Kutukan Sang Mantan

Kutukan Sang Mantan
Ada apa dengan Adita?


__ADS_3

Adita pergi dengan perasaan yang lega.


Adita tidak benar-benar ingin mengakhiri hubungan nya bersama dengan kedua orang nya tua.


Hanya saja ia sudah terlalu capek dengan semua nya.


Adita merasa ia sudah tidak ada artinya di dalam hidup orang tua nya.


Adita tidak mempermasalahkan jika orang tua nya lebih menyayangi iris dari pada diri nya, tidak masalah jika orang tua nya lebih mendahulukan iris dari pada diri nya karena ia sudah terbiasa dengan itu semua.


Adita hanya tidak bisa menerima semua tuduhan yang mereka lontarkan, sekali pun orang tua nya tidak ingin mengucapkan apa-apa, tapi sikap mereka sudah menunjuk kan semua nya.


Apalagi di saat Adita mendapat kan tamparan dari sang ibu, orang yang sangat ia hormati lebih dari siapapun.


Adita juga sangat menyayangkan sikap iris yang merasa ia tidak cintai.


Adita tau jika Iris takut di singkirkan jadi ia memilih untuk mundur sekali pun semua nya adalah milik nya, dia ahli waris yang sah, tapi demi menghentikan semua nya, demi kebahagiaan semua nya Adita yang yang harus mundur.


Lagi pun saat ini ia tidak kekurangan apapun.


Ia memiliki saham dari keluarga Gunawan, memiliki saham di perusahaan sang suami, belum lagi usaha yang ia miliki.


Itu saja sudah cukup.


Adita tidak ingin mengotori hati nya sendiri hanya karena harta dunia, dan juga ada anak anak yang harus ia jaga.


Permasalahan nya tidak harus mengganggu nya nya, mood harus tetap stabil.


Jadi ia memilih untuk berdamai.


Iris tak kalah terkejut dengan apa yang Adita lakukan.


Dia sudah menyerahkan semua nya ke diri nya, tapi kenapa iris masih belum merasa bahagia, sedang kan sang mama hanya bisa menatap telapak tangan nya yang tanpa sengaja melukai pipi kandung nya, sang papa juga tak kalah terkejut nya, tadi ia pikir Adita hanya bercanda saat membicarakan hasil tes DNA.


Tapi setelah melihat hasil nya papa nya tidak bisa berkata.


Mereka tidak pernah berpikir hal sejauh itu, selama ini mereka pikir Adita baik baik saja.


Tapi dengan Adita melakukan tes DNA itu sudah menunjukkan jika sikap nya selama ini sudah keterlaluan.


Saat mereka hendak menyusul Adita, mereka di kaget kan dengan keluarga Gunawan yang membawa Adita dalam pelukan nya.


Dan sekarang mereka tahu, jika anak sulung yang Gunawan katakan adalah Adita, putri kandung nya sendiri.


Sekarang apa yang harus ia lakukan, semuanya sudah terlanjur terjadi.


Adita sudah terlanjur kecewa, dan sang papa ingat jika Adita memberikan flashdisk tentang kejadian itu.


Jika Adita benar benar tidak bersalah lenyap sudah.


Akhir akhir ini saja ia merasa kualahan karena Gunawan menarik semua dana di perusahaan nya.


Sekalipun itu tidak akan berdampak buruk para perusahaan tapi perusahaan mengalami sedikit kerugian.

__ADS_1


Mereka semua masih mencerna semua nya.


Di dalam ruangan itu kini menjadi dingin.


Tidak ada yang mengeluarkan sedikit pun suara.


Jika benar apa yang Adita ucapkan berarti mereka sudah sangat berdosa.


Mereka baru berpikir setelah orang itu pergi.


Hati yang kecewa tidak akan bisa di sembuhkan begitu saja.


Apalagi ucapan Adita mengenai hati mereka semua.


Iris tidak tau harus seperti apa, ia memang sudah menang dari Adita, tapi sekarang situasi nya berbeda.


Orang tua nya tidak akan lemah percaya kepada nya seperti dulu, dan itu membuat nya was was.


Malam hari ini Adita sudah terlihat biasa bias aja.


Dia baru di antar oleh supir Gunawan.


Saat tiba di mansion Adita terlihat banyak diam.


Mereka semua tau dengan apa yang terjadi hari ini, dan itu membuat semua nya sedih.


Tapi Adita tidak memikirkan itu lagi saat ini jantung nya sedang berdetak sangat kencang.


Adita merasa heran, tapi ia diam saja.


''Buk bos ingin makan apa,'' tanya Dini.


''Tidak ada.'' jawab Adita datar.


''Buk ini ini koki sedang membuat kan buk bos kue bola,'' ucap kepala pelayan.


''Taruh saja," balas Adita.


Sedang kan Adita sendiri sedang berpikir ada apa dengan nya.


''Ya Tuhan,'' ucap nya dengan menengadahkan kepala nya ke atas.


Mendengar itu semua, membuat mereka semua kalang kabut.


Adita melihat jam yang ada di ruang tamu, entah kenapa hati nya mengatakan akan ada yang datang.


Adita tidak tahu itu hanya perasaan nya atau memang feeling-nya sangat kuat.


Adita merasa Arion sedang menuju ke mansion nya.


Adita menatap semua orang yang ada di mansion tersebut.


''Kapan tuan akan kembali,'' tanya Adita.

__ADS_1


Dengan kompak mereka menggeleng karena ia memang tidak tau kapan majikan nya itu akan kembali.


''Apakah malam ini tuan akan kembali,'' tanya Adita lagi.


Lebih tepat nya ia memancing mereka semua.


Tapi itu semua tidak ada guna nya.


Karena memang merasa tidak tau apa apa.


''Kevin,'' gumam Adita.


Adita menghubungi Kevin tapi tidak ada jawaban, dan itu tambah membuat Adita curiga.


''Buka pintu utama,'' perintah Adita.


''Jangan di tutup jika aku tidak memerintah kan nya,'' lanjut nya lagi.


Saat Dini akan berjalan Adita menghentikan nya.


''Aku minta dia yang membuka, dan berjaga di depan pintu,'' jelas Adita pada orang yang telah berani mengkhianati nya.


Orang itu hendak protes, tapi langsung di cegah oleh kepala pelayan.


''Jika tidak mau, malam ini adalah malam terakhir nya mu di mansion ini,'' ucap kepala pelayan dengan tegas.


Dengan sangat terpaksa pelayan itu pergi, dan berjaga di depan pintu.


''Bi,'' panggil Adita.


''Iya buk bos,'' jawab kepada pelayan.


''Aku merasa suami ku sedang menuju ke sini,'' jujur Adita.


''Bukan nya tuan sedang ada di luar negeri,'' tanya kepala pelayan dengan heran.


''Aku hanya merasa saja,'' ucap Adita.


Saat kepala pelayan akan menjawab Adita memegangi jantung nya yang kian berdetak tak karuan.


Mereka semua panik, begitu pun juga dengan Adita.


Dia tidak tau ada apa dengan nya tapi Adita yakin ini hanya karena diri nya yang merasa gelisah.


Saat mendengar suara mobil Adita langsung berlari tanpa menggunakan alas kaki.


Adita yakin itu adalah Arion.


Dan benar saja saat Adita keluar Arion sudah berada di luar pintu mobil dengan memandang ke arah nya.


Adita langsung berlari, dan memeluk erat suaminya itu dengan sangat erat hingga detik berikut nya Adita sudah tidak sadar kan diri di dalam pelukan Arion.


Sebenar nya ada apa dengan Adita?.

__ADS_1


Ada yang tau jangan lupa komet di bawah ya bestie.


__ADS_2