
Xiao ru pun berjalan sehingga di hadapan pintu masuk Akademik Xi Yi.
"selamat tinggal..mungkin petualang ku ini akan masa yang lama.."ucap Xiao ru lalu menghapus butiran bening di pipi nya.
Swushhhh..
Xikei pun muncul di hadapan Xiao ru dalam wujud seekor kucing putih.
author terpaksa guna gambar kucing author ya😅..
Miaoww...
Xiao ru pun berjongkok dan membelai kucing itu lalu dia pun berpesan.."xikei..tolong aku jagain akademik ini ya...jangan sampai ada kuasa-kuasa asing atau musuh yang mengincar akademik ini.."dan dia pun membaca satu mantra dan..
Swushhhh..
Satu bongkahan emas yang melindungi akademik Xi Yi jika ada kuasa-kuasa asing yang coba buat nyerang.
"baik tuan ku"jawab xikei lalu menghilang dari hadapan Xiao ru dan duduk di atas dahan pokok yang tua di tengah-tengah akademik itu.
Swushhhh...
Xiao ru pun menghilang dari situ dan berada di sebuah hutan bernama Hutan Darah Iblis.
Hutan Darah Iblis..
"erghhhhhh..bau hamis darah sangat kuat dari yang ku bayangkan"gumam Xiao ru sambil menutup hidung nya.
Lalu tiba-tiba ada pergerakan di sekeliling nya tapi Xiao ru nggak pasti itu manusia,beast,spirit beast atau iblis.
"jika kau manusia..kau keluar tunjukkan diri mu! jika kau beast, spirit beast atau iblis lebih baik kau pergi!"ucap Xiao ru sambil membuat satu perlindungan di tubuh nya.
"hehehe..apa kau layak buat lihat diri ku?"ejek seseorang dari dalam kegelapan.
"kalo gitu aku pergi"ucap Xiao ru lalu berjalan dengan santai.
pakaian Xiao ru saat ini...Keren nggak?
"hei tunggu!"teriak seseorang lalu muncul di hadapan Xiao ru.
__ADS_1
"kau siapa"tanya Xiao ru lalu berjalan tanpa mengendahkan wanita di hadapan nya.
"hei jangan lari!"ucap wanita itu lalu berlari di belakang Xiao ru.
"aku berjalan nggak lari"ucap Xiao ru sambil memejam kan mata nya Kerna kabus di sekeliling nya mengandungi racun.
"hei! tunggu dong..aku mau ikut kau"ucap wanita itu sambil menghadang tubuh Xiao ru dari bergerak.
"Baik"ucap Xiao ru sambil berjalan dan masih menutup mata nya.
"mm..bisa aku tanya kau sesuatu?"tanya wanita itu sambil berjalan di samping Xiao ru.
"apa?"ucap Xiao ru.
"kenapa kau dari tadi menutup mata mu? padahal tadi kau malah buka mata mu dan sekarang nggak"ucap wanita itu dengan nada bingung.
"racun"ucap Xiao ru dengan nada singkat.
"racun? di mana? kapan?"tanya wanita itu dengan wajah yang panik.
"tutup mata! pegang pedang ku!"perintah Xiao ru lalu wanita itu pun ikut apa yang Xiao ru perintah kan.
"jangan lepas! atau kau bakal mati!"ucap Xiao ru dengan nada tenang tapi mengancam.
"baik!"jawab wanita itu sambil berkeringat di dahi.
"nama?"tanya Xiao ru.
"Li Jiu Mei"jawab Jiu Mei dengan nada yang gementar.
"usia?"tanya Xiao ru lagi.
"14 tahun"jawab Jiu Mei.
"tujuan?"tanya Xiao ru lagi.
"mau tingkatkan level kultivasi ku"jawab Jiu Mei dengan nada sedih.
Xiao ru yang mendengar merasa kasihan pada Jiu Mei.
"emang nya level kultivasi mu saat ini berapa?"tanya Xiao ru sambil mengangkat sebelah alis nya.
"Level 20"jawab Jiu Mei.
__ADS_1
"rendah!"ketus Xiao ru.
Jiu Mei merasa sedih dengan jawaban Xiao ru.
"nggak usah sedih..setelah ini aku bakal bantu kau buat tingkatkan lagi level kultivasi mu.."ucap Xiao ru sambil tersenyum.
Jiu Mei merasa sangat senang sekali Kerna Xiao ru bisa menolong nya buat tingkatkan level kultivasi nya.
"makasih "ucap Jiu Mei sambil tersenyum manis.
"ohh ya..nama kau siapa?"tanya Jiu Mei pula.
"Xiao ru..aku bukan bermarga Xiao..level ku 99 dan usia kita sama.."ucap Xiao ru dengan nada tegas.
"wah!..kau hebat sekali Xiao ru..gi mana kau bisa tembus level ke 90 padahal mau tembus 1 level le 1 level makan masa yang lama.."ucap Jiu Mei sambil menggaru pipi nya.
"aku udah berlatih sejak kecil lagi..jadi gitu deh hasil nya"ucap Xiao ru dengan santai.
"aku salut sama kau Xiao ru! mulai saat ini aku bakal jadikan kau sebagai idola ku..!"ucap Jiu Mei dengan nada yang semangat sambil tangan sebelah kanan menjulang ke atas.
"hahaha... bisa-bisa aja kau ni ya?"ketawa Xiao ru sambil memegang perut nya.
"hehehe"kekeh Jiu Mei sambil menggaru kepala belakang nya yang nggak gatal.
"Aku mau tanya sejak kapan kau berada di Hutan Darah Iblis ini..?"tanya Xiao ru pada Jiu Mei padahal kalo kultivator biasa ia makan masa yang lama kira-kira 2 hari baru sampai kalo terbang nggak berhenti.
Dan jarak antara Hutan Darah Iblis dan kerajaan di sekeliling nya beratus-ratus batu.
"aku udah berada di sini 1 jam sebelum kau sampai"jawab Jiu Mei dengan bangga diri.
"Mmm..Xiao ru?"panggil Jiu Mei.
"iya"jawab Xiao ru tanpa melihat ke arah Jiu Mei.
"kenapa kita harus tutup mata?"tanya Jiu Mei kembali.
"hufff"
"Kerna udara di hutan ini mengandungi racun yang boleh membahayakan mata kita tapi nggak berbahaya buat tubuh kita.."jawab Xiao ru dengan nada tenang.
"ouhh..gitu aku pikir apa tadi"ucap Jiu mei.
"emang nya apa yang kau pikir?"tanya Xiao ru pada Jiu Mei.
__ADS_1
"yahhh..nggak papa deh"ucap Jiu Mei lalu menoleh ke arah lain.
"..."