
"ihh nggak usah ngambek ah.."bujuk Xiao ru sambil gelitik pinggang Xiao ai dan Xiao ai ketawa keras Kerna di gelitik Xiao ru.
"Chan..Fei..tolong..aku.."pinta Xiao ai kepada Chan Fei Kerna nggak tahan di gelitik sama Xiao ru dan Chan Fei hanya menggelengkan kepala melihat tingkah kedua sahabatnya ini.
"udah..kalian kan udah gedek jadi nggak usah kayak kanak-kanak dong"ucap Chan Fei sambil meleraikan perdebatan antara Xiao ru sama Chan Fei yang agak kekanak-kanakan.
lalu Xiao ru menghentikan kegiatan nya yang sedang gelitik pinggang Xiao ai kerna kasihan sama Xiao ai hingga mau pipis.
"hufff.."keluh Xiao ai
"sakit perut aku tau"ucap Xiao ai dengan nada kesal.
"maaf ya"bujuk Xiao ru dengan wajah imut.Dan Xiao ai terkena hipnosis daripada wajah imut Xiao ru dan memaafkan perbuatan Xiao ru tadi.
"makasih "ucap Xiao ru lalu memeluk Xiao ai sama Chan Fei.
"Xiao ru ke mana aja kau selama 2 hari ini"tanya Chan Fei dengan serius.
"aku pergi mencari herba "ucap Xiao ru dengan bohong Kerna sekarang bukan saatnya buat kasi tau mereka.
"ooo..herba apa yang kau cari hingga 2 hari segala"tanya Xiao ai dengan wajah penasaran.
"ginseng usia 200 tahun"jawab Xiao ru dengan santai.
Dan Xiao ai sama Chan Fei percaya omongan Xiao ru.
"ohh..iya Xiao Heng ke mana,apa kalian bisa kasi tau aku"tanya Xiao ru dengan tidak sabar mau ketemu sama sang pujaan hati.
__ADS_1
"dia lagi ada latihan pedang sama Luo Zhou dan Wu Hong"jawab Chan Fei dengan mantap.
"baiklah kalo gitu kasi tau aku di mana mereka latihan,aku mau bikin kejutan"ucap Xiao ru dengan semangat.
"kalo gitu aku ikut"ucap Xiao ai.
"aku juga"cela Chan Fei.Lalu mereka bertiga pergi ke tempat latihan Xiao Heng.
Di tempat Xiao Heng..
"lu Zhou apa kau bisa ngajari aku berlatih cara guna pedang juga,aku liat Xiao Heng latihan sama kau asyik sekali"ucap wu Hong dengan semangat.
"bisa..tapi setelah aku selesai ya"jawab lu Zhou sambil latihan sama Xiao heng.
SYUTTT..
"iya..iya..kau menang kali ini"jawab Xiao Heng dengan pasrah.
"yayyy sekarang giliran ku latihan sama lu Zhou"ucap wu Hong lalu mengambil pedang yang udah ada di tepi nya.lalu dia berhadapan dengan lu Zhou dengan memasang wajah serius.
Lu Zhou tau akan kegigihan wu Hong untuk latihan pedang Kerna dari tatapan matanya wu Hong seperti amat serius dan bukan bercanda dengan omongannya sebentar tadi.
"baiklah sekarang aku akan ngajarin kau teknik asas pedang duluan ya setelah itu baru bisa latihan seperti Xiao Heng"ucap Lu zhou sambil menatap wu hong.
"baik"jawab wu hong.
Setelah latihan sama lu zhou,Xiao Heng istirahat terlebih dulu Kerna banyak tenaga yang dia gunakan semasa latihan tadi.
__ADS_1
Angin sepoi-sepoi bahasa berlalu dengan aroma yang nyaman.Xiao Heng kenal aroma ini Kerna aroma ini hanya di pakai oleh Xiao ru,lalu dia berpaling ke belakang dan mendapati Xiao ru melambaikan tangan nya ke arah Xiao Heng dan Xiao Heng membalas lambaian itu.Bukan hanya Xiao ru yang dia liat tapi Chan Fei dan Xiao ai turut ikut bersama.
"hai Xiao Heng"ucap Xiao ru sambil mendekati Xiao Heng.
"hai"jawab Xiao Heng sambil tersenyum lembut.
"heh..bila sama Xiao ru senyum mu itu kayak gula-gula tapi di belakang Xiao ru senyum mu itu kayak dewa pembunuh aja"kesal Chan Fei dan Xiao ai turut setuju dengan omongan sahabatnya itu.
"biarin"jawab Xiao Heng dengan datar.
lalu Chan Fei dan Xiao ai meninggalkan xiao ru sama Xiao heng berdua.Xiao Ai sama Chan Fei pergi ke arah lu Zhou sama wu Hong yang lagi latihan pedang.
"kalian ngapain ke sini"tanya lu zhou sambil melatih wu Hong berpedang.
"bisa kami belajar pedang juga"tanya Xiao ai dengan wajah memohon diikuti dengan Chan Fei Kerna mereka ingin menjadi kuat juga.
"bisa tapi nanti ya soalnya aku lagi latih wu Hong"jawab lu Zhou.
"bisa"ucap mereka serentak.
Setelah 2 jam berlalu~~
"apa latihannya masih lama"tanya Xiao ai kepada Chan Fei.
"kenapa nanyain aku Xiao ai,kau tanya lu Zhou bukan aku Xiao ai"jawab Chan Fei sambil menggelengkan kepalanya.
"hihihi.."kekeh Xiao ai.
__ADS_1