
"nanti juga bakal sampai kok.."ucap Xiao Heng dengan terkekeh melihat tingkah Xiao ru yang sedang mengeluh.
"arh..nanti bakal sampai..nanti bakal sampai..udah 5 kali aku tanya, 5 kali juga jawaban sama kau kasi tau aku"ucap Xiao ru dengan kesal sambil memasang wajah cemberut.
"heh"
Xiao heng hanya terkekeh akan sikap Xiao ru bagi nya wajah cemberut Xiao ru saat ini sangat mengemaskan dan juga imut sekali.
"arhhh!! imut banget kekasih ku ini!! ingin sekali aku cium itu pipi sampai merah"ucap Xiao Heng dalam hati nya sambil menahan tawanya.
"udah..ngambek nya"ucap Xiao Heng sambil menoel pipi gebu Xiao ru.
toing..
toing..
"ishh"kesel Xiao ru.
hah..
"Xiao heng..jujur sih..berapa jauh lagi jarak untuk ke tempat itu...yang katanya special"ucap Xiao ru dengan wajah penasaran.
Xiao Heng hanya diam tak bersuara dan itu membuatkan Xiao ru merasa jengkel.
"kan udah ku bilang..tempat itu tempat yang amat special jadi..jarak dan masa kita bakal sampai juga.....special.."ucap Xiao Heng sambil mengedipkan sebelah matanya.
Di sebabkan perasaan kesal nya terhadap Xiao Heng di tambah lagi rasa jengkel, Xiao ru pun berjalan dengan laju mendahului Xiao Heng.
"hei..hei..tunggu aku!!"jerit Xiao Heng tapi tak di tanggapi sedikit pun sama Xiao ru Kerna udah begitu kesal padahal kekesalannya itu hanya pura-pura doang.
"hehe..aku mau tau sampai kapan kau bakal sembunyiin perkara soal tempat special itu.."ucap Xiao ru dalam hati nya.
__ADS_1
Xiao Heng mengaru-garu kepala nya yang nggak gatal itu.
"haihh..aku awal nya hanya mau kerjain dia doang tapi sekarang malah aku yang kena"ucap Xiao Heng dalam hati nya.
Xiao Heng mula percepatkan jalan nya dan berjaya menghadang tubuh Xiao ru sambil merentangkan kedua belah tangannya.
"Hei!!!"ucap Xiao ru dengan nada kaget sambil menepis kedua tangan Xiao Heng seolah-olah mau memeluknya.
"kenapa kau jalan nya buru-buru sih"tanya Xiao Heng dengan bingung padahal arah untuk ke tempat 'special' itu dia nggak pernah kasi tau sama Xiao ru.
"mau ke tempat yang di katain 'special' "ucap Xiao ru sambil melipatkan kedua tangan nya di dada.
"emang kau tau arah jalan ke tempat itu"ucap Xiao Heng dengan terkekeh.
Xiao ru pun mulai berpikir dan iya..dia emang nggak tau arah jalan untuk ke tempat itu.
"hah..kau nggak tau kan??.."goda Xiao Heng sambil mengusap-usap dagunya.
"kalo nggak tau jangan sok tau"ucap Xiao Heng lalu mengandeng erat tangan belah kanan milik Xiao ru lalu berjalan ke tempat 'special' itu.
"arhh!! bukan salah ku kok! yang salah itu kau Kerna jalan nya lambat banget! kayak kura-kura"
ucap Xiao ru sambil membela diri nya.
"ehh!! kok aku yang di salahin sih!! emang nya tadi siapa yang kata sama ku kalo dia itu udah capek jalan nya mau pelan-pelan doang"ucap Xiao Heng sambil memayunkan bibir nya.
"haishh!! usia udah 14 tahun tapi perangai kayak anak kecil aja..hahaha"ucap Xiao ru dalam hati dengan sedikit terkekeh.
"ouhh..lagi ngatain aku ya"ucap Xiao Heng sambil menatap lekat ke wajah Xiao ru sambil menaik kan alisnya.
"ehh..eh.. nggak kok..kau aja yang salah paham kali..aku nggak ngatain kau cuma puji aja"ucap Xiao ru lalu membalik kan badannya ke belakang Kerna udah nggak punya ayat lagi buat kasi alasan ke Xiao Heng.
__ADS_1
mendengar ucapan Xiao ru tadi lantas Xiao Heng tersenyum dan dengan segera memeluk tubuh Xiao ru dari belakang dan berkata "pujian apa yang kau katain dalam hati mu itu"ucap Xiao Heng dengan nada menggoda.
blushhh~~
Pipi Xiao ru mula memerah setelah mendapat perlakuan manis dari Xiao Heng.
"hei..pipi chubby mu itu sedikit memerah apa kau...malu??"tanya Xiao Heng dengan nada yang agak menggoda sambil menghembuskan napas nya sedikit demi sedikit ke telinga Xiao ru.
lagi-lagi pipi Xiao ru semakin memerah dan jantung Xiao ru makin berdegup kencang.
Deg!!
Deg!!
Deg!!
Deg!!
Deg!!
jantung Xiao Heng juga sama seperti Xiao ru tapi jantung nya pasti lebih laju berbanding Xiao Heng Kerna dia orang yang memeluk Xiao ru dari belakang lain lah kalo Xiao ru sendiri yang berinisiatif untuk memeluk diri nya tentu dia sangat bahagia hingga tak terkata.
Di sisi lain~~
Di belakang kediaman asrama pria ada dua orang pemuda yang asyik termenung sedang masing-masing memikir kan sang pujaan hati yah...siapa lagi kalo bukan Lu Zhou dan Wu Hong.
"Wu Hong..bisa aku tanya kau sesuatu"ucap Lu Zhou sambil membersihkan sepatu nya.
"tanya apa..??"tanya Wu Hong begitu juga sedang membersih kan sepatu milik nya.
"apa kau punya pacar??"tanya lu Zhou dengan santai tapi ucapan dari lu Zhou itu mengagetkan nya.
__ADS_1