Lebih Baik Denganmu

Lebih Baik Denganmu
bab10


__ADS_3

mereka sudah sampai di sebuah cafe,


handphone Sani berdering tetapi Sani tidak mengangkatnya.


"siapa sayang,,?kenapa kamu tidak mengangkatnya,?


tidak penting sayang,,!Sani memasukkan hanfonnya kedalam tas.


beberapa menit kemudian hanfonnya kembali berdering.


kriiiing.....kriiiing......


henfon Sani kembali berdering,Sani melihat sekilas lalu menon aktifkan ponselnya


"angkat saja siapa tau penting!


tidak sayang hanya Arumi yang menelfon ku,bohong sani kepada Dani.


"sayang apa kamu sibuk?,kenapa tidak pernah menjawab telfonku.


apakamu tidak merindukanku,?dan membuka pembicaraan.


"maaf sayang,aku sibuk Ahir Ahir ini,tapikan aku udah meminta Arumi menemuimu,,?apa dia tidak datang menemuiku..?


"sayang,,,!kenapa harus Arumi yang selalu menemuiku,aku ingin kamu yang datang,aku juga sudah menyiapkan kejutan untuk mu tapi semua gagal karna kamu tidak datang,,!!


sayang kamu selalu sibuk dengan pekerjaanmu,aku cuman takut kamu mengingkari janjimu lagi,makanya aku meminta Arumi untuk menemuimu.


kamu sudah sering mengecewakan ku.sani beralasan.


yang dikatakan Sani memang benar, tetapi Dani sudah bersikap adil antara dirinya dan pekerjaanya,tetapi Sani malah seakan akan menjauhinya.


"sayang aku sudah membagi waktuku untuk bisa bersamamu,tetapi kamu selalu menolak untuk menemuiku,menyuruh orang lain, bahkan kamu selalu mematikan ponselmu,,!


sayang kenapa kamu mengungkitnya aku cuman ingin kamu tau,akupun merasa kecewa ketika semua rencana yang telah kita susun harus batal karna pekerjaanmu.


tapi tidak seharusnya kamu melakukannya,aku sudah berubah dan ada untukmu mulai hari ini,percayalah sayang.


Dani meyakinkan kekasihnya itu.


Sani sudah tidak peduli dengan Dani lagi karna ia sudah nyaman dengan Reno.


"terserah kamu saja,Sani pergi meninggalkan Dani dikafe.


"sayang kamu mau kemana,,!!


"aku mau pulang saja,malas berdebat denganmu Sani meng hentikan taksi lalu masuk kedalam,dan meninggalkan kafe.


Dani mengeluarkan ponselnya,menelfon sessorang.


"iya tuan,,sahut seseorang.


lakukan tugasmu sekarang juga,jangan sampai gagal.

__ADS_1


"baik tuan..!


Dani sudah menyiapkan seseorang untuk membuntuti kekasihnya itu.


*****


Arumi mengantarkan seorang pelanggan kesebuah kantor,setelah sampai Arumi memarkirkan motornya,,


trimakasih mbak sang penumpang turun,membayar dan memberikan helemnya..


Arumi menerimanya,trimakasih jangan lupa bintang lima,Arumi tersenyum.


Asiap,,,ucap sang penumpang lalu masuk kedalam gedung.


gedung yanenjulang tinggi,begitu sibuk dengan berbagai aktifitas didalamnya.


Arumi memutar motornya,Arumi tidak sengaja menyerempet seseorang,lalu mereka terjatuh.


"maaf tuan saya tidak sengaja,,Arumi membantu orang itu berdiri,apa anda terluka tuan,,?Arumi melihat tangan laki laki paruh baya itu terluka,biarkan saya mengobatinya.


mereka masuk kedal loby kantor,banyak mata yang melihat heran,karna bos besarnya terluka,apa lagi keberadaan driver ojol disampingnya.


asisten Tio melihat bos besarnya lalu menghpirinya,


apa yang terjadi tuan,,?kenapa tangan anda terluka,,?Tio sedikit kuatir.


"tidak apa apa ini hanya luka kecil.jawab pak Deni .


"ayah apa yang terjadi denganmu,,?kenapa ayah bisa luka seperti ini,,? kita kedokter sekarang,Dani terlihat begitu khawatir.


"maafkan saya tuan,saya sungguh tidak.sengaja menabrak ayah anda,Arumi menundukan kepalanya merasa sangat bersalah.


orang yang ditabrak Arumi adalah pak deni,ayah Dani.


Dani menatap gadis yang tertunduk itu,Arumi ternyata kamu.!Dani memandang sinis Arumi.


"sudah ini hanya luka kecil,lagian juga ini salah papa Dani, sudah diobati juga,tidak perlu kedokter.


papa sudah tidak apa apa,pak Deni bangkit lalu masuk kedalam.


Arumi hendak pergi tetapi Dani menarik tanganya,membawanya masuk kedalam ruangannya lalu mengunci pintunya.


pak Deni yang melihat anaknya membawa Arumi ke ruanganyapun hanya tersenyum.


Arumi merasa sangat takut,apa lagi Dani mengunci pintunya,mbuatnya semakin ketakutan,


Dani menyuruhnya duduk,lalu daNi memulai berbicara.


"kenapa kamu menutupi kesalahan temanmu,sedangkan kamu tau dia bukan teman yang baik,,?


Arumi bingung tidak mengerti dengan apa yang dikatakan oleh Dani.


"apa yang anda katakan tuan saya tidak mengerti..!Arumi bingung

__ADS_1


Dani memegang dagu Arumi menatap mata gadis didepanya itu,tidak ada kebohongan di dalam matanya,mungkin Arumi memang tidak tau.


atau Sani yang meman fa'atkanya saja.


Arumi merasa gugup,jantungnya bergetar melihat tatapan mata Dani membuat jiwa jomblonya seperti mendapat angin surga.


Arumi masih terbuai,


Dani menatap wajah yang ada di depannya itu ,gadis yang terlihat polos, tanpa makeup hanya memakai lip balm.


entah mengapa Dani merasa senang melihat wajah Arumi,tatapanya yang teduh menyejukkan hati,selama beberapa menit mereka terdiam,


mereka berada di dalam lamunannya masing-masing.


tok....


tokkk...


suara ketukan pintu membuat mereka tersadar dari lamunanya, Dani membuka pintu.


melihat sang asisten berdiri di depan pintu.


"maaf tuan anda sudah ditunggu di ruang meeting,tuan besar juga sudah ada disana.


Tio melihat seorang wanita duduk disofa ruangan bosnya,bukanya itu gadis yang tadi.gumam Tio dalam hatinya.


baiklah kamu duluan nanti saya menyusul.


Tio melangkah kan kakinya menuju ruang meeting.


Arumi memutuskan untuk kembali menarik penumpang,karna masih pagi juga pikirnya.


Arumi bangkit dan keluar dari ruangan Dani.


untung saja kak Dani ada meeting,jadi aku bisa kabur darinya.


Arumi turun menggunakan lift menuju parkiran.


di parkiran Arumi bertemu Dani dan ibu Dewi.


"tante,kak Danu kok pagi pagi sudah disini,?


iya sayang Tante ada perlu didalam,Danu hanya mengantar Tante.


ia aku sekalian lewat mau kekampus ada kuliah jam 10.


"yaudah Tante masuk dulu,,bay sayang..


"bye Tante..Arumi memakai helmnya,


kak aku duluan ya ada orderan, kata Arumi.


"oke bye,,hati hati.lalu Dani masuk kedalam mobilnya.

__ADS_1


__ADS_2