KU IKHLASKAN KAU UNTUKNYA

KU IKHLASKAN KAU UNTUKNYA
bab 20


__ADS_3

"pak,pak stop itu rumahku,


kata riri kepada seorang lelaki paruh baya di depannya.


"akhirnya aku sampai juga.


riri membayar ongkos mobilnya


sambil mengucapkan terimah kasih dengan ramah kepada pak sopir yang dengan setia menemaninya dan mengantarnya sampai rumahnya.


"terimah kasih banyak pak ,


ini ongkosnya.


"sama sama neng


ini neng kembaliannya.


"nggak usah pak itu untuk bapak aja,


oh...terimah kasih neng


sama sama pak.


ucap riri,sambil tersenyum mencoba menyembunyikan kesedihan dan kehancuran batinnya.


"assalamu alaikum"


"waalaikum salam warahmatullahi wabarakatu.


"aduuuh...anak mama udah pulang,


tapi....mana ari?


"kok naik trevel ?


tanya mama riri dengan raut wajah penuh pertanyaan.


"mama.....aku istirahat dulu ya .


"aku capek ....


"aku mau ganti baju dulu


nanti baru kita ngobrol lagi ya ma.


"tapi semuanya baik baik aja kan?


"iya mama...semuanya baik baik aja

__ADS_1


jawab riri sambil berlalu menuju kamarnya.


riri belum siap bicara.


"jika aku bicara sekarang apalagi soal ari aku akan tetap menangis.


"aku harus mengumpulkan kekuatan dulu


biar semuanya bisa aku atasi.


ucap riri sambil melangkah ke arah kamarnya.


lain riri lain pula ari yang sedang duduk bersandar di sebuah kursi di sebuah kamar hotel yang sesekali terdengan


membuang napas dengan kasar seakan ingin melepaskan semua beban yang sangat berat yang sedang di pikulnya saat ini.


baru saja ari hendak berdiri tiba tiba terdengar bunyi getar hpnya.


ari kembali duduk dan meraih hpnya yang sedang terletak di meja.


"hallo"


"assalamu alaikum '


ucap ratna dari seberang sana.


"waalaikum salam"


adakah perkembangan emha saat ini?


iya,ari.


"dia sudah terbangun,kamu datanglah


kita temui bersama sama.


"baiklah aku akan segera kesana.


kata ari dengan penuh semangat


sambil mengakhiri panggilan di hpnya.


meski hari sudah hampir senja namun semua itu tak menghalangi ari untuk melajukan mobilnya dengan cepat karna rasa ingin bertemu dengan emha.


sesampainya ari di rumah sakit tepatnya


di depan ruangan di mana emha di rawat.


ratna dengan cepat menarik tangan ari,

__ADS_1


sambil membuka pintu.


"ayo cepat ari,kita masuk


ari berjalan pas di belakan ratna.


air mata ari tak terbendung lagi setelah


melihat sosok wanita yang sangat di cintainya sedang terbaring dengan posisi menyusui anaknya.


ari tampak kaku melangkah perlahan dengan air mata yang tak henti hentinya mengalir di sudut matanya.


mendekati seorang wanita yang sedang terbaring lemah tak lain adalah emha.


ari semakin mendekat ,ari ingin memeluk keduanya,namun niat ari terhenti setelah melihat reaksi emha setelah melihat dirinya.


mata emha sontak terbuka lebar yang tadinya sendu setelah melihat siapa lelaki yang ada di hadapannya saat ini.


dengan sigap emha bangun dan berusaha mengangkat anaknya namun belum sempat emha mengangkat anaknya tiba tiba penglihatannya kabur


untungnya seorang sahabat dengan cepat menangkap tubuhnya lalu menyuruhnya berbaring kembali dan memintanya untuk tenang .


usahanya sia sia karna keadaannya yang tidak mampu meskipun mengangkat anak yang beratnya cuma berapa kilo aja


niatnya untuk menjauhkan anaknya dari ari gagal.


"ratna"


mengapa kamu ingkar janji.


kata emha dengan nada sendu sambil menangis.


"tidak'


emha aku tidak ingkar tapi takdir allah yang mempertemukan kalian,


kata ratna.


"mengapa"


emha 'mengapa kau sembunyikan semua ini.


ari menyela pembicaraan ratna dan emha.


lalu bertanya kepada emha.


"untuk apa"


kau lakukan semuanya.

__ADS_1


"kamu pikir dengan kau menyembunyikan


semua ini semuanya akan baik baik saja.


__ADS_2