
Pagi telah datang setelah hari yg melelahkan kemarin,hari ini refa bangun pagi dan tidak telat bangun seperti kemarin, ia sedang di dapur membantu mamanya memasak sarapan. refa meletakan nasi goreng yg sudah matang kemeja makan,kemudian ia duduk di salah satu kurasi,ia menunggu sang mama untuk makan bersama.
Selesai sarapan refa segera berkemas menyiapkan segala keperluannya untuk ngampus,setelah siap dan rapih refa pamit pada rosma untuk berangkat kuliah.
“ma,refa berangkat ya assalamualaikum....” ucap refa sambil menyalami tangan rosma
“iya hati-hati dijalan,jangan ngebut waalaikumsalam...!”
Refa segera menaiki motor kesayangannya yg sering di panggil cici olehnya,dia pun melaju meninggalkan rumahnya,berbarengan saat melaju ia melihat motor sport mewah yg kemarin ia lihat melaju didepannya,motor itu melaju jauh didepan refa dan tanpa disadari ternyata motor itu masuk ke kampus yg sama dengan kampus refa.
Wih itukan motor yg kemaren,apa pemilik motor itu juga ngampus di sini ya pikir refa,ia segera menyetandarkan motor nya.saat ia akan meninggalkan tempat parkiran refa menangkap pemadangan seorang peria yg tengah berjalan meninggalkan tempat parkiran juga,refa nampa mengenali peria itu dan mengigat-ngingat siapa pria itu.
Itukan cowok yg kemaren nolongin aku,wah dia ganteng banget sih jadi pengen nyamperindeh,samperin kali ya...tapi karena lama berfikir refa pun kehilangan jejak peria tampan itu.
“loh,mana tu cowok kok cepet banget menghilangnya,jangan-jangan dia punya jurus kage bunshin no jutsu? Eh itukan jurus seribu bayangan ya...”
“jurus apaan sih re...?”tanya novi yg mendengar ucapan refa tadi.
“eh..novi kapan dateng ?”
“baru aja aku nyampe terus denger kamu ngomong jurus apa tadi eh..toge..toge..apa tadi..”
“toge..toge..kage bunshin no jutsu...novi...”ucap refa membenarkan ucapan novi
“ohiya itu maksut aku jurus apaan sih itu?”tanya novi
“itu jurus seribu bayangan punyanya naruto..”
“wih hebat banget kapan-kapan ajak aku dong ketemu naruto siapa tau aku di ajari jurus toge..emmm toge...hhah pokoknya itulah”ucap polos novi
“yeee...nyampe lebaran kuda pun kamu nggak bakalan ketemu sama naruto nov...” jawab refa dengan tertawa
__ADS_1
“lah kenapa re kok nggak bisa?”tanya novi lagi yg memang tidak tau tentang filem mengenai naruto.
“dia itu cuman tokoh animasi kartun doang novi,jadi kamu kalok mau ketemu dia nungu lebaran kuda aja, yg mana itu sama aja nggak akan pernah terjadi....”ucap refa dengan tawa yg masih menggema.
“yaelah kirain beneran ada...”ucap novi dengan nada kecewa sekaligus marah karna refa mempermainkannya,ia menjadi cemberut.
“udah jangan ngambek putri rebahan ku sayang, nanti aku ajak deh nonton filem narutonya ya..”hibur refa agar sahabatnya yg doyan rebahan itu nggak ngambek lagi
“janji ya...”tanya novi lagi kini wajahnya yg mendung menjadi cerah kembali.
“iya janji,yaudah yuk kita ke kelas”ujar refa meyakinkan,mereka pun pergi kekelas mereka.
Setelah kelas usai refa bergegas menuju kafe tempatnya bekerja,setelah sampai di kafe refa melihat banyak sekali pengujung yg datang ia pun segera ke dapur dan melihat denis yg kerepotan melayani pesanan pembeli,refa bergegas membantu denis.
Setelah suasana kembali kondusif refa bisa sedikit bersantai di meja kasir.
saat sedang bersantai refa mendengar bunyi lonceng dipintu yg menandakan ada pelanggan ia pun melihat ke arah pintu.
“saya mau pesan kopi mokachino 1”ucap peria tersebut dengan suara yg terdengar tegas namun indah
“..........”refa masih termenung mengagumi ciptaan tuhan yg indah ini.
“permisi...!”peria itu kembali bersuara
“ehhh..iya mau pesan apa”jawab refa yg kini sudah sadar dari lamunanya
“mokachino 1”ujar peria itu
“oke silahkan duduk dulu...”
Peria itupun berjalan ke salah satu meja yg dekat dengan jendela yg mengarah ke jalanan.
__ADS_1
Duh...malu-maluin aja sih,eh tapi dia kan cowok yg tadi diparkiran,suaranya bagus banget deh nyampe aku jadi nggak fokus akh udah ah...
Refa segera membuatkan pesanan peria tersebut,setelah pesanan jadi refa mengantarkan kopi itu ketempat peria itu duduk,ia meletakan kopi itu sambil sesekali mencuri pandang ke arah peria tampan yg tengah mendengarkan musik sambil melihat ke arah luar jendela.
Duh gantengnya idungnya mancung banget,bulu matanya lentik,bibirnya tipis ihh jadi pengen nyium deh...astaugfirulah mikir apaan sih aku..
“emmm,ini pesenannya silahkan dinikmati..”ucap refa,peria tersebut pun menatap ke arah refa dengan mata indahnya.
Akhhh jantungku yaampun tuhan matanya itu tolong aku dia terlalu tampan hah..hah..kendalikan dirimu refa kendalikan...
Refa pun segera mengendalikan dirinya iapun tersenyum pada peria itu,tapi peria itu diam saja dan malah mengabaikan senyum refa dan segera meminum mokachinonya.
Eehh...duh malunya ngapain sih kamu pake senyum segala re....><
Refa segera meninggalkan meja itu dan kembali kekasir dengan menahan malu
{duh refa-refa sembunyiin tuh pipi kamu udah merah kaya kepiting yg direbus aja hehehe... }
Setelah jam kerja usai refa hendak pulang ke rumah ia pun pamit pada denis
“ka nis,refa pulang duluan ya”
“oke ohya sampein salam kakak ke mama rosma ya..”
“iya kak ,mama juga udah kangen ke anak cowoknya yang dekil ini katanya..”kelakar refa,ya mama rosma memang sudah menganggap denis sebagai anak laki-lakinya semenjak dulu denis masih sma.
“yee siapa juga yg dekil,kamu kali yg dekil...”ujar denis ngambek,refa pun tertawa karena bisa menggangu kakak nisnya itu.
“iya nantik kakak bakal main ke sana,kakak juga udah kangen sama mama rosma dan makanannya yg enak-enak...”
“iya deh...”jawab refa, kemudian ia segera keluar dari kafe dan pulang mengunakan motornya,saat sudah sampai di pekarangan rumahnya lagi-lagi refa melihat motor sport mewah itu memasuki rumah mewah itu,ia dihinggapi rasa penasaran dengan sosok orang yg tinggal di rumah itu,tapi ia menyimpan rasa penasarannya dan masuk ke rumahnya.
__ADS_1
{nah siapa ya kira-kira tetanga refa yg misterius itu akankah refa mengetahui siapa yg tinggal disana terus baca kelanjutan ceritanya ya,dan jangan lupa buat selalu dukung aurthor dengan cara like,vote,dan komen ya see you... }