Kisah Cinta Sepasang Dewa

Kisah Cinta Sepasang Dewa
pisah dua!!


__ADS_3

"hai semua!! selamat malam"jerit Xiao ru selepas menendang pintu kayu itu.


"hei-hei enak aja kau ya, main-main nendang segala..apa kau pikir pintu itu bola ya"kesal wu Hong sama perbuatan Xiao ru sebentar tadi.


"hihihi maaf ya,apa ada yang cedera?"tanya Xiao ru dengan wajah polos.


Lalu dia duduk di meja makan yang ada berdekatan dengan nya.



(macam nih lah meja kayu yang Xiao ru duduki yaπŸ˜‰)


"nggak,cuma lain waktu jangan bikin kayak tadi lagi"jawab wu Hong sambil menatap tajam ke arah Xiao ru tapi Xiao ru hanya acuh tak acuh aja.


"nggak usah liat aku kayak gitu,apa kau pikir aku ini gadis lemah,aku ialah gadis paling berani dalam dunia tau"ucap Xiao ru dengan wajah percaya diri.


"mimpi"ketus wu Hong lalu meneruskan kegiatannya.


"hahahaha!!"ketawa mereka dengan kelakuan Xiao ru sama wu Hong,mereka juga udah biasa meliat perdebatan antara kedua nya.


"haihh"keluh Xiao Heng dengan calon isteri nya ini.


Xiao ru hanya diem aja dan mengeluarkan sebuah buku yang berjudul"teknik langka" dan sebijik buah pic yang agak besar dari beg sulam yang dibuat khas dari ibu nya.



(kayak gini ya guys rupa beg sulam yang disulam oleh ibunya Xiao ru semasa Xiao ru berumur 4 tahun😚)


lalu Chan Fei sama Xiao ai berjalan ke arah Xiao ru dan duduk di sebelahnya.Sementara Xiao Heng dia duduk di meja makan pria.


"Xiao ru,kau lagi baca apa dari tadi wajah mu keliatan serius banget"tanya Chan Fei dengan wajah penasaran.


"iya benar apa yang di omong sama Chan fei,Xiao ru apa kau nggak mau kasi tau kami berdua?"tanya Xiao ai sambil menepuk pundak Xiao ru dengan pelan.


"nanti kalian baca sendiri setelah aku habis baca"jawab Xiao ru sambil membaca buku kecil yang ada di tangan nya.


"baiklah"jawab mereka serentak.

__ADS_1


Setelah 3 minit membaca...


"apa kalian tau di mana sifu Feng pergi?"tanya Xiao ru sambil menutup buku di tangannya itu.


"sifu bilang mau ketemu sama seseorang tapi aku nggak tau ke mana, soalnya sifu buru-buru pergi"jawab Xiao ai dengan santai.


"ehh..eh..Xiao Ru,aku mau pinjam buku ini bisa nggak?"tanya Xiao ai lalu dipotong oleh Chan Fei.


"ehh..aku juga mau pinjam lho.."ucap Chan Fei lalu merebut buku Xiao ru yang berada di tangan Xiao ai.


"tapi...aku..dulu..yang..minta..erkh.."jerit Xiao ai nggak mau kalah sama Chan Fei.


Srekkkk!!


lalu tiba-tiba aura dingin memadat di ruangan itu Kerna buku Xiao ru udah pisah dua.


Ya..siapa aja yang nggak marah kalo buku kita udah pisah dua.


Dhuar!!!


Deg!!


Deg!!


Deg!!


Setelah meliat kejadian itu Xiao Heng bangun dari duduknya dan berjalan ke arah Xiao ru buat tenangin hati Xiao ru tapi dia juga nggak bisa gerak Kerna terkena aura dingin yang dikeluarin oleh Xiao ru,maklumlah Xiao Heng itu hanya manusia biasa jadi nggak bakal tahan lho.


Xiao ru berjalan ke arah buku yang udah carik itu dan mengambilnya dengan tangan bergetar Kerna buku itu antara buku yang ditinggalkan oleh ibunya untuk dia pelajari tapi sekarang buku itu udah nggak bisa di baca.


Setetes air mata Xiao ru jatuh ke buku itu.


"Hiks...hiks.."tangis Xiao ru dengan pelan.


"mmm..Xiao ru,aku minta maaf ya"ucap Xiao ai dengan nada memohon.lalu diikuti oleh Chan Fei.


"iya..Xiao ru,aku juga mau minta maaf"ucap Chan Fei sambil menunduk.

__ADS_1


wu Hong sama Luo Zhou hanya mendiam kan diri aja Kerna nggak tau mau bikin apa sekarang.


" maaf ibu..aku nggak bisa jaga buku yang di kasi oleh ibu"ucap Xiao ru dalam hati.


Lalu dia mengambil semua cebisan dari buku itu lalu keluar dari ruangan itu dengan wajah sedih,kecewa dan bersalah.


"macam mana nih..Xiao ru pasti marah sama kita "ucap Xiao ai dengan perasaan bersalah.


"arkhhh..aku nyesal banget.."ucap Chan Fei sambil duduk di atas kerusi kayu.


Wu Hong sama Luo Zhou berjalan ke arah Xiao Heng dan membantu Xiao Heng berdiri.


"kau nggak papa Xiao Heng?'tanya wu hong.


"aku nggak papa cuma..aku khawatir sama Xiao ru"ucap Xiao Heng dengan wajah cemas.


"haihh..kau tenang dulu kita kasi dia waktu buat tenangin pikirannya"ucap Luo Zhou sambil menepuk pelan pundak Xiao heng dan Xiao Heng menganggukkan kepalanya.


πŸ’–


πŸ’–


πŸ’–


πŸ’–


πŸ’–


πŸ’–


πŸ’Œ-apa kalian penasaran apa yang akan terjadi di chapter selanjutnya??


πŸ’Œ-harap tunggu ya..Kerna author harus mikir ide yang bernas buat lanjutin chapter seterusnya!!


🌺Happy reading ya semua..


🌠author mau minta maaf jika cerita nya kurang memuaskan ya..πŸ™

__ADS_1


__ADS_2