
lalu Xiao ai berjalan menghampiri lu zhou.
"lu Zhou kapan kami latihan pedangnya."tanya Xiao ai dengan wajah kesal.Kerna dia sama Chan Fei udah nggak sabar mau latihan pedang.
"bentar lagi 10 minit ya"jawab lu Zhou.
"lagi-lagi bentar emangnya udah berapa kali sihh bentar nya"bentak Xiao ai lalu duduk di sebelah Chan Fei.
"udah..sabar aja nanti di panggil juga lho"ucap Chan Fei sambil menenangkan sahabat nya.
"iya.."keluh Xiao ai dengan pasrah.
Setelah lama menunggu hingga tidak sadar bahwa dua gadis yang sedang menunggu untuk berlatih akhirnya terlelap.
"haihh"keluh lu Zhou dengan rasa bersalah Kerna membuat dua sahabat nya ini terlelap menunggu dia selesai latihan sama wu Hong.
"lu Zhou dari kau liat mereka tidur mendingan kita bawa mereka ke kamar aja Kerna nggak baik buat kesehatan mereka jika tidur di luar"nasehat wu hong kepada lu Zhou dan lu Zhou hanya mengangguk pelan.
"tapi aku mau angkat siapa ya"ucap Lu Zhou dengan bingung.
"kau angkat Xiao ai,aku angkat Chan Fei aja"jawab wu Hong dengan santai lalu mengangkat Chan Fei dengan wajah tersenyum tipis tapi nggak di liat oleh lu Zhou.
"tapi..aku malu kalo Xiao ai sadar bahwa aku yang gendong nya ke kamar"gumam lu Zhou dengan wajah memerah.
Alasan kenapa mukanya Lu Zhou memerah Kerna dia punya perasaan buat Xiao ai tapi malu buat ngakuin sama Xiao ai dan juga takut cintanya di tolak.Tapi Lu zhou juga nggak sadar bahwa cintanya nggak bertepuk sebelah tangan lho,Xiao ai juga diem-diem suka sama Lu zhou.
__ADS_1
"malu..nya..aku.."ucap Xiao ai dalam hatinya Kerna dia udah sadar dari tidur nya tetapi bila dengar obrolan Lu zhou sama wu Hong dia pura-pura tidur dan sekarang jantungnya udah berdegup kencang,dia juga dapat rasain degupan jantung nya Lu zhou yang berdegup kencang seperti nya.
"apa aku patut bangun aja ya "tanya Xiao ai pada dirinya sendiri.
"tapi ini momen langka lho..jika aku bangun setelah ini pasti nggak ada kesempatan buat deketin sama Lu zhou lagi"ucap Xiao ai dalam hati.
Setelah sampai di kamar nya Xiao ai, Lu zhou meletakkan Xiao ai di atas kasur dengan lembut lalu dia mengecup kening Xiao ai.
"tidur yang tenang ya"bisik Lu zhou di telinga Xiao ai lalu mencium ujung telinga Xiao ai.Dan betapa kagetnya dia dengan tingkah Lu zhou saat ini.
Xiao ai juga merasa sedikit geli dengan ciuman Lu zhou di telinganya tadi.
"Xiao ai..andai kau tau bahwa aku suka sama kau,apa kau bakal nolakin cinta ku?aku harap banget tuhan bagi aku kekuatan buat kasi tau perasaan ku yang sebenarnya,jika kau setuju kau adalah wanita pertama dan terakhir dalam hidup ku di masa kini dan masa depan,aku janji"bisik Lu zhou di telinga Xiao ai dan Xiao ai merasa senang banget bahwa cinta nya berbalas walaupun nggak diketahui oleh Lu zhou.
"aku nggak bakal nolak cinta mu Lu zhou kerna aku juga suka sama kau jadi tolong sabar ya tunggu bila waktu nya cocok aku bakal ngabarin kau "balas Xiao ai dalam hati.
"pipi mu selembut kain sutera dan seputih bulan purnama"bisik Lu zhou lalu dia keluar dengan senyap supaya Xiao ai nggak terjaga.
Setelah Lu zhou keluar dari kamar nya,Xiao ai terus bangun dari tidur pura-pura nya itu dan wajahnya memerah seperti tomat aja.
"aaaaaaaaa... bisa-bisa deh..aku makin suka sama kau lu Zhou "ucap Xiao ai sambil membungkam mulutnya takut di dengar oleh orang lain.
lalu dia berguling ke kanan dan ke kiri lalu diulang lagi.Kerna dia begitu bahagia dengan ucapan tulus dari orang yang dia cintai.
"lu Zhou kau tenang aja akan ku jaga hati ku buat mu dan pada saat itu aku akan kasi tau kau aku juga suka kau tapi sebelum itu aku harus jadi kuat dulu"gumam Xiao ai dengan wajah yang senang dan gembira.
__ADS_1
Di tempat lain~~
Wu Hong dalam perjalanan mau ke kamar nya Chan Fei dan sejak tadi juga dia senyum-senyum sambil melihat wajahnya Chan fei.
"Fei Fei kau cantik,imut dan mengemaskan,apa kau tau waktu pertama kali aku liat kau hati ku berdegup kencang banget padahal selama ini aku udah liat ramai gadis tapi mereka adalah gadis murahan nggak seperti mu chan fei kau adalah gadis yang baik dan pandai menjaga batas dengan kaum pria..aku bangga sama kau"gumam wu Hong tapi dapat di dengar oleh Chan Fei Kerna Chan Fei sama kayak Xiao ai hanya pura-pura tidur aja.
"apa kau memuji ku huh?"Tanya Chan Fei dalam hati.
"Chan Fei..aku punya satu rahsia mau kasi tau kau tapi nggak papa lagian kau lagi tidur jadi nggak papa kan?"tanya wu Hong dengan nada pelan.
"aku mau kasi tau kalo aku punya calon isteri"ucap wu Hong dengan pelan.
Deg!!
Deg!!
Deg!!
"APA!! emangnya siapa gadis itu huh?!!"Tanya Chan Fei dalam hati.
"tapi kau mesti penasaran sama gadis itu kan?"tanya wu Hong kepada Chan Fei walaupun Chan Fei masih tidur tapi pura-pura.
"gadis itu sekarang ada di depan mata ku,dia adalah gadis penyelamat hidup ku,dia adalah sinar mentari di dalam dunia ku yang gelap selama ini,dia adalah permata yang nggak ternilai dalam dunia ini dan aku sanggup berkorban apa jua untuk mu chan fei"bisik wu Hong lalu mencium puncak kepala Chan Fei dengan lembut.
Deg!!
__ADS_1
Deg!!
Deg!!