KU IKHLASKAN KAU UNTUKNYA

KU IKHLASKAN KAU UNTUKNYA
bab 12


__ADS_3

dengan derai air mata ratna berkata.


"tidak emha kamu tidak boleh pergi dari rumah ini,kau harus tetap berada di rumah ini aku akan menemanimu melewati semuanya,kita akan tetap bersama.


emha memeluk ratna dan mengucapkan terimah kasih.


terimah kasih ratna jika aku tak kenal kamu aku tak tau apa jadinya aku saat ini,pelukan mereka tambah erat .


siang ini emha dan ratna mencoba keluar mencari udara segar di sebuah taman yang letaknya tak jauh dari rumah mereka,ratna berjalan sambil bernyanyi riang dan sesekali berjoget dan menyenggol emha.


tapi emha hanya tersenyum kecut sehingga ratna kembali berjalan seperti biasa.


"di mana ceriamu dulu?


"inilah yang paling aku takutkan dalam bercinta.


"cinta bisa merebut semuanya termasuk hari hari bahagia kita,seperti kamu saat ini bagaikan robot berjalan.


"bahkan mungkin kamu sudah lupa bagaimana caranya untuk tersenyum,


ocehan ratna tak di perdulikan oleh emha.


tiada terasa kandungan emha sudah menginjak tujuh bulan akan tetapi masih tak ada yang tau selain ratna dan emha sendiri.


emha juga masih aktif kuliah,emha memakai korset setiap mau berangkat kuliah kemudian menggunakan baju kaos yang agak longgar di lapisi dengan jaket di luarnya yang membuat tak ada yang curiga dengan bentuk tubuhnya.

__ADS_1


"emha...teriak ratna .


"iya ratna...ada apa ?


"kamu sudah minta cuti kuliahkah?


tanya ratna .


"belum ....


"kenapa ....?


"nggak apa apa.


"ayo....terimah kasih ya ratna kamu adalah sahabatku yang terbaik


seandainya tak ada kamu aku tak tau apa jadinya aku saat ini.


"sudahlah emha mari kita bersemangat menjaga bidadari kita yang sebentar lagi akan hadir di tengah tengah kita berdua,kata ratna dengan tersenyum


penuh harap.


"kamu mamanya aku papanya kata ratna kembali gurau dengan dengan penuh senyuman sedangkan emha hanya tersenyum kecut.


"habis ini kita langsung ke dokter jangan lupa buka korsetmu nanti di marahin sama ibu dokternya, kata ratna mengingatkan emha.

__ADS_1


"sebentar lagi anak ini lahir ratna


kata emha dengan mata berkaca kaca


seandainya aku ada apa apa aku titip kepadamu dan aku harap agar kamu tak keberatan untuk merawatnya,kata emha sambil menyeka air matanya.


"mengapa kamu berkata begitu emha, emang tak ada lainkah yang harus kau katakan selain itu,dari pada kamu ngomong yang nggak penting mending kamu diam,kata ratna dengan nada marah.


emha dengan penuh kesedihan menanti kelahiran anaknya sementara ari dan riri sudah bahagia dengan kesabaran dan kesetiaan riri menunggu hingga mampu meluluhkan hati ari yang sudah hampir membeku akan tetapi entah mengapa


mereka berdua belum di karuniai anak


sementara orang tua keduanya sudah mendesak menginginkan cucu.


"Bagaimana kalau kita ke jakarta mencari dokter kandungan yang bagus mas.


usul,riri


"mengapa nggak menunggu dulu, toh kita berhubungan badan baru berapa bulan ini,


"tapi kedua orang tua kita menginginkannya mas,kata riri.


"itu karna mereka menghitung berapa bulan kita sudah bersama,mereka nggak tau hari hari kita bagaimana,kata ari lagi.


"okelah bulan ini nggak apa apa tapi bulan depan kalau masih belum positif juga kita harus berangkat ke jakarta,kata riri sambil berjalan kearah ari yang sedang duduk di atas ranjang dan langsung mengecup suaminya.

__ADS_1


__ADS_2