Kutukan Sang Mantan

Kutukan Sang Mantan
Arion mulai percaya


__ADS_3

Pancaran sang mentari pagi merupakan pancaran untuk masa depan, tatap lah ke depan untuk menggapai sebuah impian, tapi jangan pernah lupa untuk menoleh ke belakang. Gunakan lah kenangan hari kemarin sebagai pelajaran di hari ini, dan juga esok. Jangan sampai melupakan hari kemarin, karena kamu tidak akan dapat menjadi lebih baik apabila tidak belajar dari sebuah kesalahan di hari kemarin, mengakui nya, dan memperbaiki nya. Selamat pagi pada readers


Saat ini Adita sedang bersantai di kamar nya.


Dan tiba-tiba aku kepala pelayan meminta nya turun.


Karena ada beberapa pelayan yang datang.


''Terus urusan nya sama aku apa Bi?'' tanya Adita heran.


''Mohon maaf, Bu bos, tapi pak bos yang menyuruh buk bos untuk memilih mereka,'' jelas kepala pelayan tersebut.


''Arion yang memintanya secara langsung.''


''Banar, buk bos,'' jawab kepala pelayan mantap.


''Baiklah kalau begitu mari kita turun,'' jawab Adita.


''Sebenar nya apa yang ada di dalam pikiran es kutub itu, kenapa dia tidak menyuruh ku secara langsung, kenapa harus lewat perantara,'' batin Adita


''Di mana mereka semua?'' tanya Adita.


''Saat ini mereka semua ada di ruang kerja pak bos, jawab nya.


Tanpa menjawab Adita langsung melangkah kan kaki nya menuju ruangan kerja sang suami.


Seperti biasa dia tidak akan mengetuk pintu terlebih dahulu.


Melihat kelakuan Adita masuk, Arion hanya bisa menahan nafas.


Entah dosa apa yang ia lakukan sampai sampai ia harus menikahi perempuan seperti Adita.


Entah apa yang ada di dalam pikiran mama nya saat itu sehingga meminta keluarga Fanghoten yang akan menjadi pendamping nya.


Jika saja itu bukan keinginan terakhir sang mama, mana mungkin Arion menyutujui nya.


Dan Arion juga baru tahu jika ia sudah di jodoh kan, karena surat yang di tulis sendiri oleh mama, Arion tidak langsung mengambil keputusan, seperti biasa dia akan mengecek terlebih dahulu.


Itu asli tulisan sang nama atau hanya tiruan.


Setelah mengetahui keaslian nya barulah Arion memenuhi permintaan sang mama.


''Apakah suami ku ini benar-benar akan membiar kan aku memilih?'' tanya Adita dengan lembut.


''Apa aku perlu menjelas kan nya?'' tanya Arion.


''Iya, harus, karena istri mu ini tidak paham apa yang harus dia lakukan, dan tidak,'' jawab Adita dengan manja.


''Davud, jelas kan apa yang harus dia lakukan,'' perintah Arion.

__ADS_1


''Siap Pak bos,'' jawab David tegas.


''Buk bos hanya memberi pertanyaan untuk mereka, apa yang ingin buk bos ketahui, selain masalah kerjaan mereka, karena untuk masalah kinerja sudah saya pastikan mereka secara profesional.''


''Buk bos banyak saja sesuai kriteria Bu bos,'' lanjut David.


''Baiklah aku paham.''


''Berapa usia kalian?'' tanya Adita.


''32 tahun Bu bos.'' jawaban nya dengan menunduk kan pandangan nya


''40 tahun Bu bos.'' jawab nya dengan menunduk kan pandangan nya


''29 tahun.'' jawab nya dengan datar


''42 tahun Buk,'' jawab nya dengan menatap Adita


''31 tahun,'' jawab nya dengan melirik David.


David, dan Arion hanya saling pandang, karena tidak menyangka itu bertanya Adita.


''Aku sudah selesai memilih,'' jawab Adita.


''Aku memilih ibu yang usia 32 tahun, dan juga yang 40 tahun.'' jawab Adita mantap.


''Aku tidak boleh kan bertanya tentang kinerja mereka, jadi aku memutuskan untuk mencari tahu kesopanan nya,'' jawab Adita.


''Kenapa aku memilih ibu-ibu untuk berusia 32, dan 49 tahun, karena ibu-ibu itu memiliki kesopanan yang bagus, yang umur 29 tahun menjawab nya dengan datar, dan bisa di pasti kan jika kelakuan nya tak akan jauh berbeda dengan pelayan yang di pecat sebelum nya.''


''Yamg umur 50 tahun dia terlalu sombong, dan aku yakin dia pasti akan kerja se enak nya.''


''Dan yang terakhir dia akan selalu pecicilan, karena belum apa apa dia sudah melirik David,'' jelas Adita.


''Itu pilihan ku sekarang lanjut kan aku ingin bersantai,'' lanjut nya.


Dan lagi lagi David, dan Arion kagum dengan pemecahan masalah yang Adita lakukan.


Dia tidak menyangka Adita dapat menyelesaikan nya dengan mudah.


Dan harus di akui Arion, saat ini sudah mulai mengakui kehadiran Adita.


Ya sekalipun ia masih selalu menyangkal, karena Arion tidak percaya, jika ada perempuan yang tulis di dunia ini, apalagi Adita sangat lah sempurna, sedangkan diri nya hanya lah pria lumpuh, dan itulah alasan utama nya kenapa ia sampai tidak percaya dengan Adita.


Selama ia hidup ia tidak pernah menemukan se se orang yang benar benar tulus pada nya.


Setelah kepergian Adita.


Arion mengambil alih.

__ADS_1


Sedang kan Adita memilih untuk pergi ke dapur.


''Buk bos butuh sesuatu?'' tanya Dini.


''Bawakan aku jus jambu di teras aku ingin di depan, dan juga buat kan aku kentang goreng,'' jelas Adita.


''Sipa buk bos,'' jawab Dini.


Adita memilih untuk ber santai, untuk menyegarkan otak nya yang sedang tegang.


Banyak yang harus Adita kerjakan, masalah perusahaan, masalah butik, dan Adita harus pintar-pintar bisa membagi waktu tidak ada waktu bersantai, ia harus serius sekalipun, ia ingin santai.


Adita masih tidak menyangka, jika ia kan benar benar tinggal di rumah yang berbeda dengan keluarga nya sendiri.


Sekalipun, Adita memang menginginkan nya, tapi ia juga terlalu cepat, Adita langsung menikah setelah seminggu ia mengambil keputusan dengan orang yang tidak ia kenali sebelum nya.


Hal sulit, tapi Adita akan bukti kan jika ia mampu.


Mama, dan papa nya mengatakan jika ia dan Arion sering main bareng, tapi itu dulu bahkan Adita sendiri tidak pernah mengingat nya.


Saat diri nya melamun, Dini datang membawa pesanan nya.


''Terimakasih Dini.''


''Sudah tugas saya buk bos,'' jawab Dini.


''Gimana cara kerja pembagian tugas kalian?'' tanya Adita ingin tahu.


''Dua orang untuk masak, satu orang kepala pelayan mengatur kita semua, dan dua orang sampai empat orang biasa nya bersih bersih,'' jelas Dini.


''Dan kamu tugas di bagian apa?'' tanya Adita.


''Fi bagian bersih bersih buk, kata kepala pelayan masakan saya tidak meyakin kan,'' jujur Dini.


''Jujur banget sih Din.'' jawab Adita


Dini hanya nyengir.


...Jangan lupa mampir ke karya author yang baru ya besti...


...Jangan lupa dukungan ya bestie...


...Jangan koment and vote dan juga jangan lupa klik favorit nya ya agar tak ketinggian update terbaru dari author ya...


...Koment yang positif ya bestie kasih saran boleh memberikan ide agar cerita ini terus berkembang...


...Jangan koment yang bikin mood author down dan menjadi males untuk nulis karena baca koment kalian...


...šŸ’žšŸ’žšŸ’žšŸ’ž...

__ADS_1


__ADS_2