Kisah Cinta Sepasang Dewa

Kisah Cinta Sepasang Dewa
memasak


__ADS_3

Saat bangun Xiao ru sadar bahwa hari udah malam dan waktu nya untuk mereka pulang.Lalu Xiao ru menatap wajah tampak dan putih mulus itu serta mengusap nya dengan pelan.


"aku sayang kau Xiao Heng jadi jangan pernah khianati cinta ku pada mu"gumam Xiao Ru lalu mencium kedua belah pipi Xiao Heng.


Apa yang Xiao ru nggak sadar adalah Xiao Heng udah bangun 5 minit sebelum Xiao ru sadar.Jadi Xiao Heng dengar apa yang di bilang sama Xiao ru.


"aku janji sayang ku Xiao ru~"jawab Xiao Heng dalam hati Kerna dia nggak mau kagetin Xiao ru.


lalu Xiao ru membangunkan Xiao Heng dengan menggoyangkan tubuh atas Xiao Heng.


"Xiao Heng...bangun udah malam nih"ucap Xiao ru dengan sedikit menjerit.


lalu Xiao Heng pura-pura bangun dari tidur.


"woammm••••"


"udah malam?"tanya Xiao Heng kepada Xiao ru dan Xiao ru hanya menggelengkan kepala nya.


"yuk..kita pulang "ucap Xiao ru lalu mengulurkan tangannya kepada Xiao Heng.


Dan Xiao Heng menyambut tangan itu dengan wajah yang senang.


"emmmm...Xiao Heng,aku mau ngajarin kau satu teknik dan teknik ini bisa dipelajari oleh orang yang sama kayak kau,apa kau mau?"tanya Xiao ru dengan bersemangat.


"teknik apa?jika bagus dan nggak merugikan ku akan ku pelajari tapi kalo hanya merugikan ku aku nolak"jawab Xiao Heng dengan santai.


"ahh..kau tenang aja Xiao Heng,aku pasti teknik ini banyak manfaat buat kau, yakin ya"bujuk Xiao ru dengan wajah polosnya.


"hufff.."


"iya..iya.."jawab Xiao Heng Kerna ia nggak tega liat wajah polos Xiao Ru bagi nya wajah polos dan imut Xiao ru itu adalah penawar yang begitu langka buat nya hanya memandangi wajah Xiao ru aja udah buat Xiao Heng nyaman apalagi mencium kedua belah pipinya Xiao ru pasti menyenangkan.


"HOREEEYYYYYY!!!"jerit Xiao ru dengan senang.


"kapan kau mau melatih ku sayang"goda Xiao Heng sambil mengelus pipi kanan Xiao ru.


blushhh!!

__ADS_1


kedua pipi Xiao ru mulai memerah dan Xiao Heng senang meliat nya.


dengan cepat Xiao ru mendorong badan Xiao Heng.Dan mulai mengatur pernafasan nya dengan teratur.


Deg!!


Deg!!


"hufff..bikin jantung ku degup aja"ucap Xiao ru dalam hati.


"ehemmm"


"jika kau nggak keberatan kita latihan nya besok aja lagian sifu Feng udah pergi Kerna ada urusan lalu sifu Heng balik ke kampung halamannya dan sifu Qi sakit..jadi nggak papa kan?"tanya Xiao ru kepada Xiao heng sambil menatap Xiao heng dengan santai.


"bisa kok"jawab Xiao Heng lalu mereka meneruskan perjalanan ke akademik kira-kira 2km dari akademik ke danau itu tapi masih di dalam kawasan akademik Xi yi.


Di sisi lain~~


"sayang...jangan ngambek ya?"bujuk Lin he sambil mengetuk-ngetuk pintu kamar bilik nya yang di kunci oleh sang isteri.


"jangan gitu dong sayang...nanti aku derita lho"lirih Lin he dengan sendu.


"arhh kamu harus janji sama aku jika kamu nggak akan hancurin istana langit dan nggak akan bikin apa-apa masalah sebelum kita ketemu sama anak kita nanti"ucap Luo Xi dengan keras lalu dia terkekeh pelan.


"iya..sayang..aku janji sama kamu sayang aku nggak bakal bikin masalah sebelum ketemu sama anak kita..tapi"ucap Lin he lalu di potong oleh Luo Xi


"tapi apa?"bentak Luo Xi dari dalam kamar.


lalu pintu kamar itu terbuka.


krekkk..


krekkk~~


"tapi kamu harus kasi aku hadiah dulu ya"ucap Lin he sambil berjalan ke arah Luo Xi.


Luo xi berkeringat mendengar ucapan dari sang suami dan dia tau apa yang di maksudkan oleh Lin he.Dan terjadilah adegan yang author nggak tau.hehehe~~🤐

__ADS_1


Di sisi lain~~


"selamat malam semua"ucap Chan Fei dan Xiao ai bersama.lalu Mereka berjalan ke arah wu Hong sama Luo Zhou yang lagi masak makan malam.


"malam"jawab wu Hong sama Luo Zhou serentak.


"mmm..lagi masak apa?"tanya Xiao ai lalu berjalan menghampiri Luo Zhou.


"lagi masak ayam panggang,kenapa apa kau mau nambahin sesuatu?"tanya Luo Zhou dengan tenang tapi lain di hatinya,dia udah gugup Kerna Xiao ai terlalu dekat dengannya.


Deg!!


Deg!!


Deg!!


"arkhhh..bikin aku gugup aja sama kau Xiao ai.."ucap Luo Zhou dalam hatinya.


"nggak kok,aku cuma tanya aja..jangan marah ya"canda Xiao ai sambil ketawa pelan.


"haihh"keluh Luo Zhou setelah mendengar ucapan Xiao ai tadi.


sementara itu Chan Fei lagi memerhatikan cara wu hong mencincang sayur dengan sangat lincah.


"wow"itulah yang terkeluar dari mulut Chan Fei dengan mata berbinar-binar.


"kau lincah sekali mencincang sayur ya"puji Chan Fei dan pipi wu Hong memerah mendengar ucapan Chan Fei tadi.


"biasa aja"jawab wu Hong dengan wajah tenang.


"baiklah aku duduk dulu ya, hati-hati cincang sayur nya nanti kalo terkena jari bisa luka"nasehat Chan Fei dengan penuh prihatin.


"iya"jawab wu Hong.


"makasih atas perhatian mu Fei Fei ku"ucap wu Hong dalam hati.


Brukkk!!

__ADS_1


__ADS_2