
Kerisauan Malik menghadapi Lea yang saat ini kesannya menghindari dirinya, bahkan yang biasanya bisa Di Chat wa namun kali ini dia benar-benar diblokir.
Malik sama sekali tidak bisa menghubungi Lea setelah kasus penjebakan narkotika itu berhasil dipecahkan dan selesai tanpa ada akhir yang baik karena dari pihak dilan langsung mencabut perkara dan karena kurang bukti tentunya tidak bisa lagi diteruskan penyelidikannya.
Bagi Dilan secara pribadi ketika tidak terbukti bahwa Lea melakukan tindakan-tindakan seperti menjadi pengedar narkotika maka kasusnya ditutup saja.
Dilan pun tidak berusaha untuk mencari Siapakah dalangnya?
Mungkin karena Dilan secara pribadi sudah tahu siapa yang menjadi dalang dari kesemuanya itu.
Jadi Dilan membiarkan itu terjadi dan tidak mengurusnya lagi.
Nah semenjak kasus itu ditutup maka akses Malik untuk menghubungi Lea pun juga turut tertutup.
yang dia lihat adalah Lea menghindari banget pertemuan-pertemuannya dengan Malik dan juga pembicaraan Malik mengenai dirinya yang akan membantu Lea dalam mengungkapkan Siapa sejatinya pembunuh dari keluarganya itu.
Apakah benar Kecelakaan yang dialami oleh orang tuanya itu adalah akibat Dilan dan Safea?
Apakah ada orang ketiga?
Malik sudah berusaha mengumpulkan bukti-bukti seperti CCTV jalan dan juga beberapa bukti di lapangan mengenai orang yang menabrak mobil yang dikendarai oleh kedua orang tua dari Elea.
Tapi bagaimana ia bisa meneruskan penyelidikan kalau Lea sendiri tak mau penyelidikan di lanjutkan?
“Arghh, kemana kamu Lea? Jangan bikin aku merana seperti ini? Apakah kamu tak tahu betapa aku mencintai kamu?” monolog Malik dengan wajah murung dan sendu, ia rindu dengan wajah cantik Milan elea yang menggoda dan juga rindu suara dan senyumnya yang menurutnya sangat cantik.
tapi ia seorang polisi, tentu ia bisa dengan mudah bisa melecak Lea . . .
“Son, kamu selidiki no ponsel ini dan cari dimana ia berada sekarang!” katanya dengan tegas kepada anak buahnya yang bergerak dalam bidang IT agar ia bisa dengan segera mencari keberadaan wanita pujaannya itu.
***
Sedangkan Lea di tempat persembunyiannya juga merasakan hal yang sama seperti apa yang dirasakan oleh Malik namun dirinya sekarang sudah tidak bisa turning back karena dia memiliki Dilan yang juga sudah menceraikan istrinya.
__ADS_1
Tentunya dia tidak bisa egois dan menerima malik dan membiarkan Malik mengorbankan jabatan dan juga apa yang saat ini dimiliki oleh Kapten Malik hanya karena dirinya membalas rasa cinta yang dimiliki oleh Kapten Malik kepadanya.
Rasanya terlalu berlebihan!!
Makanya beberapa hari ini terus terang saja dia galau dan dia tidak bisa menentukan arah yang pasti ketika semuanya beres, dia akan pergi dari tempat ini dan meninggalkan orang-orang yang pernah dia kenal serta memulai hari dan hidup baru di luar negeri di mana tidak ada seorang pun yang tahu dan mengenal dirinya.
Dia takkan memilih Dilan dan tidak juga memilih Malik.,
Keduanya akan membuat masa depannya semakin suram. Ia tak bisa memilih keduanya.
Biarlah ia akan berhenti dengan dendamnya dan juga biarlah dilan akan jatuh sejatuh jatuhnya seperti apa yang ia ikrarkan semula, merusak hubungan Dilan dan Safea yang romantis dan harmonis serta kemudian menghancurkan perusahaannya dengan mengambil 50% dari milik keluarganya untuk balik lagi ke tempatnya.
Saat ini Lea tinggal menyelesaikan penjualan-penjualan aset-asetnya dan bersembunyi sementara waktu dari Dilan dan juga Malik.
Saham yang dimilikinya hasil mengambil dari Dilan itu sudah terjual dan dirinya tinggal menantikan pembayaran apartemen yang saat ini dipakainya.
Dia bahkan tidak membawa satupun barang-barang dari sana dan membuang seluruh baju-baju serta barang-barang yang diberikan Dilan kepadanya.
Lea hanya ingin keluar dari jerat Dilan dan juga tidak mau masuk di dalam perangkap Malik.
Besok adalah hari di mana dirinya akan menandatangani surat jual beli apartemen miliknya itu di sebuah Notaris dan setelah itu dia langsung berangkat menggunakan pesawat terbang untuk tujuan ke Turki, karena dia ingin menghilangkan jejak!
Selain ke Turki dia juga membuat pesanan untuk pergi ke Hongkong dan nantinya justru dia akan pergi ke Hongkong dan menghanguskan tiket untuk ke Turki.
Mungkin pemikiran Lea adalah menghilangkan jejak dari Dirinya kepada Dilan dan juga Malik.
“Besok . . .besok aku akan keluar dan takkan pernah kembali lagi. Selamat tinggal semuanya, aku harus membuang semua yang aku miliki termask ponsel dan juga no ponsel ini. “ Entah kenapa perasaannya menjadi sangat sedih, apakah ini semua karena dia harus meninggalkan Dilan? Atau malah karena harus meninggalkan Malik?
Wajahnya yang menyendudan butiran air mata yang dengan bebas turun di pipinya yang mulus, menyadarkan kalau ia sudah main hati.
Lea bergerak dan jemarinya melepaskan kkotak ponsel baru dan memasukkan kartu baru Untuk ponselnya itu serta membanting ponselnya yang sekarang Dan juga mengeluarkan kartu yang ada di dalamnya serta membuangnya ke dalam tong sampah.
Dia menarik nafasnya dengan kasar lalu mengeluarkannya pula dengan cepat karena dia ingin mengisi paru-parunya dengan asupan Oksigen yang baru karena dadanya begitu sesak ketika mendapati bahwa ternyata dia sudah terlalu jauh melangkah dan membuat kesalahan yang terbesar.
__ADS_1
Namun kini dia sudah yakin bahwa dia akan meninggalkan semuanya, meninggalkan dendamnya dan juga meninggalkan rasa sakit hatinya karena dia tahu bahwa dia tidak akan pernah bisa melakukan lebih daripada ini.
“Selamat tinggal semua, maafkan aku karena ternyata aku terlalu lemah dan tak bisa membalaskan dendam kedua orang tuaku, bahkan aku tak bisa menncari bukti dari pembunuhan itu, bahkan sedikit lagi aku bis atergelincir dengan memberikan cinta kepada sang pembunuh kedua orang tuaku.” kembali bahunya naik turun karena kesedihan menyeruak dan menghancurkan perasaannya.
Tring tring . . .
“Siapa itu?” pikir Lea dengan kebingungan karena ia merasa tak seorangpun yang tahu dia ada dimana, karena saat ini ia memang sedang melarikan diri dari semua orang yang pernah singgah di hatinya.
Tapi karena bel kamarnya terus-menerus berbunyi maka mau tidak mau ya bangkit untuk membuka pintu kamar hotelnya itu.
Dia berusaha mengintip lewat lubang intip namun dia tidak mendapatkan siapa-siapa ada di Sana hanya bel itu terus berbunyi serta berhadiah sama mendengar bahwa ada perkataan room service, Padahal dia merasa bahwa dirinya tidak memesan apapun dari pihak hotel.
Karena dia ingin menyelesaikan kesalahpahaman dengan room Boy maka dia membuka sedikit dari pintunya itu tapi dia harus terkejut karena ternyata yang ada di depan adalah Malik.
Lea berusaha menutup kembali pintu yang telah dia buka namun dia kalah cepat karena Malik sudah bisa membuka pintu itu dengan resiko bahwa tangannya bisa terjepit kalau Lea menutup lagi pintunya dengan tidak berperasaan.
“Kamu? bagaimana kamu tahu aku disini?”tanya Lea dengan wajah sembab dan dengan nada ketus.
“Tentu saja aku tahu! kamu tahu kalau aku itu adalah penegak hukum …”
“ Mohon maaf Bapak penegak hukum yang terhormat namun sekarang status saya adalah bebas Tentu saja tidak ada lagi kaitan dengan bapak karena gak hukum lagi, jadi saya harap Bapak Mendapat hukum yang terhormat bisa keluar dari tempat saya ini karena saat ini saya itu statusnya masih single jadi Kok Anda masuk di sini dan kita hanya berduaan nanti orang bisa memberikan stigma buruk kepada profesi anda sebagai Bapak penegak hukum!” sindir Lea dengan anda satir, namun Entah kenapa Malik malah tidak tersinggung hanya tertawa terbahak mendengar sahutan dari sang wanita Pujaan hatinya itu.
“Hmm, apakah kamu mau statusnya dibuat menikah saja, biar aku gak akan dapat stigma buruk seperti yang kamu katakan itu?” tanyanya dengan berani untuk menggoda lea.
“Eh? “Lea cemas dengan perkataan Malik.
“Kenapa?Kamu takut?”
Malik mendekat dan membuat Lea sedikit terpojok . . .
***
Hai readers Jangan lupa untuk selalu mendukung author dengan cara memberikan like dan juga komentar-komentar positif yang mendukung kami.
__ADS_1
Dan kalau memang kalian merasa memiliki banyak poin sudilah kiranya kalian memberikan kepada cerita ini supaya dukungan kalian bertambah.
Ditunggu terus dukungannya dan cerita ini akan di update setiap hari, Happy reading!!