
Arion yang panik langsung memanggil Adita.
''Adita,'' panggil nya.
''Hey, kamu kenapa,'' tanyanya lagi.
Saat Arion akan menggendong nya, Adita langsung melarang.
''Aku baik baik saja, aku hanya merasa lelah,'' jawab Adita.
Mendengar itu Arion jadi merasa lega.
Tapi itu tidak berlangsung lama karena tiba tiba Arion merasakan sesuatu.
Adita yang tidak merasa kan pergerakan dari sang suami langsung menjauh kan kepala nya.
Arion terlihat sedang melotot saking kaget nya.
''Kamu kenapa?'' tanya Adita panik.
Arion hanya diam.
''Arion jangan membuat ku takut,'' ucap nya lagi.
Adita merasa sangat takut, Adita pikir Arion kenapa kenapa.
Arion menatap Adita dengan seksama, dan saat ini fokus nya hanya pada perut Adita.
Adita yang paham langsung mengikuti arah pandangan sang suami.
Sekarang Adita tau kenapa Arion mendadak linglung.
Adita hanya melihat Arion.
Dia tidak ingin mengatakan apapun.
Hanya David yang merasa bingung sedangkan semua orang hanya tersenyum.
Ingin tanya tapi ia masih sayang dengan nyawa nya.
Jadi David hanya mengikuti alur nya saja.
Disini Arion masih menggunakan kursi roda ya bestie.
Tanpa sadar tangan Arion menyentuh perut Adita dengan perasaan campur aduk, Arion memegang nya dengan tangan yang sudah gemetaran.
Perut Adita memang sudah terlihat cukup membuncit.
Bukan karena ia gemuk, karena ada 3 nyawa di dalam nya.
Arion menatap Adita.
''Kamu hamil? Tanya Arion.
Adita tidak tahu harus menjawab seperti apa, jadi ia hanya mengangguk sebagai jawaban dari pertanyaan sang suami.
Adita berpikir Arion tidak akan menerima nya karena reaksi yang seperti itu.
Adita masih sempat-sempat nya melamun di situasi seperti itu.
__ADS_1
Adita memikirkan reaksi sang suami.
''Dia hanya melihat bentuk perut ku saja sudah membuat ku tegang, bagaimana jika ia tau jika saat ini bukan hanya ada satu melainkan ada tiga nyawa di dalam sana, dan semua itu perbuatan nya sendiri,'' batin Adita.
Sedang kan orang yang ada di sana hanya menatap Arion dengan geli.
Sebenar nya mereka tau jika Arion merasa terharu dengan semua itu, takut reaksi nya itu cukup membuat Adita was was.
Dan mereka semua tau dengan itu.
Setelah itu kepala pelayan meminta mereka untuk kembali karena tidak ingin moment sang tuan, dan nyonya menjadi terganggu.
Saat ini mereka semuanya masih diam bagaikan patung.
''Kamu beneran hamil?'' tanya Arion ingin memastikan.
Adita menjawab dengan tegas.
''Iya.''
Mendengar itu Arion mendadak linglung, dan detik berikut nya ia merasa pusing, dan setelah nya ia sudah tidak mengingat apapun lagi.
Adita ada yang lain nya menjadi sangat panik apalagi David, dia yang paling panik di antara semua nya. karena hanya dia yang mengetahui gimana perjuangan Arion untuk sembuh
Memulihkan kaki nya itu sangat sangat membutuhkan tenaga ekstrak kepergian yang awal nya hanya ingin pergi satu minggu sampai dia minggu, nyata nya semua itu hanyalah rencana.
Arion bahkan berada di luar negeri hampir 2 bulan lama nya hanya untuk memastikan jika kaki nya sudah normal seutuh nya.
Dari pada bolak balik, mereka memilih untuk tinggal.
Karena selama pengobatan kaki Arion sering kali mengalami nyeri, dan juga mati rasa.
Dan itu di sebab kan banyak hal.
David langsung membantu nya untuk membawa ke kamar.
Sedang kan Adita yang memimpin jalan.
David ingin memanggil dokter tapi ia tidak setuju.
"Biarkan aku yang merawat nya, jangan panggil dokter, dia hanya terkejut saja setelah mengetahui aku hamil,'' jelas Adita.
''Tapi saya yang lebih mengenal nya lebih dulu dari pada anda buk bos,'' jawab David.
Mendengar itu Adita merasa tersentil.
Dia juga tau jika ia hanya orang baru di kehidupan Arion tapi bukan berarti ia tidak mengerti bagaimana kondisi sang suami.
''Aku memang orang baru di sini, tapi aku ini istri nya, aku tidak akan mencelakai nya,'' jelas Adita.
''Tapi saya yang menemani nya di saat terpuruk,'' jelas David.
Seakan akan ia lah yang paling berhak atas Arion.
Adita yang memang merasa sangat lelah, akhir nya mengalah.
''Baiklah lakukan semua nya, jangan libat kan aku di dalam semua ini,'' ucap Adita sedih.
''Dan selagi pak bos di periksa mohon jangan berulah buk bos,'' ucap David.
__ADS_1
Kepala pelayan mendengar itu semua, tapi ia juga tidak bisa melakukan apapun.
Ia tau maksud dari David karena sangat khawatir dengan tuan nya, tidak Adita juga tidak salah karena ia tau Adita yang paling memahami suaminya dari pada tuan nya sendiri.
Adita memilih untuk pergi karena ia merasa sudah tidak butuhkan lagi.
Adita sadar jika keberadaan nya masih belum di terima sepenuh nya oleh orang-orang Arion.
Dan itu bukan salah mereka, itu salah nya.
''Mungkin aku memang tidak di takdir kan untuk menjadi bagian di keluarga ini,'' jelas Adita.
Adita memilih untuk pergi, pikiran ya sangat kacau.
Dia pergi tanpa ada yang mencegah atas perintah dari kepala pelayan.
Bukan nya tega toilet karena ia tau.
Jik Adita butuh waktu, dan jug biar lah ini menjadi pembelajaran jug untuk David.
Jika Adita adalah nyonya di rumah ini.
Biarlah Arion yang menanggung semua nya.
Biar kan dia bersikap tegas layak nya seorang suami, biar kejadian ini tidak terjadi lagi di masa depan.
Agar keberadaan Adita di terima dengan benar di kediaman Arion.
Kepala pelayan itu tau jika ia sudah lancang.
Tapi ini waktu yang pas, agar yang anak buah bisa memposisikan diri mereka, dan nyonya tetep lah nyonya.
Baik keberadaan nya di terima atau tidak seorang nyonya harus di patuhi.
Setelah melihat Adita pergi ke luar gerbang kepala pelayan memerintah kan semua nya untuk tutup mulut.
Tidak ada yang berani membantah nya, karena dia yang paling di hormati di mansion itu.
Adita pergi dia tidak membawa apapun.
Hand phone, dan yang lain nya i tinggal kan.
Biar lah dia mencoba untuk melupakan semua nya.
Bagaimana menurut kalian bestie. Apakah Adita kenakan kenakan?.
Bagaimana pendapat kalian tentang itu jangan lupa koment di bawah ya.
Like, vote juga jangan lupa.
Sebelum itu author mau minta maaf karena jarang update.
Author lagi kurang sehat.
Semoga kalian semua sehat selalu.
Jangan lupa jaga diri ya bestie karena cuaca nya sangat lah tidak mendukung, pastikan keluarga kalian juga ya, karena kesehatan adalah yang paling utama.
Sampai di sini dulu.
__ADS_1
Author pamit.
Assalamualaikum bye bye bestie.