
"sebenarnya aku di kelilingi oleh bidadari
hebat yang membuat aku sulit untuk memilih.
riri lalu melepas pelukan ari .
"kamu salah sayang aku bukan bidadari hebat seperti emha.
"apa maksud kamu sayang.
"sebenarnya ada sesuatu yang ingin aku
bicarakan sama kamu saat itu aku
keliling mencarimu sehingga aku sampai
di dekat ruang operasi aku melihat
kamu dan ratna sedang berbicara serius
akhirnya aku mundur dan memilih
mengupin pembicaraan kalian berdua
jujur jantungku saat itu bagaikan di
sambar petir setelah mendengar semua
cerita tentang kamu dan emha seakan
duniaku sudah hancur .
"aku sudah melangkah untuk pergi tapi
aku mendengar ratna keliling mencari
pendonor darah untuk emha makanya
aku kembali mendonorkan darahku
hitung hitung membayar kesalahanku
memisahkan kalian berdua.
"sebenarnya dari hasil pemeriksaan dokter mengatakan.
riri berhenti berbicara dan kembali
menelan salipannya karna begitu berat
rasanya harus di ungkapkan.
__ADS_1
"sebenarnya aku di ponis mandul,riri
meneruskan ceritanya dengan linangan air mata.
ari kaget bukan main dengan apa yang di ungkapkan riri.
"jadi kamu sudah bicarakan ini dengan orang tua kita?
"belum aku ingin kamu dulu yang ku beri tahu .
"maukan mendampingiku menyampaikan berita duka ini.
"karna aku tak sanggup bila seorang diri.
"baiklah sayang kita akan hadapi bersama.
"terimah kasih banyak sayang.
"sama sama sayang.
"bagaimana kalau kita bicarakan ini
sekarang sama orang tua kita.
"kita juga harus menyampaikan kepada
mereka mengenai anakmu semoga
mereka mau menerimah emha.
"iya,kamu harus menikahi emha anakmu butuh status.
"kita akan kejakarta apabila kedua
orang tua mas ari sudah setuju.
"terus orang tuamu?
"biarkan aku yang bicara sama kedua
orang tuaku,mereka pasti akan
mengerti emha masih seperti saudaraku.
"baiklah,mari kita temui mama sama bapak di bawah.
setelah bercerita panjang lebar
keduanya pun berjalan menuju ruang
keluarga,di sana sudah ada kedua orang tua ari.
__ADS_1
"selamat malam pa ,ma.
"selamat malam anak anakku.
"gi,mana kabarnya hari ini?
"baik ma,pa jawab riri.
"mari silahkan duduk,sini dekat mama.
riri pun duduk di dekat mama mertuanya.
sedangkan ari duduk di dekat bapaknya.
"ada apa ini tumbeng pada kemari apa
ada masalah di kantor ?tanya bapak ari.
"tidak pak,tak ada masalah di kantor
tapi ini masalah rumah tanggaku.
bapak ari langsung menghentikan
kegiatannya lalu menatap ari.
"maksud kamu?
"ada sesuatu masalah yang riri harus
sampaikan ke bapak sama mama.
"masalah mengenai apa nak riri?tanya mama ari kepada riri.
riri balik menatap ari,seakan butuh dukungan fisik dari ari .
ari yang seakan mengerti soal tatapan
riri menganggukkan kepalanya.
riri pun memberanikan diri bercerita
depan kedua mertuanya.
sebelum memulai pembicaraan riri menarik napas panjang seakan akan ia mengumpulkan keberanian untuk mengungkap segalanya.
sementara mama ari yang melihat menantunya seakan segan untuk bicara secara perlahan mengeser duduknya lalu mengusap usap pundak menantunya itu seakan memberikan kekuatan.
sementara riri yang mendapatkan perlakuan seperti itu dari sang mertua malah semakin merasa bersalah .
"katakanlah nak,apa yang ingin kau sampaikan kepada kami.
__ADS_1
"iya,katakan saja nak jangan sungkan,sela bapak ari.
"begini ma,pa sebenarnya kami ke jakarta kemarin ingin mengikuti program kehamilan dengan itu kami menemui dokter kandungan yang specialis akan tetapi sesampainya di sana aku di periksa secara keseluruhan termasuk rahim dan ternyata...aku...