
Siang itu di kampus rere berjalan menuju bangku perpustakaan yang tengah ada refan duduk disana membaca sebuah buku tebal,refa duduk didepan refan ia berdehem agar mengambil perhatian refan.
“serius amat bacanya,bukunya bagus ya..?”refa tersenyum melihat refan yang menatapnya.
“ngapain kesini.”nada ketus terdengar refan sangat malas berdekatan dengan gadis yang beberapa hari ini menari-nari di pikiaranya .
“settt...dah ketus amat sih..tar cepet tua loh,aku kan kesini mau baca buku ya sekalian sih mau liat wajah tampan pujaan hatiku ini ups...keceplosan..”cengir rere pura-pura menutup mulutnya.
Deg...huh kok cuacanya panas ya kenapa dengan jantung ku berdebar kencang banget???gumam refan dalam hati,refan lebih memilih melanjutkan bacaan bukunya, dibalik buku nampak pipinya yang memerah{wah ada apa nih tersipukah refan hehehe}
Cih..cuek banget sih nih cowok malah baca buku lagi dan nganggurin bidadari didepanya huh..sabar..isi kepala refa berbicara penuh kesal
Refa memutuskan ikut memebaca buku yang ia bawa tadi,refa baru membaca 5 menit namun matanya sudah terasa berat ia berusaha mati-matian menahan ngantuk tapi pada akhirnya bruuk...
Refa sudah tertidur diatas buku yang dibacanya,beberapa menit kemudian refan selesai membaca bukunya ia melihat kearah refa yang sudah tertidur pulas diatas buku.
Imut...hah apa yang aku pikirkan kenapa dia merusak hari-hari ku lagi kenapa setelah kejadian saat itu aku terus memikirkannya.gumam refan dalam hati
Flasbace....
__ADS_1
“aku cinta sama kamu...!”ucap refa lantang dan berdebar-debar dihati takut-takut di tolak,sementara kondisi refan yang tengah minum langsung tersedak terbatuk-batuk sangking terkejutnya mendengar ungkapan cinta dari perempuan yang sangat menyebalkan baginya tapi malah menyukai dirinya.
Ia segera menyembunyikan wajah keterkejutannya lalu menatap rere tajam.
“tapi aku nggak suka sama kamu,kamu cewek pali resek dan nggak tau malu yang keganjenan mengungkapin cinta kecowok yg baru kamu kenal!”ketus refan bak pisau yang menghujam kejantung rere,sakit,perih,cintanya ditolak mentah-mentah bahkan perasan tulusnya diinjak-injak,mata refa terasa panas rasa-rasanya akan ada air yang mengalir dari pelupu matanya.
Tapi masih sempatnya gadis yang tengah terluka hatinya itu tersenyum kearah peria yang telah menyakiti perasaannya,refan nampak melihat kesedihan dan kekecewaan dimata refa tapi anehnya ia masih bisa tersenyum padanya.
“nggak usah sok kuat,lain kali jangan langsung ngungkapin perasaan kamu lagi karna aku nggak bakalan suka sama cewek ganjen dan kegatelan kayak kamu!!”ucapnya bukan rasa iba tapi benci pada refa karna ia sok kuat,iapun berjalan pergi meninggalkan rere.
“refan! aku refa yolanda si cewek ganjen janji bakal buat kamu jatuh cinta sama cewek kayak aku,pegang janji aku itu liat aja nanti.!!”ucap rere lantang penuh kesungguhan dengan suaranya yg agak serak karena menahan tangis dan pedih namun tak dihiraukan oleh refan.
Waktu itu aku marah,kesel kenapa ada cewek yang segampang itu ngungkapin cintanya sama orang yang baru dia kenal,aku nggak mau sakit untuk keduakalinya karena terjebak yang namanya cinta,walaupun tak dipungkiri hatiku sedikit bergetar hangat saat itu tapi aku nggak mau terluka lagi cukup sekali sudah cukup..gumamnya lagi.
Rere pun terbangun karena suara buku yang sengaja dijatuhkan refan agar rere tak ketiduran diperpus,refan segera bangkit dan pergi dari sana.
“duh kok aku malah ketiduran sih...yah refan main nyelonong lagi huh gagal deh berduan..”sungut refa kesal iapun bergegas pergi dari perpus dan memutuskan untuk pulang.
..........................🥰...........................🥰.....................
__ADS_1
Saat di jalan arah pulang rere melihat sosok laki-laki yang tengah bersandar dipohon besr pinggir jalan yang melaimbaikan tangan kearahnya.
“kak devan...”rere membalas lambaian tangan devan dan mendekat ke arahnya.
“kak devan ngapain disini...?”tanya rere saat sudah didepan devan.
“tentu aja mau bayar utang hari-hari sedih kamu waktu nggak ada aku,yuk kita jalan-jalan banyak tempat yang pengen kamu datengin nggak..?”devan mengelus hidung refa lembut dan mencubitnya.
Rere tersenyum kemudian menggadeng tangan devan.
“kak devan yang paling gerti aku,gimana kalo kita ke kebun binatang aja dulu aku pengen banget kekebun binatang sama kakak.”ujarnya mengigat betapa inginya mengajak devan kesana.
“uhh lucunya yauudah yuk cutey.”devan mengacak-acak rambut rere lembut kemudian merangkulnya.
Merekapun berjalan bersama menuju kebun binatang,dari arah sebrang jalan ada sosok refan yang menatap dengan marah dan sebal keubun-ubun.
Hah...memang semua cewek itu sama,untung aku nggak tertipu sama bujuk rayunya,desis refan dalam hati ia melangkah cepat menahan perasaan yang tak nyam tapi tak tau perasaan apa ini.
{sampai sini dulu ya bimboy jangan lupa like,vote dan komen sebanyak-banyaknya}
__ADS_1