Kisah Cinta Sepasang Dewa

Kisah Cinta Sepasang Dewa
tutup mata


__ADS_3

Xiao ru sadar kalo Xiao Heng seperti mau mengajari nya jadi dia buru-buru melompat dari tempat yang di duduki nya tadi dan pergi ke arah tiang kayu yang agak tinggi dalam ruangan itu.


hupp..


"ehh..Xiao ru kenapa kau lompat..sini turun"ucap Xiao ai tapi Xiao ru hanya menggelengkan kepala nya dan berkata.


"nggak..mau..nanti Xiao Heng kerjain aku..kalian nggak liat wajah nya itu.. senyum-senyum segala.."ucap Xiao ru sambil menunding jari ke arah Xiao Heng.


lalu mereka semua meliat ke arah Xiao Heng tapi nggak ada papa..hanya wajah datar dan dingin aja selain itu nggak ada papa reaksi..


"biasa kok..wajahnya."ucap wu Hong sambil menatap ke arah Xiao ru dengan wajah bingung .


lalu Xiao Heng berjalan ke arah kayu yang di panjat oleh Xiao ru lalu mendongak ke arah Xiao ru sambil menyeringai..


gulp..


Xiao Ru menelan saliva nya dengan susah setelah di tatap oleh Xiao Heng bagi nya Xiao Heng adalah serigala buas dan dia adalah kelinci putih yang nggak tau kapan di makan.


Xiao Heng pun merentangkan kedua-dua tangannya dan berkata.


"Xiao ru..sini..aku gendong"ucap Xiao Heng dengan tatapan lembut tapi Xiao ru menggelengkan kepala nya Kerna maksud dari ucapan itu adalah Xiao Heng mau kerjain dia setelah Xiao Heng bawa dia keluar dari ruangan itu.


"nggak mau.."rengek Xiao ru lalu menjelir kan lidah nya kepada Xiao Heng.


"buekk.."


"kau nakal ya"ucap Xiao Heng lalu dia melompat ke arah Xiao ru dan memeluk tubuhnya lalu di bawa turun ke bawah.


Xiao ru dengan sekuat tenaga memberontak tapi hasilnya nihil.


Walaupun Xiao Heng tiada kekuatan kultivasi tapi kekuatan dalaman nya melebihi Xiao ru.


"hemmm"rengek Xiao ru dengan pasrah Kerna Xiao Heng membawa nya seperti membawa sekarung beras.

__ADS_1


Semua temen Xiao ru mentertawai nya.


"HAHAHAHAHA.."


siapa nyuruh Xiao ru nggak mau turun jadi itu lah hukuman nya.


"hei...turunkan aku"ronta Xiao ru.


tapi Xiao Heng tetap tidak mengendahkan rontaan Xiao ru Kerna dia sudah punya rencana bagi menghentikan rontaan Xiao ru itu.


"kalian..tolong aku dong..masa kalian hanya liatin aku aja"pinta Xiao ru sambil memasang wajah imut nya.


tapi hasilnya nihil temen-temennya masing-masing memalingkan wajah.


"hah.."keluh Xiao ru.


"aku pamit"ucap Xiao Heng dengan dingin lalu mempereratkan lagi gendonggan itu.


masing-masing dari mereka hanya mengangguk kan kepala.


"Xiao Heng,ke mana kau mau membawa ku"ketus Xiao ru dengan perlakuan Xiao Heng terhadap nya.


Ya..siapa yang nggak kesal kalo dirinya sendiri di bawa kayak karung beras.


"rahsia"dan itu lah jawapan satu-satunya yang keluar dari mulut Xiao Heng.


"lagi-lagi rahsia..rahsia..rahsia..rahsia.. emangnya kau nggak ada jawaban lain untuk di katakan "kesal Xiao ru sambil mengembungkan pipi nya dan Xiao Heng hanya bisa tertawa pelan akan tingkah Xiao ru saat ini.


"nggak"jawab Xiao Heng dengan cuek sambil menahan rasa mau tertawa..


"huhh"


Dalam 100 langkah ke hadapan tiba-tiba Xiao Heng berhenti dan itu membuatkan Xiao ru gembira dan pinggang nya udah pengal..Xiao Heng bahkan nggak berhenti untuk istirehat setelah keluar dari akademik tadi kira-kira udah 3 jam dari perjalanan tadi.

__ADS_1


"argghh"ucap Xiao ru lalu menggerakkan pinggangnya ke kanan,kiri,belakang dan depan.


"kau jahat Xiao Heng"ngambek Xiao ru lalu membelakangi Xiao Heng sambil mengembungkan pipi nya.


"aku.....jahat...tapi kau suka kan..ayok ngaku"goda Xiao Heng sambil mencucuk-cucuk pipi gembul Xiao ru dengan lembut.


"arhh..kau tetap jahat..jahat.. jahat jahat.."ketus Xiao ru.


"hah..iya..iya..aku minta maaf"pasrah Xiao Heng dan tiba-tiba Xiao ru mengukir wajah kemenangan Kerna udah prank Xiao heng.


"hahaha..akhirnya kau kalah juga Xiao Heng..hahahaha"ketawa Xiao ru sambil memegang perutnya..


"udah puas ketawain aku"ucap Xiao Heng dengan dingin.


"udah"ucap Xiao ru dengan ceria.


"kalo gitu yuk..aku bawain mu ke tempat istimewa tapi sebelum itu kau perlu tutup mata.."ucap Xiao Heng sambil mengeluarkan kain hitam untuk menutup mata Xiao ru.


"baiklah..tapi kalo tempat itu nggak istimewa seperti yang kau bilang..siap..kau"ancam Xiao ru.


"aku akan pastiin kalo tempat itu adalah tempat paling istimewa yang kau kunjungi"ucap Xiao Heng dengan yakin dan sekarang kain yang berada di tangannya udah di tutup di mata nya Xiao ru.


Tak lupa juga Xiao Heng memegang tangan Xiao ru dan dirinya lah sebagai penunjuk arah ke mana mereka bakal pergi.






happy reading semua✨✨🎊🎊😚😚.....

__ADS_1


{©∆©}..


__ADS_2