KU IKHLASKAN KAU UNTUKNYA

KU IKHLASKAN KAU UNTUKNYA
bab 8


__ADS_3

"aku aja nggak yakin akan bisa seperti non riri,kata emha lagi.


"aku ini nggak tau jika di bilang bahagia yah ...aku bahagia ,akan tetapi bila di bilang aku sedih sangat sedih dan khawatir dengan perjodohan ini.


"karna aku tak tau apakah ari sama denganku atau malah sebaliknya,kata riri lagi.


"bismillah non ,jika hubungan di dasari dengan niat baik ,maka akan berbuah baik jua.


kata emha yang sedang memberikan keyakinan dan kekuatan terhadap majikannya,meskipun saat ini dia dalam keadaan rapuh dan bahkan sangat rapuh


hancur dan sehancur hancurnya mendengarkan kata demi kata yang keluar dari mulut riri semakin membuat dadanya semakin sesak.


cukup lama emha mendengarkan anak majikannya itu berbicara panjang lebar


sampai akhirnya emha pamit kepada riri majikannya .


"maaf non riri aku pamit dulu mau menyiapkan makan siang untuk nyonya


oh iya....silahkan emha.


sementara riri masih tetap duduk di situ sedangkan emha berlalu pergi ke dapur.


semua pekerjaan dan makan siang sudah di siapkan emha kembali ke dalam kamarnya berniat untuk istirahat tetapi baru aja berniat untuk membaringkan badanya tiba tiba hpnya berbunyi dia mengintip ternyata ari yang menelpon dirinya.


emha mengangkat telponnya dengan terbata bata untuk berbicara kepada ari.


"halo...kata emha mencoba berbicara seperti tak ada masalah.


tapi dari seberang sana tak ada jawaban


halo salam alaikum,emha mengulangi lagi bahkan memberi salam.


"waalaikum salam ,terdengar jawaban dari seberang sana dengan nada yang tak sama seperti hari biasanya yang selalu usil terhadap kekasihnya jika menelpon nada ceria tak terdengar lagi hari ini.


"iya ada apa ?


kata emha tanpa menyebut namanya ataupun memanggil nama sayangnya.

__ADS_1


"kenapa begitu yank..kok nggk manggil abang sudah nggak sayangkah sama abang?kata ari


emha terdiam dan menyeka air matanya


bisakah kita ketemuan?


tanpa menunggu jawaban ari melanjutkan bicaranya .


"aku tunggu kamu yank di tempat biasa besok sore.


kata ari ,tetapi emha tetap tak menjawab.


lama emha terdiam dan akhirnya dia bisa mengatakan .


"iya....


"sudah kalau tak mau bicara lagi denganku yank aku tunggu besok.


tut...tut.....tut...emha mematikan panggilan telponnya dan melemparkan dirinya kekasur dan menangis sekencang kencangnya.


"mengapa harus begini ya allah ?


"mengapa kau berikan dia padaku


lalu kau rebut lagi?


"lalu kau serahkan pada orang yang bagaikan saudaraku.


"ya allah serakahkah aku yang menginginkan keduanya berada dalam


kehidupanku.


"ataukah aku yang harus pergi meninggalkan sahabat dan kekasihku.


dan membiarkan keduanya bersatu.


sampai akhirnya emha tertidur di dalam tangisnya.

__ADS_1


besok paginya dia bangun pagi pagi sekali menyiapkan sarapan untuk majikannya.


matanya bengkak dan pucat


mungkin karna terlalu banyak menangis dan kurang tidur karna dia terlalu banyak memikirkan masalahnya sampai akhirnya dia memutuskan untuk mengambil beasiswanya dan berangkat ke jakarta.


untuk mengejar cita citanya semua orang sudah berkumpul di meja makan.


sebelum majikannya mulai sarapan emha meminta ijin untuk berbicara kepada semua majikannya.


tentang keinginannya untuk melanjutkan sekolahnya.


"selamat pagi tuan selamat pagi nyonya


non riri selamat pagi,emha menyapa mereka semuanya.


"pagi juga emha,kata semuanya.


"bagaimana kabarmu hari ini emha?


tanya tuan.


"baik tuan.


"kenapa matamu sembab dan bengkak emha?tanya nyonya


"iya nih ...mom nggak tau emha itu sudah dua hari ini matanya bengkak terus.


"kemaren aku tanya dia katanya sakit perut ku ajak periksa kedokter emhanya malah nolak.


sahut riri panjang lebar.


"kamu harus kedokter emha jangan di sepelekan penyakit itu nanti tambah parah lho.


kata nyonya.


lalu membuka sebuah tas kerja dan mengeluarkan lima lembaran uang merah.

__ADS_1


"ini ongkos ke dokter nanti siang minta di antar sama supir jangan jalan sendiri ya.


kata nyonya lagi.


__ADS_2