
setelah mereka berdua keluar dari ruangan dokter ratna memandang ari seakan mengharap jawaban
ari yang mengerti dengan pandangan ratna langsung menjawab.
"iya biarkan aku menjauh dari emha akan tetapi tentunya ada syaratnya.
apa...syaratnya?tanya ratna.
"kau harus menginformasikan semua perubahan kesehatan emha.
"baiklah akan aku lakukan yang penting kau harus menjauh dari kehidupan emha.
"dan satu lagi kamu tidak perlu menelponku biar aku yang menelponmu.
kata ratna dengan sedikit menekan nada bicaranya.
"baiklah ratna sekarang juga aku akan pergi .
"aku mau pulang ke kampung dulu untuk menjelaskan semuanya kepada riri dan kedua orang tuaku karna aku yakin kalau
riri sudah membicarakan semua ini kepada kedua orang tuaku.
"silahkan...
"selesaikan urusanmu dengan istrimu dan keluargamu.
"jangan lupa berikan aku kabar ratna
mengenai keadaan emha dan anakku .
"tapi tunggu dulu ratna...
"bolehkah aku melihat anakku sebentar aja sekalian melihat emha.
"baiklah silahkan kebetulan emha masih dalam pengaruh obat yang di berikanlah dokter.
ari dengan penuh semangat menuju kamar emha terlebih dahulu.
__ADS_1
"emha aku pamit ya....
"semoga cepat sembuh dan sehat selalu sayang.
sebenarnya aku tak rela meninggalkan kamu sendiri dalam keadaan seperti ini
akan tetapi demi kesehatanmu apapun akan aku lakukan.
ari mengecup kening emha lalu mundur kebelakang selangkah demi selangkah seakan akan ari tak mau pergi.
ratna menepuk bahu ari lalu berkata
lakukan untuk emha.
ari pun mengangguk dan memutar badanya berjalan perlahan sambil menyeka air matanya.
ari lanjut ke kamar di mana bayinya di rawat, ari melangkah dan tersenyum sambil membuka selimut bayinya lalu menggendongnya.
"hai anak ayah....
"sehat selalu ya....
"biar mama bangga punya kamu...
"kalau mama bangga berarti ayah lebih bangga lagi.....
"ayah pulang dulu,ayah janji akan kembali menjemput kalian.
setelah ari puas bermain sama anaknya dia pun pamit kepada ratna.
"ratna jaga mereka ya....
lalu ari menarik sebuah kartu
dan menyerahkan kepada ratna
ini ambillah gunakanlah untuk keperluan kalian...
__ADS_1
"apa ini....?
"nggak nggak aku masih bisa membiayai mereka berdua..
"tidak ....ratna semua ini aku yang bertanggung jawab anak itu adalah anakku....ambillah.
"ya...baiklah terimah kasih
semoga emha tidak akan memarahiku dengan semua ini.
ari sudah berjalan jauh dari ratna
sedangkan ratna hanya bisa mengantarnya dengan pandangan
yang masih saja tertuju kearah ari sampai ari tak kelihatan lagi.
"kasihan mereka mempunyai hubungan yang rumit begitu.
gumam ratna dengan sedikit bersuara.
setelah ari meninggalkan rumah sakit
dia nggak mampir kemana mana lagi
dia langsung pulang ke kampung halamannya.
sesampainya di sana ari langsung masuk kerumah dan menemui riri karna posisi
saat ini di rumahnya tak ada sesiapa
selain riri sedangkan ayah dan ibunya
sedang keluar.
ari terus berjalan perlahan melewati sebuah halaman yang lumayan luas dengan tanaman bermacam macam warna dan bentuk tersusun rapi membuat hati siapapun akan merasa tenang dan tentram .
sebelum ari maju mendekati pintu ari nampak berjalan ke arah sebuah kolam ikan dengan tempat duduk yang cukup sederhana tempat itu merupakan salah satu tempat paporit ari .
__ADS_1
ari lalu mengambil segenggam makanan ikan yang senantiasa ada di pinggir kolam itu lalu kemudian ari menghambur sedikit demi sedikit kedalam kolam sehingga bisa membuat ikan ikan itu berlomba lomba berebutan makanan yang di berikan ari.