
sedangkan barang barang emha dan anaknya,
ratna minta bantuan pak satpam di situ,
"di mana mobilnya non....
"di sana ..pak ,kata ratna sambil menunjuk
ke arah sebuah mobil yang sedang parkir
tak jauh dari tempatnya berdiri.
sudah non ....
"oke..pak makasih banyak
"ini untuk bapak sekedar pembeli minum
"nggak usah non...bapak ikhlas membantu
non...berdua,
"nggak apa apa pak ambil aja,
"kalau begitu terimah kasih banyak non...
sama sama pak.
tak lama kemudian ratna sudah melaju
mobilnya dengan kecepatan rata rata
mengingat kalau emha dan anaknya baru
saja keluar dari rumah sakit.
setelah beberapa menit berlalu ratna
dan emha sudah sampai di rumah ,
emha kelihatan capek sekali
padahal perjalanan mereka tidak terlalu jauh
mungkin karna kondisinya yang belum
stabil ratna yang menyadari tentang
keadaan temannya itu dengan sedikit
berlari mendekati emha lalu meminta
ijin kepada emha agar mau
menyerahkan anaknya kepada dirinya.
masih bisakah aku menggendongnya?
iya dong kakak....kata emha
ah....panggilan itu terlalu mudah untukku
__ADS_1
aku mau si kecil memanggilku mama kedua,
eest...nggak boleh protes.kata ratna
melihat emha mau membuka mulut
emha kembali bungkam.
iyalah ....mama pertama juga nggak apa apa?
nggak boleh itu sudah akurat untuk kamu,
oya...dulu kamu pas hamil aku kira
bidadari lho...pada hal pangeran teryata
tapi tak apalah yang pentiiiiing sehat.
ayo kita masuk yuk ngapain kita di luar
aja kasihan si kecil.
ratna lalu membuka pintu,tiba tiba emha menangis,
hei....kamu kenapa...?
cerita sama aku,
apa yang kau ingat?
ayo...ayo duduk sini ,
atau kamu mau istirahat di kamarmu?
menuntun jalannya emha sambil
menggendong si bayi.
ratna bergegas ke dapur mengambil
satu gelas air putih lalu kembali lagi
ke kamar.
ini minumlah,sebaiknya kamu cerita
setidaknya kalau tidak mau sama orang
lain sama aku aja,
kamu masih percaya kan sama aku?
emha lalu menghapus air matanya
dan meminum sedikit air putih.
setelah emha merasa sudah agak baikan
dia pun berbicara soal kedua orang tua ari,
ratna kamu temukan aku di mana saat
__ADS_1
aku sadar kok aku berada di sebuah
kamar yang seba putih.
ooooh....iya aku menemukan kamu di situ
di luar pas dekat meja sofa.
apa sih yang terjadi sama kamu saat itu?
iya....aku tau saat aku pergi kamu dalam
keadaan tidak sehat sehat saja tapi tak
mungkin cuma sakit seperti itu yang
membuat kamu terbanting kiri kanan,
soalnya aku lihat saat itu banyak sekali
darah berceceran di lantai,
sampai sampai aku aja yang melihatnya
nggak mampu membayangkan
bagaimana rasa sakit yang saat itu kau derita.
cerita ratna kepada emha tentang
keadaanya saat itu.
sebenarnya aku mau banget
menanyakan hal ini ke kamu tapi aku takut,
takut kamu trauma jika tau keadaanmu saat itu.
emha hanya tersenyum kecut air
matanya mulai berlinang di pelupuk
matanya
lalu mulai bercerita tentang semua yang di alami emha.
saat itu aku masih merasa sakit lalu aku
putuskan untuk kembali berbaring
mungkin dengan begitu aku akan
tertidur sehingga nanti aku terbangun
rasa sakitku akan hilang ,begitulah pikiranku,
tiba tiba ada yang mengetuk pintu
tanpa ada rasa curiga sedikit pun
aku pun langsung membuka pintu karna
__ADS_1
aku sangka kamu telah kembali.