Kupastikan Kehancuran Keluargamu!!

Kupastikan Kehancuran Keluargamu!!
18. Balas dendam ala Safea.


__ADS_3

Sekarang aku tahu bahwa semuanya itu sudah diubah oleh Dilan, dan aku sama sekali tidak berdaya sekarang.


Berarti benar apa yang dikatakan oleh wanita yang sok bijak tadi bahwa aku sudah terlambat dan aku harus mengikhlaskan segalanya.


Oh tidak aku tidak akan mungkin mengikhlaskan segalanya! Dia memilih orang yang salah untuk  dilawan.


Aku akan langsung membahas tentang sekarang dan membuat pelakor itu malu karena sudah melakukan hal yang menjijikan bersama dengan suamiku. Bahkan aku belum bercerai dengan suamiku, dan juga tidak mengijinkan ia menikahi siapa pun.


Kalau sampai pelakor itu mendapatkan surat nikah dari mas dilan, berarti ia memalsukan surat-surat, karena aku tak pernah menyetujuinya.


“Aku akan membalas wanita sialan itu.” Monologku lirih, aku harus bisa membalas pelakor itu dengan cantik supaya mas dilan bisa sadar kalau ia telah bergaul dengan ular.


Aku ingin harus menghubungi detektif baru yang baru karena kerja yang lama itu benar benar lama juga.


Tanpa menelepon aku langsung mengirim voice note apa saja pekerjaannya, karena kata detektif ku yang lama orang ini tak suka berinteraksi dengan klien.


Hanya kata kata deal dan minta di transfer 50 persen, sisanya setelah selesai, begitu saja.


Aku yang sudah gelap mata langsung menyetujui dan mentransfer uang 50% itu ke rekening dari detektif tersebut.


Jadi rencananya dia akan membuat seolah-olah pelakor itu terjaring razia narkoba dan akan dipenjara sesuai dengan kesalahannya.


Aku yakin Dilan tidak akan mungkin menolong wanita ini karena takut kalau sampai terjadi apa-apa dan berimbas pada perusahaannya.


Dilan mungkin akan menyuruh pengacara yang akan dia bayar untuk menolong wanita ini sehingga dirinya akan aman saja.


Mungkin tidur di kantor polisi dua atau tiga malam bisa membuat efek jera terhadap pelakor tersebut dan mudah-mudahan dia bisa Insaf atau malah ketakutan pergi dari tempat ini.


Aku tertawa dan memikirkan hal-hal baik yang bisa aku dapat setelah pelakor itu pergi dari tempat ini yaitu segera mengambil berkas-berkas yang tersisa dan mengatasnamakan itu semua untuk amadeo, anakku.


***


pov author.

__ADS_1


Setelah melakukan semuanya Safea berharap bahwa ini akan menjadi aksi balas dendam ter epik untuk  pelakor yang sudah mengganggu hubungan rumah tangganya bersama dengan Dilan.


Dia bergegas pulang ke rumahnya karena dia ingin tahu dari versi anaknya Apakah hari ini akan pelakor itu berada di kantor.


Sementara itu, setelah penandatanganan berkas tadi, Dilan dan Lea Pulang ke apartemen dan tentu saja apalagi yang dikerjakan di apartemen Lea kalau tidak melakukan pergulatan panas kembali bersama dengan Lea.


Lea berharap ini yang terakhir karena besok saat surat ini selesai dan diberikan kepadanya, ia akan menjual apartemen ini dengan cepat dan melarikan diri ke luar negeri kembali.


Mungkin dia akan lari ke Korea atau ke thailand dimana tak ada cabang perusahaan Dilan di sana.


Toh, dia sudah resign dari modelnya, hanya cafe serta butik miliknya saja yang tersisa dan dihandel langsung oleh Aira, mantan manajernya. Dan Aira kini memberikan penghasilannya lewat rekeningnya yang baru.


Ya ia juga sudah mempersiapkan rekening baru dan memindahkan seluruh uang uangnya ke sana sehingga Dilan tak lagi bisa melacaknya.


Saham itu juga sudah ditawarkan Aira kepada pembeli dengan harga yang lumayan . . . setidaknya ia membutuhkan waktu seminggu untuk mengurus semuanya dan kemudian ia akan melarikan diri.


Namun mungkin dengan aksi balas dendam ala Safea, ia harus menunda kepergiannya dan mungkin ia akan mendapatkan fakta baru mengenai pembunuhan kedua orang tuanya.


“ Hei kenapa kamu melamun di balkon?” tanya Dilan yang terbangun dan tak melihat Lea di ranjang yang sama, membuatnya mencari dimana Lea berada.


“ Tidak apa apa . . “


“Apa kamu kepikiran dengan surat yang tadi ditanda tangani? Tenang paling lama 3 hari dan sudah selesai!” kata Dilan sambil memeluk Lea dari belakang dan membuat Lea bersandar pada dada bidangnya serta mengelus tubuh istri mudanya itu dengan sayang.


“Hmm, aku bosan di sini.”


“Emang kamu mau kemana?” tanya Dilan.


Ia pasti akan menuruti keinginan Lea karena baginya Lea sudah menjadi pusat dari seluruh gairahnya.


“Gak tahu juga. Aku hanya bosan harus sembunyi sembunyi.” Lea menancapkan taringnya lebih dalam. Ia ingin mengoyak hubungan suami istri antara Dilan dan Safea.


Biar saja tambah kacau dan runyam rumah tangga penjahat ini.

__ADS_1


“Kamu mau aku menceraikan Safea, istriku?”


“Aku gak bilang gitu, aku cuman bosan harus sembunyi sembunyi.” kata Lea dengan lirih, ia tak menekan Dilan, 


“Aku akan menuruti keinginan kamu, aku akan segera menceraikan istriku.” kata Dilan dengan mantab.


“Benar?” mata Lea membulat sempurna seakan-akan tidak percaya apa yang dikatakan oleh Dilan.


Saat inilah yang sudah yakin 100% kalau Dilan sudah benar-benar terjerat oleh apa dia lakukan selama ini.


Memang Lea ingin kalau Dilan menjadi budak cintanya sehingga dia akan gampang disetir oleh Lea.


“ Kamu tenang saja setelah surat-menyurat itu selesai, kamu akan mendapatkan apa yang kamu inginkan yaitu perceraianku bersama dengan Safea.” kata Dilan dengan tegas sambil mengecup kening sang istri itu dengan rasa sayang yang membuncah.


“Kamu … kamu …”


“Sudah kalau kamu merasa tersanjung, lebih baik kamu melayani aku lagi saja di ranjang dan semakin hot pelayananmu maka aku akan mempercepat Saat itu tiba.” bisik Dilan dengan nada menggoda dan menghembuskan nafasnya di telinga sang istri muda supaya Lea kembali mau melayaninya di atas ranjang.


“Arghhh, mas …” belaian Dilan di titik titik sensitifnya membuat dirinya kembaali melayang dan memaksanya untuk melayani nafsu Dilan yang seringkali membuatnya kelelahan.


***


Detektif mempersiapkan semua yang terkait dengan penjebakan untuk Lea. 


Identitas Lea yang saat ini diketahui oleh publik hanyalah asisten Dilan di kantor, dan merupakan mantan model di Singapura, tak ada seorangpun yang memang tahu kalau ia adalah anak kandung dari Ali dan Nesia Hakim.


Detektif itu menjebak Lea untuk datang ke sebuah klub malam eksklusif yang pertama kali digunakannya untuk transaksi dengan Dilan.


Karena hanya itu yang bisa mereka dapatkan dari data data ,ilik Lea yang tertinggal, memang Lea berusaha menghapus semuanya. Karena dengan menggunakan uang tak ada yang mustahil, ia berhasil menutupi jati dirinya sehingga tak ada seorang pun yang tahu.


Apakah siasat mereka akan berhasil?


***

__ADS_1


Jangan lupa untuk terus pendukung author dengan cara memberikan like dan juga komen serta hadiah. happy reading


__ADS_2