layaknya kakak dengan adiknya..
Tetep seperti ini ya re jangan pernah berubah kak nis akan selalu di samping kamu selamanya,jangan sampai kamu bersedih sedikit pun kalok ada yg bikin kamu sedih atau nangis kakak adalah orang pertama yg menghadapi dia.... gumam denis dalam hati.
Mereka pun melanjutkan pekerjaan mereka,saat hari mulai petang refa memutuskan untuk pulang
“kak,refa pulang dulu ya...”pamit refa pada denis
“eh bentar re kakak ikut,udah lama nggak main dan ketemu sama mama rosma kangen rasanya.”ucap denis menghentikan refa
“oh yaudah kak nis ayok..”ajak refa penuh semangat
{gadis enerjik.. }
“kamu bawak motor kan re,kita pake motor kamu aja udah lama banget kita nggak boncengan motor kayak dulu”ujar denis sembari mengenang masa-masa indah mereka dulu
“bawak kok kak,yaudah kak nis ya yang nyetir...”ujar refa dengan senang karena akan naik motor dengan kakak kesayangannya itu meskipun bukan kakak kandungnya sendiri
“siap buk bos...”jawab denis dengan senang hati mereka pun mulai menaiki motor menuju rumah refa.
Refa duduk di belakang dengan duduk miring ia berpegangan pada pinggang denis,ingatan-ingatan tentang masalalu mereka yg menyenangkan pun bermunculan bak filem di ingatan refa, ia tersenyum lucu mengingat masa-masa muda mereka dulu.
Hah...indahnya bisa punya kak denis di samping aku,aku bersukur banget allah mengirimkan kakak seperti kak denis walaupun dia bukan kakak kandung aku tapi dia lebih baik dari pada kakak kandung selamanya dia adalah kakak aku....kakak nis aku ...
{indahnya persaudaraan tak sedarah denis dan refa jadi pengen punya kakak kayak denis deh terus ikutin kisah refa ya,dan jangan lupa like,vote,dan komen ya see you }
__ADS_1