
Arion tetep akan menjadi Arion yang kaku, sekali pun sikap nya sudah berubah dengan nya bukan berarti ia akan bersikap manis.
Sikap manis itu hanya akan berlaku saat ia berada di ranjang.
Selebih nya Arion masih berusaha, setidaknya ia sudah tidak berkata kasar lagi.
Adita yang merasa kesal langsung duduk di pangkuan Arion .
Arion yang sedang fokus langsung menoleh ke arah Adita.
''Kenapa dengan ekspresi mu itu,'' tanya Adita pura pura tidak tau.
''Kenap kamu duduk di sini,'' tanya Arion.
''Emang nya kenapa, aku istri mu, apa gak boleh kamu melarang ," balas Adita ketus.
''Bukan begitu hanya saja, aku kaget,'' jujur Arion .
''Kalau begitu mulai hari ini kmu harus terbiasa karena di kemudian hari akan sering aku lakukan,'' jelas Adita.
''Saat kita berdua,'' tanya Arion kikuk.
''Tidak, aku lebih suka di depan orang banyak, biarkan mereka menikmati tontonan gratis dari majikan nya,'' jelas Adita.
Tentu saja apa yang di kata kan oleh Adita itu hanya lah kebohongan.
Mana mungkin Adita akan melakukan itu, sekalipun ia orang yang nekat tapi bukan berarti ia akan memamerkan kemesraan nya bersama dengan sang suami.
Ad hal yang harus Adita jaga.
Termasuk kewibawaan, dan juga perasaan sang suami.
Jika diri nya yang terlalu agresif itu akan membuat Arion kecil hati karena kondisi nya yang tidak memungkinkan untuk bergerak.
Ada keterbatasan untuk Arion.
Dan kenapa ia melakukan itu, jawaban nya hanya untuk mengalihkan pikiran Arion saat ia meminta sesuatu.
Karena jika ia meminta bantuan di saat Arion fokus, maka itu akan berbuntut panjang.
Tidak perlu waktu lama untuk mengenali Arion, karena sejati nya Adita sangat mudah memahami karakter seseorang.
Bukan maksud Adita untuk memperdaya Arion tapi kondisi nya sangat mendadak.
Sekalipun gedung itu tidak harus jadi, tapi kesan nya ia akan terlihat terburu-buru oleh orang lain.
__ADS_1
Dan mau tidak mau ia harus meminta bantuan Arion.
Karena dengan kekuasaan Arion tidak akan ada yang bisa menolak panggilan nya.
Adita sengaja menggoda Arion, sedang kan Arion jangan di tanya ia sedang menahan nafas nya.
''Jangan sekarang Adita, aku masih banyak kerjaan,'' ucap Arion dengan memejam kan mata nya.
''Kamu lanjut kan saja, aku tidak akan mengganggu,'' jawab Adita.
''Tapi kamu menggangu konsentrasi ku," jelas Arion .
''Itu urusan mu lagian ini sudah bereaksi," jelas Adita tak tahu malu.
Adita memang sengaja melakukan itu untuk melancarkan aksinya malam ini lagian tidak dosa Arion adalah suami nya, dan mereka halal melakukan apa saja, dan itu akan menambah pahala untuk nya, Adita tidak peduli dengan apa pandangan Arion terhadap nya, lagian setelah itu mereka akan terpuaskan satu sama lain, sekalipun Arion tidak bisa bergerak leluasa tapi bukan berarti Arion lemah dalam ranjang.
Adita sendiri sampai kualahan jika haras memenuhi kebutuhan sang suami.
Tapi ada rasa bahagia juga karena Arion sangat lah memuja nya.
Adita sudah membuka bagian Arion, dan ia melakukan apa yang inginkan karena ada kesenangan sendiri di saat Arion tidak puas jika melakukan nya sendiri.
Apa yang terjadi setelah nya?
Tentu saja Arion kalah, Adita memimpin permainan, dan di saat yang bersamaan ia mendapat kan apa yang ia mau, dengan alasan teman nya yang membutuhkan bantuan.
Karena untuk pindah mereka sudah terlalu lelah.
Pagi hari nya Adita sudah menyiapkan keperluan Arion, sedangkan diri nya akan pergi ke kantor.
Ada rapat yang harus ia hadiri, dan kebetulan ia salah yang akan ber presentasi.
Adita Mengendari mobil nya dengan kecepatan sedang, dan sampai di sana ia langsung mendapat sorotan tajam dari semua karyawan.
Adita merasa bingung tapi ia sudah menebak menebak apa yang terjadi, pikiran nya hanya mengarah pada satu orang.
Siapa lagi kalau bukan adik angkat nya, Iris sudah pasti melakukan sesuatu untuk menjatuh kan namanya, karena sedari kecil mereka tidak pernah akur karena Adita merasa Iris hanyalah gadis yang egois, sedangkan Iris berpikir Adita orang yang sempurna dan ia ingin merebut apapun yang dimiliki oleh Adita terutama tentang kedua orang tuanya.
''Kali ini apa yang di lakukan oleh dia,'' heran Adita.
Dan tak jauh dari nya ada dua orang yang sudah menunggu nya.
Siapa lagi kalau bukan sahabat nya, dia adalah Alia, dan Neni.
Dua orang yang selalu membela nya dari hal apapun itu.
__ADS_1
Sedangkan tak jauh dari mereka, ada Iris dan dua kurcaci nya yang sedang memanas manasi Adita.
''Kenapa dia sangat tega melakukan ini terhadap mu Iris,'' ucap nya.
''Aki gak nyangka ternyata dia yang merebut calon suami terlebih dulu, pantes saja kemu membalas nya dengan mengambil Irham, itu adalah karma untuk nya, tapi untung lah Irham bisa mencintai mu dengan mudah, jadi kamu tidak akan kesulitan di kemudian hari,'' ucap nya.
Sedangkan Adita merasa cuek.
Dia berjalan ke arah ruangan, dan Adita ingin membalas telak pembicaraan mereka dengan menunjukkan beberapa tanda kepemilikan di heler nya.
''Wah Adita ada apa dengan heler mu?'' tanya Neni.
Karena mereka tidak ada yang tahu jika diri Adita sudah memiliki suami.
Yang mereka tahu Adita sudah tidak bersama dengan Irham.
''Biasa tadi malam ada nyamuk yang nakal tapi gpp kok,'' jawab Adita sengaja mengeraskan suara nya.
Adita hanya ingin memberitahu Iris jika kehidupan nya baik baik, rumah tangga nya pun baik baik saja karena Adita sudah merasa lelah dengan hidupnya.
Menjauh dari masalah mungkin akan mengurangi rasa penat nya.
Iris yang mendengar itu mendadak panas, tapi ia masih menyangka jika Adita sedang berbohong.
Saat rapat pun Iris tidak memperhatikan rapat.
Ia hanya menatap Adita dengan nyalang.
Tapi detik berikut nya Iris tersenyum karena ia sudah berhasil menukar laporan milik Adita dengan yang lain.
''Kau akan nyesel, Kak karena sudah bermain main dengan ku,'' batin nya.
Adita juga tersenyum karena apapun yang di lakukan oleh Iris sudah ada di dalam genggamannya.
Adita berdiri untuk melaporkan kerja tim nya selama sebulan ini.
Saat Adita membuka proposal nya, ia sudah tidak terkejut lagi karena ia sudah tau jika proposal nya sudah di tukar.
Tapi untung lah ia yang membuat proposal itu sendiri jadi ia sudah faham tanpa harus memegang proposal nya.
Lagi, dan lagi Iris kalah telak.
Cukup untuk hari ini ya bestie, dan maaf author gak bisa update tiap hari entah lah selalu saja ada kesibukan yang tidak bisa di tinggalkan.
Semoga kedepannya bisa Istiqomah.
__ADS_1
Amin.