Kisah Cinta Refa

Kisah Cinta Refa
#part 7


__ADS_3

Pagi itu seperti biasa refa tengah bersiap-siap untuk pergi menuntut ilmu di kampusnya,ia sudah rapih dengan menggunakan kaus putih dengan balutan kemeja merah kotak-kotak dan menggenakan celana lefis hitam.


Ia kemudian menenteng tasnya keluar menuju dapur,dan seperti biasa refa akan sarapan bersama rosma setelah selesai sarapan ia bergegas ke luar rumah dan mengenakan sepatunya,saat sedang asik-asiknya mengenakan sepatu ia melihat motor sport keluar dari rumah refan dan sudah di pastikan yg mengendarai motor gagah itu pastilah refan.


“ahh keren banget sih dia kalo lagi naik motor...”gumam refa yg mengagumi refan.


Refa bergegas menaiki motor meticnya dan melajukan motor itu ke kampusnya,setelah beberapa saat refa sampai di kampusnya dan ia tengah berjalan menuju kelasnya berada dan tentu sahabatnya novi sudah berada di sampingnya sembari mengoceh ria.


Setelah mengarungi lautan pembelajaran di kampus, refa pergi kekafe,dan novi juga ikut bersama dengannya merekapun sampai di kafe,refa yg sampai langsung di sibukan dengan banyaknya pekerjaan sedangkan novi hanya duduk manis sembari menikmati kopi di salah satu meja.


singkatnya jam sudah menunjukan pukul 16.20 yang artinya waktu kafe untuk tutup,dan refa pun memutuskan untuk langsung pulang karena sudah merasa lelah,novi sudah pulang duluan tadi jadi dia tak perlu pulang bersama sahabat sdnya itu.


Di perjalanan refa memutuskan mampir sebentar di toko buku untuk membeli buku yg di butuhkanya untuk skripsi,refa yg telah selesai membeli buku bergegas untuk pulang saat tengah menghampiri motornya refa dibuat kaget dengan teriakan ibu-ibu yg sangat keras.


“tolong....copet...ada copet!!”teriak ibu itu dengan kaadan sudah teduduk di tanah karena habis didorong copet.


Refa langsung pandangannya terarah ke arah pria yg berlari sembari memegang tas merah,secepat kilat refa berlari mengejar peria tersebut,tanpa sadar refa mengejar peria tersebut sampai ke sebuah gang sepi,saat peria itu sudah tak punya jalan ia hendak berlari ke belakang tapi sudah ada refa yg menghadangnya.


“heh balikin tas ibu itu..!!”ucap refa tegas sembari mengatur nafasnya yg ngos-ngosan karena lelah berlari tadi.


“hah siapa lo nggak usah ikut campur urusan gue,dasar bocah ingusan..”ujar si pencopet bermuka sangar itu.


“enak aja orang aku nggak ingusan gini malah di bilang bocah ingusan,om aku tuh udah 20 thn bukan bocah lagi tau...”jawab refa yg terus memojokan langkah pencopet itu.


“alah BA*OT...!!”ucap pencopet itu dan langsung maju hendak menghajar refa,namun dengan tangkas refa mengelak pukulan sang copet dan iapun langsung membalas pukulan pencopet dengan keras mengenai wajah sang pencopet,tak langsung tumbang refa menendang sang pencopet yg kesakitan memegang wajahnya,refa menendang bagian tulang kering di kaki sang pencopet yg membuat sang pencopet jatuh tersungkur.

__ADS_1


Setelah merasa aman refa meraih tas merah milik ibu tadi dan bergegas pergi dari sana,namun saat refa sudah berbalik dan hendak berjalan tanpa di sadari sang pencopet telah bangkit sembari memegang sebuah pisau kecil dan berjalan kearahnya.


Refa yg melihat bayangan pencopet mendekat ke arahnya berbalik arah, ia yg terkejut melihat ada pisau di tangan si pencopet tak sempat mengelak dan alhasil tangannya yg mencoba menangkis terkena sabetan pisau hingga membuat goresan di lengannya,darah mengucur dari lenganya refa yg sudah terjatuh ke tanah.


“heh rasain tuh cewek ingusan gue abisin lo...!!”ujar pencopet mendekati refa yg terduduk di tanah sembari tertawa jahat,refa yg tak bisa berbuat apa-apa memilih menutup rapat matanya.


ya allah sampai sini kah hidup ku,hamba belum siap mati hamba belum nikah ya allah...gumamnya dalam hati.


{ye refa malah mikir nikah,mikir dosa oi kalo mau meningsoy.. }


Dan selanjutnya hanya terdengar teriakan yg keras,refa membuka matanya dan kaget saat menemukan si pencopet yg sudah terkapat di tanah ditambah ada sosok refan di depannya,refan kemudian menghajar pencopet itu habis-habisa setelahnya datang ibu-ibu tadi dengan beberapa warga,si pencopet akhirnya dibawa warga untuk di serahkan ke polisi.


Sementara refan berbalik ke arah refa yg masih bengong terduduk di tanah,refan menyodorkan tangannya untuk membantu refa berdiri dengan senang hati refa menerima uluran tangan refan,setelah berdiri refa menyerahkan tas itu pada sang pemilik.


“makasih ya nak udah nolong ibu, ini tolong di terima..”ungkap ibu itu sembari menyodorkan sejumblah uang ke arah refa.


“tapi tangan kamu perlu di obatin nak,udah terima aja ya ibu iklas kok..”kata ibu itu lagi


“nggak papa buk saya bisa obatin sendiri kok bu,makasih..”ujar refa lagi menolak uang ibu itu dengan halus.


“yaudah kalo gitu ibu permisi dulu ya mau ngurus surat laporan kekantor polisi, sekali lagi makasih ya nak..”ujar ibu itu


“iya sama-sama buk...”jawab refa,ibu itupun pergi meninggalkan refa dan refan yg masih di samping refa.


Tanpa berbicara apa-apa refan menarik tangan refa yg tidak luka ,refa hanya bisa mengikuti langkah refan yg menariknya entah kemana,refan membawa refa menuju bangku di depan sebuah apotik.

__ADS_1


Refan mendudukan refa di bangku lalu meninggalkanya,setelah beberapa menit ia kembali dengan membawa keresek hitam yg entah isinya apa.


Refan duduk di samping refa ia menarik pelan tangan refa yg luka dan dengan hati-hati mengobati luka gores itu.


Refa yg awalnya terkejut kini malah menikmati suasana itu,ia memandang wajah refan yg telaten mengobati tanganya,wajah tampan refan yg tengah serius mengobati luka refa berhasil membuat sang empunya tangan terlena jantung refa berdebar hangat menyaksikan betapa baiknya refan mengobatinya.


Setelah selesai tangan refa yg kini sudah terperban rapih segera di lepas oleh refan.


“lain kali nggak usah sok jago kalok akhirnya nyusahin orang lain..”ujar refan ketus dengan tatapan dinginnya ia pun berdiri dan berjalan meninggalkan refa yg masih setia duduk di bangku.


Refa tak menghiraukan ucapan ketus refan ia masih terhanyut dalam pesona refan tadi,ia menatap punggung refan yg semakin menjauh.


Nggak peduli seketus apapun kamu,sedingin apapun kamu aku refa yolanda sudah mutusun buat mengejar cinta kamu refan adi winata,karena dari detik ini aku menyadari kalok aku udah jatuh cinta sama kamu....gumam refa dalam hati sembari tersenyum manis penuh arti.


{cie...cie..ada yg lagi jatuh cinta nih good luck ya rere semoga bisa dapetin cintanya refan..}


{pasti dong thor kan refan jodohnya aku...}refa


{dih pede entar aku ganti aja jodoh mu jadi jodoh kambing..}artour


{ihh kok gitu sih...}refa


{makannya baek-baek sama artour jangan main-main}artour


{iya-iya artour yg cantik hehe... }

__ADS_1


{dah segitu aja dulu jangan lupa ya buat vote,like,dan komen terus supaya si refa jodohnya tetep refan bukan kambing eh..maksudnya supaya artour seneng aja gitu hehe...see you}


__ADS_2