
Danu melihat kakaknya mengendarai motor,Danu membuntutinya.
"apa yang kakak lakukan,kenapa naik motor ,dimana mobilnya,dan mau kemana apakah ada pertemuan dadakan.
dan masih banyak pertanyaan yang lain di kepalanya.
jalanan sangat ramai karna ini jam pulang kantor,membuat Danu kesulitan mengejar motor didepanya itu.
""si*l Danu memukul kemudinya,Danu terjebak macet,sedangkan motor yang ia ikuti sudah meng hilang entah kemana.
dengan terpaksa Danu harus bermacet macetan.
****
Dani membelokan motornya kesebuah mall,memarkirkan motornya lalu turun.
Arumi berpindah kedepan bermaksud untuk langsung pulang karna hari sudah sore,Arumi mencari cari kunci motornya.
"kenapa apa kamu mencari ini",?kata Dani sambil menunjukan kunci motor.
"iya kak",,aku mau langsung pulang,karna jam kerja ku sudah selesai jawab arumi.
hendak mengambil kunci motornya.
Dani malah memasukan kunci kedalam saku celananya.
"memangnya siapa yang mengijinkanmu pulang,kamu bahkan tidak mengantarkanku,tapi aku yang mengantarmu.
"tapikan kak"ini sudah sore,tempat ini juga jauh dari kosanku,aku juga harus menemui pak menejer untuk memberikan laporan,arumi memohon.
"oke sebagai gantinya temani aku nonton dulu sampai sopirku datang menjemput,mungkin sepuluh atau dua puluh menit saja,bohongnya.
"bagaimana,,?
tidak apa-apa kaliya dari pada harus kena omel pak ivan,lagian juga cuman sebentar,pikir Arumi.
"baiklah tuan aku akan menemani anda,jawab Arumi.
"kenapa kamu memanggilku tuan,,?kita sedang diluar Arumi jangan terlalu formal,,
Dani menegaskan.
"tetap saja anda adalah pelanggan saya,saya hanya ingin bersikap sopan kepada anda,,ejeknya.
"sepertinya kamu tidak menginginkan kunci motormu kembali,baiklah lakukan saja,Dani masuk kedalam mall meninggalkan Arumi.
Arumi mengejarnya,,tidak kak,,!maafkan saya.
saya tidak akan memanggil tuan lagi janji,,!Arumi mengangkat kedua jarinya membentuk huruf v.
__ADS_1
"baiklah ikuti aku saja dan jangan banyak bicara, Danu berjalan membeli dua buah tiket,minuman dan popcorn.
Danu memilih filem action kesukaanya,lalu masuk kedalam bioskop,Arumi hanya mengekor di belakangnya.
filem mulai diputar,Arumi merasa kurang nyaman dengan filem yang iya tonton,
berbeda dengan Dani yang sangat menikmati film kesukaanya itu.
Arumi menutup matanya saat melihat adegan peperangan,tetapi gesekan samurai dan pedang menggem diruangan itu membuat Arumi sangat ketakutan,Arumi merasa gelisah,suara samurai seakan menusuk gendang telinganya,Arumi menunduk dan menutup telinganya berharap sopir Dani segera tiba.
agar Arumi bisa cepat keluar dari tepat yang menakutkan untuknya.
Arumi lebih suka filem horor,dari pada action.
Dani meliat Arumi yang ketakutan la memegang pundak arumi sambil bertanya.
"apa kamu takut,,?
"iya..Arumi menjawab singkat.
"apa kamu mau pulang sekarang,,?
"iya,Arumi menjawab cepat tanpa mbuka mata dan telinganya,tubuhnya bergetar,wajahnya terlihat pucat.
Dani merasa bersalah sudah mengerjainya,Dani fikir Arumi hanya akan kesal,karna menonton filem yang ia pilih.
ahirnya mereka keluar sebelum filem selesai di putar.
"Arumi kamu tidak apa apa,,?
Dani memastikanya.
"tidak kakak",aku ingin ke toilet sebentar.
Arumi berjalan ke toilet yang tak jauh dari bioskop.
Arumi memuntahkan isi perutnya,menginat begitu menjijikan filem yang ia tonton itu.
kita pulang saja ini juga sudah malam,kata Dani.
iya lebih baik pulang saja kak,Arumi menengadahkan tanganya bermaksud meminta kunci motornya.
"untuk apa..?aku juga belum di jemput,jadi aku yang akan mengantar mu,memangnya kamu bisa mengemudi dengan kondisi begini.
Arumi pasrah,ia juga merasa lelah.
mereka keluar dari mall,diluar basah karna habis hujan,,.
ahhhhh....jaketku,,! jaket Arumi basah karna ia meninggalkanya di atas motor.
__ADS_1
dani melajukan motornya perlahan,membelah kesunyian malam,Dani mengajak Arumi makan sebentar dicafe,setelah selesai mereka melanjutkan perjalananya kembali.
Dani menepikan motornya saat melihat Arumi yang kedinginan,Arumi hanya memakai kaos lengan pendek dan celana jeans,karna jaketnya basah,Dani melepaskan jasnya dan memberikan kepada Arumi.
"pakailah supaya kamu tidak kedinginan.
"trimakasih kak Arumi menerima dan memakainya,kemudian motor kembali melaju.
Dani mengantar Arumi pulang ke kosannya,Arumi belum pindah dari sana,karna sulit mencari tempat kos yang pas menurutnya,motor sudah terparkir di dalam gerbang kosan,Arumi juga sudah mengembalikan jasny kepada dani.
kos putri tapi banyak laki laki disini,Dani tersenyum,
banyak laki laki yang mengg*da Arumi setiap kali ia pulang ke kosanya,tapi Arumi sudah kebal dengan mereka,bahkan mami Lely beberapa kali mendapat pesan dari seseorang untuk membujuk Arumi agar mau berkencan dengannya.
hujan turun lagi mbuat Arumi mau tidak mau membawa dani masuk ke kosanya tidak mungkin meninggalkanya diluar.
Arumi menemui mami Lely meminta ijin kalau temanya mampir sebentar karena sedang hujan.
mi,,!aku membawa temanku mampir,tidak lama hanya menunggu hujan reda saja kata arumi,sambil menunjuk Dani.
tidak apa-apa,disini bebes kamu bisa mbawa siapa pun yang kamu mau,mau menginap juga boleh,mami laly ber ucap sambil mengedipkan sebelah mata nakalnya.
Arumi membawa Dani masuk kedalam.
*****
Danu menelfon mamanya kalau ia akan pulang terlambat karna masih ada urusan yang harus ia selesaikan.
"hallo ma kayaknya aku tidak bisa makan malam dirumah,karna aku masih ada urusan,tidak apa apakan ma,,?
"tidak apa apa sayang papa dan kakakmu juga belum kembali,jawab mama Dewi.
lalu bu Dewi menelfon Dani.
krrrringgg.... krrrringgg...
henfon dani berdering,Dani segera mengangkatnya.
"hallo ma ada apa,,,?
"Dani kamu kemana kok belum pulang,,,!
"Dani masih diluar mah,mungkin akan pulang larut,disini juga hujan mah,,dani memberi tau sang mama agar tidak menunggunya.
"baiklah sayang hati hati,,.
kemudian telfon terputus.
Danu sudah mendapatkan apa yang ia cari.nama peng huni apartemen nomer 25,kamar atas nama pak bimo.
__ADS_1
ternyata sibujang lapuk yang memfasilitasi Sani selama ini,tapi lebih baik dari pada harus jadi pelakor pikir Danu.