Kisah Cinta Refa

Kisah Cinta Refa
#19


__ADS_3

Dirumah refan ia duduk di meja belajar miliknya menaruh tasnya,refan mendesah lelah seharian diikuti oleh rere. ia heran mengapa gadis itu selalu mengikutinya kemana saja apa kah dia tak malu selalu mengikuti seorang pria yang bahkan mengacuhkannya.


Refan membuka tasnya hendak mengambil henponya namun ia malah menemukan kotak kecil,iapun mengambilnya.


“apa ini...”gumamnya kemudian ia membukanya.



Didalam kotak berwarna merah itu terdapat coklat,gantungan kunci dan surat.


Wah sebuah gantungan kunci berbentuk burung hantu,imutnya...


Refan membuka surat berwarna pink yang terdapat di kotak itu.


“ini hadiahku semoga kamu suka,kenapa gantugan kunci berbentuk burung hantu karena lihat dia sangat mirip sama kamu galak dan nyeremin hehe..untuk coklatnya itu sebagai tanda suka aku kekamu yang semanis coklat..”isi surat itu,tanpa refan sadari senyumnya terukir jelas diwajahnya.


“huh..apaan sih kekanak-kanakan..”mulut bisa berkata tapi hati tak berbohong ia merasa senang mendadak,ia menyimpan gantungan itu dilaci


Refan berjal kedapur sembari membawa-bawa coklat yang diberikan rere.


“wow coklat tau aja kamu fan kakak suka coklat buat kakakkan..?”sindi muncul dan mengincar coklat yang dipegang refan.

__ADS_1


“gak kalo mau beli sendiri ini punya ku..!”refan lantas membuka coklat itu dan memakanya didepan sindi.


“cih pelit banget sih,lagian tumben kamu makan coklat bukannya kamu gak suka coklat ya..?”heran sindi


“yang ini emm...aku s-suka”jawab refan dengan pipi yang bersemu merah.


“yaelah yaudah sih kalok suka gak usah merah juga tu pipi kaya orang lagi kasmaran aja kamu,jangan-jangan itu coklat dari pacar mu ya..”selidik sindi penuh curiga.


“apaan sih bukan urusan kakak”refan segera meninggalkan sindi yang berdiri sambil tersenyum curiga.


Apaan sih kak sindi dari p-pacar,kasmaran huh gak mungkin.gumam refan dalam hati salah tingkah.


Refan pagi-pagi sekali sudah berada ditaman untuk berolahraga ia juga membawa si cimiy kucing yang ditemukannya dan rere. Refan duduk di dekat pohon yang rindang sambil bermain bersama cimiy.


Tiba-tiba pandanganya tertutup bayangan seseorang didepannya iapun mendongak untuk melihat siapa yang ada didepannya,matanya agak silau karena terkena cahya matahari



dan terlihat lah siapa wajah itu. Deg...deg..deg jantung refan berdebar tak karuan refan memalingkan wajahnya mencoba menyembunyikan rasa berdebar ini.


“hay..refan..hay...”panggil refa berulang-ulang tapi refan tetap memalingkan wajahnya dengan kesal refa duduk didepan refan.

__ADS_1


“kamu tuh bolot ya dipanggilin gak jawab-jawab..”kesal refa cemberut.


“kamu..!!”ingin refan marah tapi melihat wajah rere yg mencebik terlihat imut membuat amarahnya menghilang.


Rere mengendong cimoy dipangkuannya,ia mengelus lembut kepala cimoy lalu mengeluarkan kantong makanan kucing.


“nah kamu pasti suka ini,rasanya enak dan sehat buat kamu..”rere membuka bungkusnya dan memberikan makanan itu pada cimiy.


“duh duh duh lahapnya pelan pelan dong cimiy makannya,emangnya om refan nggak pernah kasih kamu makan apa..?”ucap rere


“apa om...kamu..!”kesal refan sudah diubun-ubun


“canda om..hehehe..sadar umur ya cimiy..”gelak rere mencium kepala cimiy senag bisa membuat kesal refan.


Samar-samar senyum manis tersunggig di wajah refan yang menambah ketampanannya,rere yang melihatnya tersenyum ikut tersenyum manis.


“nah gitu donk senyum kan tambah ganteng”ujar rere mengancungkan kedua jempol tanganya


Refan yang salting langsung mengalihkan pandangannya ke arah lain semu merah sudah terlihat jelas di pipinya yang putih.


{oke lanjut besok lagi ya...jangan lupa buat like,vote,dan komen sebanyak-banyaknya see you bimboy}

__ADS_1


__ADS_2