
Xiao ru menatap pria itu dan ada setetes air mata yang jatuh ke pipi pria itu.Xiao ru pelan-pelan menghampiri pria itu dan duduk di sebelahnya sambil memandangi danau yang berada di depan mereka.
"ehem.."Xiao ru dehem..
pria itu kaget Kerna Xiao ru udah berada di sampingnya.
"bisa aku bertanya?"ucap Xiao ru dengan tenang dan pria itu hanya mengangguk saja
"gi mana kamu bisa ada di hutan ini?"tanya Xiao ru sambil menatap pria itu
"aku..dibuang..hiks.."lirih pria itu.
"Hei..Hei..jangan menangis emangnya siapa yang tega membuang mu?'tanya Xiao Ru dengan bingung
"orang tua ku..hiks..mereka kata..hiks..aku..hiks..anak sial..hiks.."jawab pria itu dengan terbata-bata
Xiao ru memegang tangan pria itu dan menatapnya dengan tatapan yang hangat dan lembut..
"kamu jangan sedih..ya"ucap Xiao ru lalu mengusap air mata yang jatuh di pipi pria itu.
"aku ada..jika kamu anak sial kenapa kamu bisa selamat dan tidak mati"ucap Xiao ru dengan tegas
"dengar sini..kamu harus buktiin jika kamu bukan anak sial ya"ucap Xiao ru sambil tersenyum manis
"mmm"jawab pria itu
"nama mu apa?"tanya Xiao ru
"aku..nggak punya nama"jawab pria itu
"emangnya apa yang orang tua mu memanggil mu?"Tanya Xiao Ru
"mereka..memanggilku anak sial..hiks.."jawab pria itu dengan sedih..
__ADS_1
"kalo gitu mulai harini nama mu Xu Wei Lan "ucap Xiao ru
"Xu Wei Lan.."ulang pria itu
"iya..Xu Wei Lan apa kamu nggak suka?"tanya Xiao ru
"suka"jawab pria itu
"aku akan memanggilmu Xiao wei okay"ucap Xiao ru
"dan kamu akan memanggilku Xiao ru"ucap Xiao ru lagi
"mm..berapa usia mu?"Tanya Xiao Ru
"13 tahun 2 bulan"jawab Xiao wei
"oh..jadi kamu muda 2 bulan dari ku"ucap Xiao ru sambil terkekeh..
"baik Jie Jie "jawab Xiao wei dengan gembira..
"hah..kan bagus jika kamu terus senyum-senyum kayak gini nggak usah sedih-sedih lagi ya"ucap Xiao ru lalu dia memeluk Xiao wei..
dan Xiao wei balas kembali pelukan hangat dari Jie Jie nya
"terima kasih Jie Jie udah terima Xiao wei "ucap Xiao wei dengan gembira
"sama-sama Xiao wei yang penting sekarang kita berdua adalah keluarga"jawab Xiao wei
"dan aku akan melindungi mu dari orang-orang jahat yang akan mencelakai mu nanti"ucap Xiao ru lagi
Xiao wei terharu mendengar ucapan Jie Jie nya .
"Jie Jie,Xiao wei janji,Xiao wei akan berusaha keras menjadi orang yang kuat dan dapat melindungi kakak suatu saat nanti Kerna Jie Jie lah orang pertama yang menganggap Xiao wei keluarga "ucap Xiao wei dalam hati
__ADS_1
"Jie Jie ,Xiao wei ingin menjadi kuat seperti Jie Jie"ucap Xiao wei
"baiklah tapi kamu harus janji sama Jie Jie akan tinggal di sini Kerna Jie Jie harus pergi "ucap Xiao ru sambil memegang tangan Xiao wei
"Jie Jie mau pergi ke mana?"ucap Xiao wei dengan polos
"hahaha..kamu keliatan mengemaskan xiao wei dan imut juga"ucap xiao ru sambil ketawa..
"Xiao wei nggak imut Jie Jie ,Xiao wei tampan kok"ucap Xiao wei dengan bangga
"iya..iya.."ucap Xiao sambil mencubit pipi xiao wei yang sedikit chubby..
"auw..Jie Jie kamu nggak jawab lagi pertanyaanku tadi"ucap Xiao wei dengan polos
"pertanyaan yang mana"tanya Xiao wu dengan berpura-pura
"Jie Jie mau ke mana"tanya Xiao wei lagi
"Jie Jie mau ke sesuatu tempat untuk beberapa tahun Kerna dulu ayah sama ibu Jie Jie menyuruh Jie Jie untuk belajar di luar"ucap Xiao ru sambil tersenyum
"oh..Xiao Wei ikut ya"ucap Xiao wei dengan manja
"maaf ya Xiao wei ,sebelum Jie Jie kasi kamu ikut Jie Jie,Jie Jie pengen kamu latihan dulu di sini dan menjadi orang yang kuat di masa depan"bujuk Xiao ru
"kalo gitu baiklah Xiao wei turutin aja kemauan Jie Jie"ucap Xiao wei..
"jangan ngambek dong adek Jie Jie yang tampan dan imut ini"ucap Xiao ru
"iya..tapi Jie Jie harus hati-hati ya "ucap Xiao wei Kerna dia takut terjadi apa-apa sama Jie Jie nya..
"iya.."jawab Xiao ru..
"kapan Jie Jie mau ke sana "ucap Xiao wei
__ADS_1