KU IKHLASKAN KAU UNTUKNYA

KU IKHLASKAN KAU UNTUKNYA
bab18


__ADS_3

semua itu mampu melemahkan semua urat syaratnya.


apa yang aku harus lakukan sekarang?


kata riri.


untuk apa aku di sini?


emha...mengapa tak kau ceritakan padaku sebelum semuanya hancur,teriak riri dalam raungan tangisnya.


mengapa aku begitu bodoh,mengapa aku begitu buta dengan semua kenyataan yang dulu sering aku lihat.


bagaimana sekarang?


aku telah menghancurkan hidup seseorang hanya karna cintaku.


ternyata aku menggapai semua kebahagiaanku di atas derita sahabatku.


riri menangis begitu pilu,begitu hancur


batinnya.


menangis di dalam kegelapan dengan penuh sesal.


ternyata wanita yang di cintai suamiku selama ini adalah kau emha!


suara getar hp riri tak di perdulikan,


riri hanya melirik hpnya lalu kembali bersandar di sofa.


maafkan anakmu ini ma.


kata riri sambil menyeka air matanya


lalu berdiri dan melangkah menuju tempat tidur lalu melemparkan badannya diatas kasur dan kembali menangis.


sementara ari melangkah tertatih tatih


dengan keadaan seluruh badan bergetar hebat semakin ari mendekat ketempat di mana anaknya sedang tertidur semakin bergetar badan dan air mata ari semakin memgalir.


"Ari ayo cepat sedikit ini anak emha.


" ganteng banget mirip seperti kamu ari,


kata ratna sambil menggendong bayi mungil yang baru lahir itu.

__ADS_1


Ari perlahan lahan mendekati ratna


dengan wajah pucat dia mencoba memberanikan diri melihat anaknya


tanpa sadar air mata ari mengalir di pelupuk matanya.


entah apa yang di rasakan ari saat ini.


"ratna bolehkah aku menggendongnya


kata ari.


"iya ari.


"kenapa tidak, dia adalah putramu


kau berhak untuk menggendongnya


bahkan mungkin itu juga kewajibanmu


kata ratna,mencoba meyakinkan ari akan tanggung jawabnya sebagai seorang ayah.


"iya ratna, semoga saja ada jalan untuk kami bersama.


"selagi ada usaha dan kemauan pasti ada jalan,kecuali harta orang tuamu yang menjadi pujaanmu.


"suster bisakah saya minta tolong.


"bisa mbak ...


"mau minta tolong apa?


"saya mau anak ini di di tengkurapkan di atas dada ibunya semoga itu bisa.


" membantu pulihnya kesadaran sang ibu.


kata ratna,


"baik mbak saya akan mencoba.


"mari kita lakukan bersama sama.


mereka pun meninggalkan ruangan bayi itu dan menuju ke ruangan emha.


"ayo ari ikut masuk bersama kami,

__ADS_1


kata ratna.


Ari cuma mengangguk perlahan.


"suster coba dekapkan anak itu di atas dada ibunya.


"baiklah mbak,


suster itu segera melakukan apa yang perintahkan ratna.


anak itu terasa damai berada di atas dada ibunya.


dia begitu tenang bahkan tertidur lelap.


Ari mencoba maju mendekat dan mengenggam jari jemari emha .


lalu mencium tangan yang sekarang terkulai lemah itu.kemudian ari


berbisik di telinga emha.


emha...emha...emha bangun ini aku dan anak kita.


putra kita emha dia mirip aku


ucap ari sambil menangis.


"bangun demi anak kita.


"aku harap kamu bangun.


tak henti hentinya ari mengusap usap rambut emha sambil menangis sampai sampai air mata ari


jatuh pas di wajah emha yang pucat.


dekapan dan detak jantung anaknya serta air mata ari mampu membuat emha tersadar.


perlahan lahan emha menggerakkan jari jemarinya.


Ari yang sedang mengenggam jari emha tersadar kalau emha ada menggerakkan


jarinya.


Ari dengan sigap melepas dan memperhatikan mencoba melihat dengan jelas bahwa apa yang di rasakan memang kenyataan bukan mimpi atau khayalan semata.


"benar ratna, emha sudah sadar teriak ari terhadap ratna .

__ADS_1


ratna dan suster saling pandang seakan tak percaya lalu maju secara bersamaan


dan memamg benar adanya salah satu jari tangan emha ada yang bergerak.


__ADS_2