Kisah Cinta Sepasang Dewa

Kisah Cinta Sepasang Dewa
ke tempat istimewa 2


__ADS_3

"apakah tadi bukan pujian"tanya Xiao Heng sambil memegang dagu nya.


"tidak!!"bentak Xiao ru sambil menuding jari nya tepat ke arah Xiao Heng.


"yang tadi hanya kata-kata dari luaran aja bukan kata-kata dari dalaman"ucap Xiao ru dengan tegas sambil membela diri nya sendiri.


"ohhh,kalo kata-kata dari dalaman..gi mana kayak nya"tanya Xiao Heng dengan nada menggoda.


"heh..kau coba menjebak ku ya kan?!"ucap Xiao ru sambil memakan ayam panggang di atas piring nya itu.


"nggak kok..aku cuma penasaran aja.."ucap Xiao Heng sambil membela diri nya sendiri.


"jika punya waktu akan ku bilang pada mu tapi...bukan sekarang"ucap Xiao ru sambil memandang wajah Xiao Heng dengan tatapan serius.


"hah.."


"baiklah..jika itu kemauan sang ratu akan ku menahan penasaran ku ini.."sendu Xiao Heng.


"jangan ngambek!! nanti wajah mu buruk"ketus Xiao ru dengan wajah datar nya.


"nggak ahh"bela Xiao Heng sambil tersenyum sinis.


"kalo wajah ku buruk emangnya kenapa?apa kau nggak sayang sama ku lagi?"ucap Xiao Heng dengan nada berpura-pura sendu.


"heh..itu di pikiran mu aja! apa kau pernah mendengar dari mulut ku ini bahwa aku menyukai mu hanya dengan wajah tampan mu itu? NGGAKK!! kan"ucap Xiao ru dengan sindiran dan sedikit penekanan.


"kalo gitu apa alasan kau suka pada ku?"tanya Xiao Heng dengan wajah selidik.


Xiao ru menatap lekat wajah Xiao Heng dengan tatapan serius dan berkata.."suatu saat nanti akan ku kasi tau kau semua yang kau mau tau tapi ku mohon bukan sekarang jawapannya..maaf"dengan wajah bersalah.


Xiao Heng pun berdiri dan berjalan ke arah Xiao ru lalu memegang kedua tangan Xiao ru dan mencium tangan itu secara bergilir.


"aku paham ru'er"ucap Xiao Heng sambil tersenyum manis.


"mm"angguk Xiao ru.

__ADS_1


"udah makan nya?"tanya Xiao Heng sambil berdiri di hadapan Xiao ru.


"udah kok"jawab Xiao ru sambil tersenyum.


"kalo gitu yuk kita ke suatu tempat yang istimewa"ucap Xiao Heng sambil mengandeng tangan Xiao ru.


"tempat istimewa?di mana?"tanya Xiao ru dengan nada penasaran.


"nanti kau tau juga sih"ucap Xiao Heng lalu berjalan lah mereka berdua ke tempat yang di ucapkan oleh Xiao Heng.


Di tempat lain~~


Xiao ai sedang berjalan-jalan di sekitar danau sambil menghirup udara segar dan berpikir cara untuk meningkatkan level kultivasi nya.


"apa ada cara untuk aku tingkatkan level kultivasi ku?selain pergi ke hutan dewa bumi"gumam Xiao ai sambil memandangi bulan purnama yang indah bersinar.


"hah.."


"aku mau jadi kuat!! lebih kuat dari paman wei!"gumam Xiao ai sambil mengepal sebelah tangannya menghadap ke arah bulan.


Lalu tanpa Xiao ai sadar ada seorang perempuan yang memerhatiin Xiao ai sejak tadi.


"aku kagetin Xiao ai aja ya...hehehe"gumam perempuan itu lalu jalan berjengket-jengket kayak maling.


tap..


tap..


tap..


"hahh!!"jerit perempuan tadi sambil menyentuh kedua pundak Xiao ai.


"AAAAAAA!!"jerit Xiao ai lalu berpaling dan melihat wajah pelaku itu ternyata pelaku nya adalah Chan Fei yang memakai topeng hantu dengan kain panjang warna putih.


plak!!

__ADS_1


"auwww!! sakit!!"lirih Chan Fei sambil memegang pundak nya yang di pukul oleh Xiao ai tadi.


"hah!! rasain kau..siapa nyuruh kagetin aku tadi"sindir Xiao ai.


"iya..iya..salah aku..maaf.."ucap Chan Fei sambil menunjukkan wajah imut nya.


"hmm"


"yayyy..Xiao ai paling baik"jerit Chan Fei lalu memeluk tubuh Xiao ai sambil menempelkan sebelah pipi nya ke sebelah pipi Xiao ai.


"udah peluk nya"ucap Xiao ai dengan cemberut.


"hehehe"kekeh Chan Fei lalu berdiri tegak di samping Xiao ai.


"apa yang kau pikirin Xiao ai "Tanya Chan Fei sambil duduk di tepi danau itu dan memasukkan kedua kaki nya ke dalam air danau itu.


Xiao ai pun duduk di sebelah Chan Fei tapi tidak memasukkan kaki nya ke dalam air danau tapi dia hanya duduk bersila.


"aku lagi mikirin cara untuk meningkatkan level kultivasi ku..apa kau punya cara Fei"tanya Xiao ai dengan nada mengeluh.


"kalo aku sih nggak ada tapi apa kata kalo kita berdua nanyain Xiao ru..mungkin dia punya solusi nya"ucap Chan Fei dengan yakin.


"tapi...jika nggak ada....gi mana"ucap Xiao ai sambil memandang sekilas wajah Chan Fei.


"haihh"


"kau nih..tanya juga belum masa udah putus asa sih"kesal Chan Fei kepada Xiao ai .


"tapi..."ucap Xiao ai lalu di potong Chan Fei.


"nggak ada tapi-tapian!! yuk kita cari Xiao ru"ucap Chan Fei lalu berdiri dan mengulurkan tangan nya pada Xiao ai dan Xiao ai menyambut nya.


"iya"ucap Xiao ai lalu berjalan lah mereka berdua sambil mencari keberadaan Xiao ru.


Di tempat Xiao ru~~

__ADS_1


"haishhhh ke mana kita mau pergi"keluh Xiao ru sambil mengelap peluh di dahi nya.


__ADS_2