Kutukan Sang Mantan

Kutukan Sang Mantan
Hukuman


__ADS_3

Saat ini Adita sedang berada di pedesaan.


Dia sudah berpesan pada Lusi untuk tidak mencari nya, dan untuk butik ia sudah mendapat kan orang yang bis ia percaya.


Adita hanya ingin pergi sejenak.


Permasalahan dengan orang tua nya, Arion yang baru kembali, David yang tidak menganggap nya semua Adita pikir kan.


Adita hanya ingin tenang sejenak.


Bukan berniat untuk kabur.


Jika ia boleh bersikap egois ia lebih memilih untuk mempertahankan posisi nya di kediaman sang suami.


Tapi itu membutuhkan tenaga ekstra.


Dan Adita tidak mau itu terjadi karena ad tiga nyawa yang harus ia jaga.


Mood nya tidak boleh sering buruk, Adita pergi hanya untuk mencari ketenangan.


Dan untuk Arion ia yakin suami nya itu akan baik baik saja.


Karena ada banyak orang di sekeliling nya.


Dia tidak menyalahkan David.


Dia tau jika David hanya mengkhawatirkan Arion.


Tapi kata kata yang ia keluar kan seakan-akan memperjelas jika diri nya hanya lah orang asing di sana.


Dan itu sangat mempengaruhi emosi nya.


Setidaknya jika pun David ingin memanggil dokter, bicara lah baik baik, Adita juga bukan orang ingin selalu di turuti.


Saat ini Adita berada di sebuah rumah sederhana yang nampak sangat asri.


Dan itu adalah rumah yang ia beli waktu masih kuliah.


Itu adalah tempat ternyaman nya, tidak ada polusi seperti yang ada di kota.


Tidak ada suara bising kendaraan.


Di sana nampak sangat lah sejuk, dan cocok untuk seseorang ya g ingin menjernihkan pikiran.


Rumah itu hanya ada dua lantai dengan 5 kamar tamu, dan satu kamar utama.


Lengkap dengan semua peralatan nya, karena sekalipun Adita jarang ke sana tapi tempat itu ada yang jaga.


Rumah itu sudah di renovasi sesuai keinginan nya, jadi Adita merasa lebih nyaman.


Ada beberapa foto keluarga nya di sana, dan Adita berencana untuk menurunkan nya.


''Lebih baik tidak ada foto di rumah ini, lebih baik aku ganti dengan pajangan,'' putus nya.


Adita hanya ingin memulai semua nya dari awal.


Dengan hati yang damai, tidak ingin memiliki hati yang dengki, Adita akan mencoba untuk memulai semua nya dari awal sendiri, tanpa ada orang di sekeliling nya.

__ADS_1


Adita sadar jika ia tak pantas melakukan itu, tapi ini bukan keinginan nya, mood nya seringkali berubah tanpa alasan, dan Adita harus menjaga itu demi sang buah hati.


Sedang kan saat ini Arion sudah memulai sadar, hal pertama yang ia ucap kan adalah Adita.


Dan David merasa bersalah dengan itu.


Karena Adita benar, Arion pingsan bukan karena pengaruh pengobatan nya selama di luar neger, melainkan karena rasa bahagia yang ia rasakan.


Karena tubuh nya yang lemah ia jadi tidak bisa mengendalikan nya.


Sedangkan David sudah siap siap untuk menerima hukuman dari arion.


Karena ia sadar ia sudah sangat lancang dengan itu.


David sudah mencari keberadaan Adita, tapi tidak di temukan.


Ia sudah memerintahkan beberapa anak buah nya tapi mereka juga tidak menemukan nya.


David hanya bisa pasrah apalagi saat ia mengingat jika Adita sedang berbadan dua.


Dia lupa jika mood orang hamil selalu tak menentu.


''Di mana istri ku?'' tanya Arion.


Tidak ada yang berani menjawab.


Arion masih ingin merahasiakan tentang kesembuhan nya, karena ia ingin memberi kejutan untuk Adita.


Tapi siapa sangka malah ia yang di kejut kan.


Mendengar Adita hamil membuat Arion memiliki semangat hidup lagi.


Arion menatap mereka semua dengan curiga.


Apalagi saat David sedari tadi berjongkok di lantai.


''Apa yang terjadi?'' tanya Arion dingin dia sudah dapat menduga jika ada sesuatu yang buruk.


''Maaf kan saya bos,'' ucap David.


Karena David sadar, Arion bukan orang yang gampang di bujuk, dan tidak suka dengan hal hal yang basi basi.


Arion meminta semua orang untuk keluar agar ia bisa leluasa meluapkan semua nya.


Setelah semua orang pergi, Arion bangun.


''Jelaskan,'' pinta nya.


David menjelaskan apa yang terjadi.


Mendengar itu Arion hanya bisa menghela nafas.


Dia sadar David hanya khawatir terhadap nya, dan emosi Adita juga tidak stabil.


Jadi nya Arion hanya bisa diam, dia sadar mereka sama sama capek.


Begitu pun juga dengan dirinya.

__ADS_1


''Mintalah hukuman pada Kevin,'' ucap Arion.


Arion memang tidak menyalah kan David dengan apa yang terjadi, karena semua orang berhak untuk berpendapat.


Tapi kata kata yang David keluarkan itu tidak pantas untuk di keluarkan untuk nyonya di rumah itu.


''Jalani hukuman yang Kevin berikan sampai aku bisa menemukan keberadaan istri ku,'' ucap nya dingin.


David hanya mengaguk.


''Maafkan saya bos ,'' pinta David.


''Kamu tidak salah, dan istri ku juga, aku menghukum mu bukan karena itu melainkan karena kata kata kasar yang kau ucap kan untuk istriku, mau dia di terima atau tidak di kediaman ini kalian harus tai batasan, dia nyonya di rumah ini, jadikan ini semua pelajaran, sebelum kamu pergi urus lah pelayan itu,'' ucap nya dingin.


''Sekarang keluarlah,'' pinta nya dengan dingin.


David mengangguk.


Sebelum menjalani hukumannya, David menyeret pelayan itu bagaikan sampah.


Tak lupa David mengumpulkan semuanya, dan memberitahu apa yang terjadi.


''Menurut kalian apa yang harus dia terima sebelum menjalani hukuman yang sesungguh nya,'' tanya David tegas.


''Berikan dia pelajaran yang tidak akan ia lupakan seumur hidup nya,'' jelas yang lain.


''Apa yang membuat mu berani mengkhianati tuan, dan nyonya ,'' tanya kepala pelayan.


Pelayan yang berkhianat itu hanya bisa menunduk, dia bingung antara jujur atau tidak.


Dia bersimpuh di hadapan semua nya.


''Sampaikan salam ku pada buk bos, aku ingin berhenti jadi pelayan di sini,'' ucap nya.


Mendengar itu semua orang yang ada di sana jadi geram sendiri.


Karena bukan nya ingin mengakui kesalahan nya, pelayan itu malah berniat ingin lari dari masalah.


''Tidak ada yang perlu di bicarakan lagi, bawalah dia ke tempat yang seharusnya,'' ucap kepala pelayan.


Setelah itu David pergi dengan menyeret nya seperti sampah.


Setelah itu mereka bersikap biasa biasa aja.


Karena itu bukan urusan mereka.


Karena semua orang yang ingin bekerja di kediaman Arion.


Berarti mereka sudah menyetujui nya dengan nyawa mereka sendiri.


Sedang kan Arion memilih untuk menghubungi orang orang nya untuk mencari keberadaan Adita.


''Adita,'' hanya itu yang keluar dari mulut Arion.


Lanjut besok ya bestie.


Dan selamat awal bulan.

__ADS_1


Semoga bulan ini lebih baik dari bulan yang kemarin begitupun juga dengan rezeki kita, Amin.


__ADS_2