
Hari ini Arumi sudah masuk kuliah,setelah mengantar mbak Sarah kekantor ya Arumi langsung ke kampusnya,
Danu melihat Arumi di parkiran,la menghampirinya.
"hey",kamu udah kuliah hari ini,,kenapa gak istirahat dulu,memangnya sudah sembuh,,? Danu meletakan telapak tanganya dikening atumi,mengecek suhu tubuhnya.
Arumi tersipu malu,karna Danu sangat memperhatikannya.
aku sudah sembuh kakak,tidak perlu khawatir,Kaka bisa lihat sendiri kan,kata Arumi sambil memutar tubuhnya.
"ya sepertinya memang sudah sembuh,,,!
"maaf,"aku belum sempat menjengukmu..
"tidak apa apa kakak",tidak perlu repot aku baik -baik saja.
"ayo kita kekantin",kamu pasti belum sarapan,,,!Danu meraih lengan Arumi membawanya ke kantin,mereka sarapan bersama sambil mengobrol.
Sani ....!Arumi melambaikan tanganya saat melihat Sani masuk kedalam kantin.
Sani berjalanenghampiri mereka,dan langsung duduk disamping arumi.
"kamu udah masuk hari ini,memang udah sembuh,,,?harusnya kamu istirahat dulu,aku bahkan berencana untukenjengukmu hari ini,malah kamu sudah kuliah.
Arumi hanya tersenyum,,aku sudah tidak apa-apa,lagian bosan tau dikosan gak ada kerjaan.
"oh iya",aku masih penasaran sama cerita kamu kemarin,,?kok kalian bisa putus..?
"iya karna kak Dani tau kalau aku punya pacar lagi,jawab Sani.
mereka mengobrol banyak,tanpa mereka sadari ada Dani disampingnya.
Dani hanya menjadi pendengar yang baik,dan mencerna semua perkataan dua wanita di depannya itu,sementara Arumi dan Sani larut dalam obrolan mereka.
Reno datang agak terlambat karna ada urusan dengan mantan pacarnya,yang tidak terima ia putuskan,reno langsung menuju kantin,Reno melihat kekasih dan sahabatnya ada disana,Reno lalau menghampiri Meraka.
"sayang",bagaimana apa sopirmu sudah pulang,,,?kalau belum nanti pulang kuliah aku ingin menjenguknya,,?Sani bertanya kepada kekasihnya yang baru saja duduk disampingnya,
"sopir kak Reno sakit,,,?Arumi bertanya lagi.
iya,tapi sudah diperbolehkan pulang pagi ini,jangan khawatir ucap reno santai sambil mengedipkan matanya kearah Danu,Danu hanya menggelengkan kepalanya pelan.
Danu sudah paham dengan sahabatnya yang satu ini.
********
__ADS_1
Dani melamun di dalam ruanganya,dani masih memikirkan perkataan papanya,
sepertinya papa sengaja memberi pilihan yang sulit untuknya.dani menelfon Tio agar datang keruangannya,
"keruanganku sekarang",Dani langsung menutup telfonya tanpa mendengar jawaban sang asisten.
ada apa lagi sihhhh,, pekerjaan ku masih menumpuk dan sekarang,,,aakkkh..Tio menghembuskan nafas kasar,melihat berkas yang menumpuk dimeja kerjanya,
Tio bangkit dan melangkah menuju ruangan bosnya.
tok....tokk...
Tio mbuka pintu dan langsung masuk,tio melihat ruang kerja bosnya yang berantakan,
tuan kenapa ruangan anda seperti kapal pecah,,,,?apa anda sedang ada masalah,kalo memang anda sedang ada masalah, anda meliburkan diri refreshing tuan,biar pikiran anda fresh..
Tio mencrocos sambil memunguti berkas yang berserakan dilantai.
"kamu benar Tio,tumben kamu pintar,,,! baiklah kamu urus kantor,dan beri tau Sarah agar menunda semua pertemuan hari ini. aku akan pergi refreshing seperti yang kamu bilang.
Dani langsung keluar dari ruanganya.
tuan...!
sepertinya aku salah bicara,kenapa malah aku yang kena getahnya,,,tuan anda menbah pekerjaanku menjadi sangat banyak,,rasanya aku ingin memakimu tuan ...
Tio melihat Sarah yang sedang duduk santai sepertinya Sarah tidak sibuk,
Tio mempunyai ide untuk mengerjai Sarah.
Tio berjalan menghampiri meja kerja Sarah.
"Sarah tuan Dani menyuruh untuk mengosongkan agendanya hari ini,karna tuan ingin refreshing hari ini.
"refreshing",kenapa tiba-tiba begini bahkan beberapa jam lagi ada meeting dengan tuan besar,mana bisa dikencel Tio,,,!
aku tidak tau sarah,,,!tua juga menyuruhmu mengerjakan ini,Tio memberikan setumpuk map yang ia pegang kepada sarah.
Sarah menerima map dari tangan tio,
Tio meninggalkan ruangan kerja Sarah sambil tersenyum penuh kemenangan,karna berhasil mengerjai Sarah..
Dani berjalan jalan di mall seorang diri,Dani tidak tau tujuannya kemall untuk apa, dani memutuskan untuk membeli sepatu.
Dani masuk ke salah satu brand sepatu terkanal. Dani mulai memilih sepatu yang cocok untuknya,
__ADS_1
ketika sedang asik memilih sepatu untuk ya Dani melihat Arumi dan Sani yang sedang berjalan menghampiri seseorang.
Dani mbuntutinya Dani melihat Danu disana.
Danu juga terlihat perhatian dengan Arumi,
apa Danu dan Arumi mempunyai hubungan,atau mungkin Arumi sengaja mendekati adiknya,,
Dani hanya menebak nebak saja,apa mungkin atumi menyukai adiknya,
ini tidak bisa dibiarkan semua wanita sama saja,pikir dani,,Dani mencari cara untuk menjauhkan Arumi dari adiknya,agar ia bisa memberi pelajaran kepada gadis itu.
Dani menelfon Danu memintanya untuk datang kekantor siang ini.
krrrringgg....
krrrringgg...
Danu mengangkat telfonya,
"hallo kakak",ada apa,,,? tumben telfon,,?
"datanglah kekantor siang ini",,apa kamu bisa,kakak tunggu.
baiklah kak aku akan ke kantor satu jam lagi.
Danu mematikan telfon dan menyimpannya di dalam saku celana,
Dani sudah menyuruh seseorang untuk menculik Arumi,sementara diriny kembali kekantor.
Meraka ber empat makan siang bersama sebelum mereka pulang,
setelah selesai makan Danu berpitan terlebih dahulu kepada temanya,karna ada urusan.
aku duluan ya ada urusan sebentar,,Danu berdiri.
Arumi juga ikut berpamitan,
aku juga duluan,aku harus jemput penumpang.
"wah kalian kompak sekali'",canda Reno kepada temanya.
kenapa kalian tidak pacaran saja,Sani menimpali ucapan kekasihnya itu.
Arumi dan danu terus berjalan tanpa menanggapi perkataan sepasang kekasih itu.
__ADS_1
Arumi dan Danu berpisah di parkiran,Danu sudah keluar terlebih dahulu.
Ari memakai jaketnya,ketika hendak memakai helemnya,ada seorang laki-laki menghampirinya dan membiusnya,hingga Arumi tak sadarkan diri,Arumi pingsan.