Legenda Pendekar Langit

Legenda Pendekar Langit
Ch 1 : Kaisar Pedang


__ADS_3

Angin sepoi-sepoi dengan rerumputan hijau yang terbakar, nampak seorang yang berusia sekitar tiga puluh tahunan di kepung oleh ribuan orang dan lengan kanan orang itu putus.


Orang itu masih memegang pedang di tangan kirinya, darah keluar dari mulutnya, semua badannya memiliki luka dan beberapa pedang yang masih menancap.


"Uhukk!!" Batuk orang yang berusia tiga puluh tahun itu mengeluarkan darah.


"Senior Xiao Feng serahkan Kitab Dewa Langit" Kata seorang paruh baya.


"Hahaha!!!, memberikan Kitab Dewa Langit padamu?, bermimpilah" Pemuda itu meludah dihadapan paruh baya itu dan menghunuskan pedangnya.


Ya cerita ini dimulai ketika aku berusia tujuh ditahun, dimana Sekte Aliran Hitam menculikku hingga aku menjadi salah satu anggota Sekte Aliran Hitam dan berakhir menjadi salah satu Tetua di Sekte Aliran Hitam.


Beberapa tahun setelah aku menjadi Tetua Sekte Aliran Hitam, aku menjadi incaran semua Kultivator Aliran Putih dan berakhir bersembunyi disebuah tebing yang jauh.

__ADS_1


Aku orang yang tidak berbakat sebagai seorang Kultivator, namun aku bisa menjadi Tetua Sekte Aliran Hitam diusia lima puluh tahun dan menjadi seorang yang dihormati meski banyak yang memandang rendah.


Butuh sekitar 43 tahun untukku menjadi seorang Tetua Sekte Aliran Hitam, itu merupakan sebuah lelucon tapi Ketua Sekte Aliran Hitam tidak terlalu memperdulikan dan hanya berharap semua tugas yang diberikan olehnya berjalan lancar.


Perjuanganku tidak berakhir disitu, lima tahun kedepan saat usiaku 55 tahun aku menemukan Kitab Dewa Langit hingga membuat kemajuanku dalam hal Kultivasi meningkat berkali-kali lipat dan memiliki tulang yang sangat kuat.


Banyak Kultivator Aliran Putih mulai menyelidikiku saat usiaku 58 tahun juga saat tiga tahun aku mendapatkan Kitab Dewa Langit dan diusia 75 tahun Kultivator Aliran Putih menemukan rahasiaku.


Sekte Aliran Hitam yang tidak terlalu memperdulikan Kitab Dewa Langit namun malah membantuku lari dari kejaran Kultivator Aliran Putih dan membuatku sangat antusias terhadap Sekte Aliran Hitam.


Aku tidak menyangka bahwa Sekte Aliran Hitam akan rela hancur demi membiarkanku lari dan bahkan mereka tidak ada niatan untuk mengambil Kitab Dewa Langit.


Sejak kehancuran Sekte Aliran Hitam, aku bersumpah akan membasmi para Kultivator Aliran Putih yang telah mengejarku dan membantai semua orang yang ada di Sekte Aliran Hitam.

__ADS_1


Meski kutahu tidak semua Kultivator Aliran Putih mengejarku, namun kebanyakan Kultivator Aliran Putih mengejarku dan berniat merebur Kitab Dewa Langitku.


Beberapa tahun sebelum aku mendapatkan Kitab Dewa Langit, di waktu itu Era Kekacauan telah melanda benua ini karena kemunculan Lima Artefak Dewa dan 5 Kitab Dewa yang membuat pertumpahan darah dibenua ini hingga mendwaskan 30% populasi benua ini.


Aku cukup beruntung karena menemukan Kitab Dewa Langit yang tidak sengaja kutemukan saat menerima misi untuk mengawal seorang bangsawan dari Kekaisaran.


"Senior Feng, saya tidak akan membunuh anda bila menyerahkan Kitab Dewa Suci" Kata paruh baya itu lagi dan menekankan dengan auranya.


"Hahaha!!, aku seorang yang sudah menjadi Kaisar Pedang bagaimana mungkin takut denganmu yang hanya seorang Setengah Langkah Kaisar" Xiao Feng berbicara dengan nada mengejek dan melihat jijik paruh baya itu.


To Be Continued


Makasih Readers yang sudah membaca Novel saya jangan lupa Like sama Komen ya Readers makasih 😁😁

__ADS_1


__ADS_2