
“Sungguh Lea!Aku mencintaimu!!!”
Malik semakin menekankan apa yang di rasakannya sekarang.
“Kamu sudah gila!” katanya sambil mencebikkan serta memonyongkan bibirnya.
Sesungguhnya di dalam hatinya Lea sangat bahagia, karena dirinya merasa kalau Malik akan bisa menerima dirinya apa adanya.
Sementara di tempat lainnya, Setelah Dilan menutup panggilan teleponnya kepada leak Dia merasa bahwa Lea sedikit berubah. Dari peristiwa penjebakan itu Lea terlihat banyak diam dan juga banyak menghindar.
Dia tidak sanggup kalau Lea berubah kepadanya, karena sebenarnya dia sudah terkadung jatuh di dalam pesona Lea dan juga tidak bisa lepas dari wanita cantik itu.
“Pa, apakah benar kalau papa sudah resmi menandatangani surat cerai bersama dengan Mama?” tanya Deo yang kebetulan waktu itu berada di kantor dan ya benar Dilan memang belum pulang dari kantor dan menempati ruangan pribadi yang berada di kantor.
Biasanya dia pulang ke apartemen milik Lea namun kali ini dia tidak ke sana karena dia memang tidak berada di sana. Dan sejujurnya dia juga tidak tahu kemana Lia pergi dan menyembunyikan diri karena kalian memang sudah meminta izin kepadanya untuk sementara ini hidup sendiri karena ingin menenangkan diri.
“ Iya Papa dan Mama memang sudah tidak bisa lagi mempertahankan keharmonisan rumah tangga kita berdua dan memilih jalan untuk berpisah agar tidak menjadi hubungan yang Toxic. Sejujurnya Papa memang sudah lelah bersama dengan mama yang seperti itu.”
__ADS_1
Dilan membela diri bahwa dasar Dia bercerai dengan safea adalah karena dirinya sudah tidak lagi menemukan kecocokan dan juga sudah merasa bosan dengan istrinya itu.
“ Apakah benar papa memilih berpisah dari Mama karena hal itu? Apakah bukan karena sudah mendapatkan yang baru yang lebih muda dan lebih cantik dari mama?” sebenarnya Deo tahu kalau Papanya memiliki wanita lain yang dicintainya dan dia yakin kalau memang wanita yang dipilih oleh Papanya Itu memang cantik karena dirinya pun sempat tertarik dengan wanita yang sama.
Dilan menatap anaknya dengan Tatapan yang tak terbaca dan dia juga mengetahui kalau kemungkinan besar anaknya itu sudah mengetahui pergerakan dari dirinya sendiri secara pribadi Oleh karena itu dia tidak banyak mengelak namun dia diam.
“ Apapun yang sudah terjadi sama apa dan mama namun Yakinlah bahwa papa tetap memikirkan kamu sebagai anak dan kamu jangan khawatir bahwa semua yang kami miliki itu memang akan kami berikan kepada kamu baik yang dari mama kamu maupun yang dari papa. Dan mungkin suatu saat kamu juga akan mengerti mengapa hal-hal ini terjadi.” kata Dilan sambil menepuk-nepuk bahu anaknya.
Deo hanya bisa menghilang nafasnya dengan kasar dan berusaha memahami bahwa sang papa dan sang Mama memang sudah tidak bisa lagi bersatu dan akhirnya mereka harus berpisah.
Anak lagi lagi satu-satunya dari Dilan itu hanya bisa menatap Papanya dan tidak bisa berbuat banyak karena memang keduanya sudah bersih buku untuk berpisah.
“ itu mungkin sebuah langkah bijaksana bagi kita bersama. Papa menghargai keputusan kamu untuk tinggal sendirian di apartemen dan mudah-mudahan kamu bisa tetap mengerti apa yang mendasari semuanya ini terjadi.” kata Dilan dengan nada bijaksana walau dalam hati beliau tidak setuju dengan apa yang dikatakan oleh ayahnya namun dia hanya bisa berusaha untuk menyerahkan segala sesuatunya kepada yang di atas mengenai kondisi perceraian dan juga kehidupan mereka di masa yang akan datang.
***
Aira Sanjaya yang saat ini posisinya berada di Singapura sangat cemas dengan kondisi Lea.
__ADS_1
Dia tahu kalau Lea saat ini berada dalam kondisi yang terpuruk gara-gara a penjebakan yang melibatkan kasus narkotika yang menjerat dirinya.
Aira sudah berkali-kali berusaha menghubungi Lea namun tidak ada jawaban sama sekali.
Pesan singkatnya tidak terbalas dan teleponnya tidak pernah diangkat.
Ingin rasanya Aira pergi ke Indonesia untuk memantau keadaan sahabatnya yang sedang terpuruk itu namun dirinya juga memiliki tanggung jawab yang diserahkan langsung Lea kepadanya yaitu butik dan juga Cafe milik Lea.
Dia berusaha menghubungi sahabatnya itu karena dia penasaran apa yang sudah terjadi sampai akhirnya dirinya terjebak di dalam skenario jahat dari saveya.
Dia takut kalau aksi coba menjebak dan kemudian aksi balas dendam itu akan membawa Lea masuk ke dalam jeruji besi yang seharusnya tidak layak dia dapatkan.
Namun pada akhirnya dia harus penasaran karena sampai detik di mana dia saat ini masih belum bisa menghubungi Lea yang memang sengaja mengasingkan diri.
***
Hai readers Jangan lupa untuk selalu mendukung author dengan cara memberikan like dan juga komentar-komentar positif yang mendukung kami.
__ADS_1
Dan kalau memang kalian merasa memiliki banyak poin sudilah kiranya kalian memberikan kepada cerita ini supaya dukungan kalian bertambah.
Ditunggu terus dukungannya dan cerita ini akan di update setiap hari, Happy reading!!