Kutukan Sang Mantan

Kutukan Sang Mantan
Bibir kering


__ADS_3

Pesta yang mereka anggap sebagai kebanggaan itu kini menjadi bumerang untuk keluarga Fanghoten.


Apalagi saat mengetahui jika nama baik mereka sedang di pertaruhkan.


Itu semua berdampak pada perusahaan, bahkan papa Adam selaku pemilik perusahaan, sudah 3 hari tidak pergi ke kantor. karena pintu gerbang perusahaan, akan selalu ramai dengan banyaknya wartawan mereka meminta penjelasan tentang pesta yang meriah, yang mereka adakan untuk Iris. Sedangkan Adita yang jelas-jelas putri kandung nya hanya mengadakan akad dan itupun di rahasiakan.


Mereka seakan ingin menuntut keadilan untuk Adita.


Papa Adam, dan mama Anita merasa kaget, dengan apa yang di beritakan di luar sana.


Mereka akan ingin menguliti nya hidup hidup.


Di sini mereka masih ada sadar dengan apa yang mereka lakukan.


Karena menurut nya itu sudah sepatutnya untuk di lakukan.


Sebagai orang tua kandung nya dia juga ingin yang terbaik untuk Adita, takut di sini Adita memang tidak meminta resepsi.


Bahkan setelah akad, Adita tidak lagi mengunjungi nya, seakan akan ia menjaga jarak dengan keluarga nya sendiri.


Dan itu membuat tuan, dan nyonya Fanghoten merasa jika hanya Iris yang peduli dengan nya, maka dari itu semua kasih sayang mereka berikan semua nya pada Iris.


Iris juga terkena dampak nya dia tidak pernah keluar rumah, bahkan untuk sementara waktu ia akan tinggal di rumah mertua nya tersebut.


Iris pikir menikah dengan Irham orang yang ia cintai, bisa membuatnya bahagia. Tapi nyatanya tidak.


Baru tiga hari ia tinggal di rumah mertuanya, dia sudah dituntut untuk hamil. Bahkan mereka menyalahkan nya karena mereka semua tahu, hubungan Iris dan Irham sudah terjalin jauh sebelum adanya pernikahan itu. Mereka juga tahu jika Irham dan Iris sering menghabiskan waktu bersama, dan pasti mereka melakukan hubungan yang terlarang. Tapi sampai sekarang kesenangan mereka itu tidak membuahkan hasil.


Keluarga Irham ingin mereka memiliki anak terlebih dahulu sebelum Adita.


Karena cucu pertama akan mendapatkan lebih perhatian, dan setelah itu mereka ingin mengecoh kebahagiaan itu dengan menguras harta dari Fanghoten.


''Bisakah Mama, dan Papa tidak terlalu menuntut anak dari ku,'' tanya Iris pada mertuanya.


''Aku memang melakukan hubungan itu, sebelum menikah dengan anak kalian! tapi jangan salah kan aku jika aku belum bisa hamil, tanyakan itu pada putra Anda, kenapa dia tidak bisa menghamili aku.'' lanjut Iris.


''Selama ini aku sudah mengikuti semua keinginan kalian, tapi perlu di garis bawahi, di sini aku yang berkuasa kalian jangan terlalu memaksa ku jika tidak ingin menyesal.''

__ADS_1


Selama ini Iris sudah melakukan apa yang mereka inginkan, selalu berusaha yang terbaik agar bisa mendapatkan kepercayaan dari orang tua Irham.


Iris selalu bersikap baik, agar orang tua Irham memiliki simpati pada nya ketimbang Adita.


Dan tak jarang juga, Iris selalu memberikan mereka barang barang yang mewah, agar mereka berada di pihak nya, dan benar saja setelah itu mereka memihak nya, bahkan secara tak langsung langsung menyuruh Irham untuk berhubungan dengan Iris sekali pun masih memiliki hubungan dengan Adita.


Tapi sekarang Iris tidak akan bersikap bodoh lagi.


Ia tidak ingin di peralat lagi, sekarang ia sudah menjadi istri dari Irham, dan ia yang akan berkuasa baik di kediaman Fanghoten, atau pun di keluarga Irham.


''Kamu jangan kurang ajar, Iris ingat kami ini mertua mu,'' ucap mama Irham.


''Ya, aku tahu tapi kalian jug sadar diri aku sudah mengangkat derajat kalian dengan menjadikan ku menantu," balas Iris.


''Yang perlu kalian ketahui setelah ini aku tidak akan mau di suruh suruh kalian lagi, dan sebalik nya kalian yang akan mengikuti semua keinginan ku jika tidak aku tidak akan memberikan apapun pada kalian,'' ancam Iris.


Ke dua orang itu hanya bisa menatap Iris tajam.


Tapi mereka tidak bisa melakukan apa-apa karena bisnis mereka saat ini juga sedang bermasalah itu dikarenakan Irham gagal dalam proyek yang menyebabkan kerugian besar.


Sedangkan Adita sendiri masih berada di apartemen. Dia sangat menikmati apa yang sedang terjadi dengan keluarganya.


Adita sudah menyiapkan diri untuk menyambut Arion .


Tapi sayangnya, mata nya tidak bisa diajak kompromi.


Adita tidak sanggup jika harus menunggu Arion lebih lama lagi.


Adita memilih untuk mengistirahatkan mata nya sejenak, dia hanya berharap saat dia membuka mata, Arion sudah berada di sampingnya dengan memeluk dirinya.


Sedangkan Arion memilih untuk pulang ke mansion tidak akan pulang ke apartemen milik Adita.


Karena dia akan kedatangan dokter, di mana itu adalah terbaik yang di oleh David.


Arion sudah mantap akan melakukan operasi di bagian kakinya.


Di akan menjaga Adita dengan kakinya sendiri, dan tekat nya itu sudah ia bulat kan saat mengetahui jika sang sang istri seorang desainer ternama.

__ADS_1


Arion ingin diri nya pantas berdinding dengan Adita.


Begitu pun Adita yang selalu mengasah kemampuan nya agar ia bisa terlihat pantas saat di sandingkan dengan Arion.


Mereka sama sama ingin menjadi pendamping yang sempurna untuk pasangan masing-masing.


Selama beberapa hari ini Arion pergi, dia selalu berpikir dengan keras, tentang pekerjaan, Adita, rumah tangga nya, dan juga keadaan nya sampai akhir nya ia berani mengambil tindakan untuk melakukan tindakan dengan kaki nya, dan itu akan di lakukan beberapa hari lagi.


Maka dari itu dokter itu akan melakukan sebaik mungkin, dan secepat mungkin agar Arion bisa kembali pulih.


Arion langsung di sambut oleh beberapa pelayan, tentu saja Arion tidak akan menemukan Adita.


Dan Arion sendiri tau, jaya saja ia merindukan sang istri.


Sebelum dokter itu tiba, Arion memilih untuk membersihkan diri nya, dan beberapa menit kemudian dokter yang di tunggu-tunggu akhirnya datang.


Dan mereka langsung melakukan pengecatan secara menyeluruh.


''Bagaiman,'' tanya Arion.


''Saya lihat anda memiliki peluang besar untuk sembuh, hanya saja kita harus pergi ke negara lain untuk menjalani nya,'' jelas dokter itu.


''Apakah tidak bisa di lakukan di sini,'' tanya Arion.


''Terlalu banyak resiko,'' jawab nya.


Arion hanya mengaguk karena ia padam dengan apa yang coba dokter itu kata kan.


''Butuh berapa lama,'' tanya Arion.


''Dua Minggu perkiraan yang paling cepat, dan bisa lebih dari itu.''


''Baik lah persiapan kan semua nya, aku tunggu kabar selanjutnya," jelas Arion.


Dokter itu mengangguk, dan langsung pamit.


Begitu pun jug dengan Arion ia akan pergi ke apartemen Adita.

__ADS_1


Karena Arion merasa b*bir nya terasa kering, dan ia butuh sesuatu untuk menyegarkan nya.


Jangan lupa dukungan nya bestie.


__ADS_2