Kuyup

Kuyup
Keributan pagi hari


__ADS_3

"Itu dia yang diomongin dateng" Seru Alan melihat Ryder menuruni tangga.


"Pagi semuanya" sapa Ryder menarik kursi.


"pagi"


"Pagi sayang, dimana menantu mommy"


"Palingan juga ditinggal lagi" sahut Alan mengisi piringnya dengan sup buatan Mommynya.


"Eh, yang ditanya tuh gue. kok lo yang jawab si"


"Tapi emang bener kan"


"Udah udah, kalian tuh kerjaannya ribut terus. bisa ngak sih sehari aja nggak ribut"


"Ngak" jawab kakak beradik itu bersamaan.


"Ampun mom ampun"


"Akhh sakit mom"


pekik Alan dan Ryder karena Petty memukul kepala mereka dengan centong sayur.


"Rasain itu"


"Sakit tahu mom" kata Ryder mengusap kepalanya yang berminyak.

__ADS_1


"Iya, mommy galak banget. pantesan Daddy jarang dirumah ternyata ...."


"ternyata apa?" potong Petty, tangannya terangkat menggenggam centong sayur bersiap siap memukul kepala putra sulungnya.


Sedangkan Ryder yang melihatnya sekuat tenaga menahan tawa, bisa bisa dirinya juga ikutan jadi korban.


"ternyata banyak kerjaan"


"Bohong mom, tadi Al mau bilang kalau Daddy jarang pulang ternyata takut sama mommy yang kaya Monster" jawab Ryder cekikikan. sedangkan Alan yang tertangkap basah langsung membulatkan matanya. "Adek sialan, ember banget mulutnya. gue sumpahin, lo bakalan dapat hukuman yang lebih berat dari gue" kata Alan dalam hati.


"Akhh sakit mom" pekik Alan karena telinganya dijewer Petty.


"Anak kurang ajar, rasain ini" Petty menguatkan tarikannya.


Ryder yang melihat Alan kesakitan tak kuasa menahan tawanya. "Emang enak"


"Awas lo ya, gue nggak akan biarin lo ketawa sementara gue tersiksa" kata Al dalam hati, memelototi Ry.


"Ngak mom, aku ngak melototi mommy tapi Ry"


"Emang kenapa sama Ry"


"Liat deh, udah jam segini Alesha belum keluar juga. Dia pasti abis buat sesuatu sama menantu kesayangan mommy" kata Alan mengalihkan perhatian Petty.


"Anj*r dia tau, atau jangan jangan dia nguping lagi" kata Ryder dalam hati.


"Oh ya, dimana Alesha"

__ADS_1


"Alesha ..." Ryder membulatkan matanya melihat Al mengendap endap pergi.


"Jawab, bukannya malah melototi mommy. atau jangan jangan benar yang dikatakan ... loh dimana Al"


"Al dah pergi, aku juga harus pergi. nanti telat lagi" Ryder bangkit dari duduknya.


"Jawab dulu pertanyaan mommy Ry, dimana Alesha" Petty menatap putra bungsunya curiga.


"Dia di kamar"


"Di kamar? kenapa dia nggak turun?"


"Alesha lagi sakit mom, makannya dia perlu istirahat"


"Kenapa kamu nggak bilang dari tadi"


"Eh, mommy mau kemana?" tanya Ryder karena mommynya buru buru menaiki tangga.


"Mommy mau lihat keadaan Alesha" jawab Petty tanpa menoleh kearah Ryder.


"Mampus gue" kata Ryder dalam hati. ia tak tinggal diam, Ry segera mengejar mommynya agar kebohongannya tak terbongkar.


"Mommy" kata Ryder membuat Petty yang hendak mendorong gagang pintu mengurungkan niatnya.


"Kenapa? katanya kamu mau berangkat, ada yang ketinggalan?"


"Nggak, cuma aku mau bilang kalau mommy jangan nemuin Alesha dulu"

__ADS_1


"Emang kenapa? mommy cuma mau tahu keadaan menantu mommy. emang salah?"


"Nggak bukan gitu, cuma dia lagi ngak mau diganggu. jadi lebih baik nanti aja mommy nemuin Alesha, biar dia bisa istirahat dulu" Ryder meyakinkan Mommynya agar tidak masuk dan melihat keadaan Alesha yang sebenarnya. "Mampus gue, semoga aja mommy percaya" kata Ryder dalam hati.


__ADS_2