Legenda Pendekar Langit

Legenda Pendekar Langit
Ch 7 : Tujuh Langkah Pedang Bayangan


__ADS_3

Xiao Feng kemudian mengajak Cheng Ning dan De Shing ketempat latihan untuk mempelajari ilmu langkah bayangan. namun Xiao Feng sendiri akan melatih ilmu dari Kitab Dewa Langit.


Setelah Xiao Feng memikirkan kembali tentang ilmu apa yang akan ia latih, ia kemudian ingat ilmu tingkat rendah yang paling cocok untuknya sekarang yaitu Seven Step Of The Heavenly Sword/Tujuh Langkah Pedang Langit dan Xiao Feng juga dulu memplajari ilmu ini.


Xiao Feng dulu telah mencapai penguasaan namun masih belum. kesempurnaan dan untuk mencapai kesempurnaan dibutuhkan keahlian yang cukup ahli.


Xiao Feng sendiri mendapatkan gelar Kaisar Pedang karena keahlian pedang yang cukup indah dan sangat mematikan. Xiao Feng dulu melatih ilmu Tujuh Langkah Pedang Langit hanya untuk digunakan sebagai pembantaian.


Tujuh Langkah Langit terdiri dari tiga bagian, bagian pertama akan membuat gerakan Pedang semakin halus beserta semakin mematikan dan bisa membuat bentuk Pedang yang besar bila memiliki tenaga dalam yang cukup.


Bagian kedua dari Tujuh Langkah Langit bisa membuat ribuan Pedang panjang dengan warna putih beserta kekuatannya sama dengan seorang yang mempelajari dan sangat mematikan.


Bagian ketiga menurut Kitab Dewa Langit bisa mengguncang surga bahkan membela gunung dengan sekali ayunan dan membunuh musuh tanpa melihat.


Meski Xiao Feng belum sampai kebagian ketiga namun ia sudah merasakan bahwa bagian ketiga sangatlah kuat dan mendominasi meski hanya ilmu tingkat rendah.


Cheng Ning beserta De Shing kini berlatih langkah bayangan dan nampak mereka cukup kesusahan karena langkah bayangan cukup sulit untuk dipelajari.


Namun Xiao Feng dengan cepat mencontohkan langkah bayangan kepada Cheng Ning dan De Shing.


"Begitulah" Kata Xiao Feng yang sudah mencontohkan langkah bayangan bagian pertama dan membuat Cheng Ning beserta De Shing terdiam.


"Saudara Feng apakah kamu pernah mempelajari langkah bayangan?" Tanya Cheng Ning yang penasaran dengan Xiao Feng yang tiba-tiba dengan cepat memahami bagian pertama dari langkah bayangan.


"Aku memiliki daya ingat yang bagus, karena itu aku bisa dengan sekali baca dan mengingat semua gerakan di buku itu" Balas Xiao Feng sambil tersenyum.

__ADS_1


De Shing tidak berkomentar karena tahu bahwa Xiao Feng tidak normal dan mungkin saja Xiao Feng seorang jenius. De Shing tidak tahu bahwa Xiao Feng mengandalkan daya ingatnya dikehidupan yang lalu dan bantuan dari Kitab Dewa Langit.


Mereka kemudian melanjutkan berlatih langkah bayangan dan Xiao Feng sendiri ingin mencoba ilmu Tujuh Langkah Pedang Langit.


Xiao Feng memegang pedang kayu yang diberikan oleh Tangsi, Xiao Feng sendiri merasa bernostalgia karena telah lama tidak memegang Pedang meski hanya Pedang kayu dan nampak senyum diwajahnya.


Xiao Feng dengan cepat mengayunkan Pedang itu dengan cara yang indah dan sangat cepat. meski sangat cepat kekuatannya bisa dengan mudah membunuh musuh.


Selang beberapa saat nampak Xiao Feng yang penuh dengan keringat dan Pedang kayunya telah menjadi dua. Xiao Feng sendiri hanya menghela nafas karena Pedang kayunya patah.


"Saudara Feng apa yang kamu lakukan hingga Pedang itu patah?" Tanya Cheng Ning sambil memasang wajah cemberut karena Xiao Feng selalu membuatnya terkejut.


"Tidak ada aku hanya ingin memainkan Pedang namun tidak menyangka akan patah" Balas Xiao Feng sambil menggaruk kepalanya.


"Benarkah, apa kamu tidak mencoba berbohong kepadaku?, bukankah kita sudah menjadi saudara akrab, kenapa tidak memberi tahu kami sedikit rahasiamu" Kata Cheng Ning sambil melototi Xiao Feng.


Xiao Feng hanya tersenyum kecut dan tidak bicara apa-apa karena memang dia tidak boleh membicarakan rahasinya. namun Xiao Feng menjelaslan bahwa dia dulunya dari Klan pendekar yang kuat dan memiliki banyak ilmu.


Xiao Feng juga menjelaskan bahwa ia mempelajari ilmu tingkat rendah yang pernah ia baca di Paviliun Klan Xiao, Cheng Ning dan De Shing masih tidak percaya namun mereka memahami bahwa setiap orang memiliki rahasianya sendiri.


**


Xiao Feng, Cheng Ning, De Shing seorang bocah tujuh tahun tapi memiliki akal yang melebihi thor sendiri, thor aja tujuh tahun masih plonga-plongo lah ini dah bisa gitu, #BUKANMAEN.


**

__ADS_1


Setahun setengah telah berlalu sejak Xiao Feng mempelajari Tujuh Langkah Bayangan dan kini Xiao Feng masih berlatih keras.


Xiao Feng kini masih berada di kamarnya dengan semua dekorasi kamar telah berubah beberapa karena Cheng Ning yang merubahnya dan Xiao Feng hanya diam saja.


Nampak Xiao Feng masih bermeditasi dengan sangat giat, keringat membasuhi tubuhnya dan nampak kualitas Tulangnya akan meningkat.


Xiao Feng merasa tubuhnya kesemutan dan beberapa kali merasa sangat kesakitan. namun Xiao Feng menahan itu dengan segenap tenaga dan sesekali meminum Pil.


Xiao Feng kini memakai satu set armor besi yang nampak telah ditingkatkan daripada waktu itu dan terlihat beban yang sangat berat. namun Xiao Feng masih memakainya karena berguna untuk meningkatkan Kualitas Tulangnya.


Terdengar suara retakan dari tubuh Xiao Feng dan Xiao Feng sendir merasa snagat kesakitan. rasa sakit itu tidak butuh waktu lama dan Xiao Feng sendiri membuka matanya dengan nafas yang terengah-engah.


"Masih belum meningkatkan ke Kualitas Tulang Kuat dan masih di Kualitas Tulang Besi" Gumam Xiao Feng sambil menghela nafas, ia memperkirakan seminggu lagi Tulangnya akan naik ke Tulang Kuat.


Xiao Feng kini nampak seperti bocah berumur lima belas tahunan dengan wajah yang tampan dan otot di seluruh tubuhnya. tinggi Xiao Feng sendiri sudah mencapai 163 meter dan rambutnya yang panjang diikat keatas.


"Sudah setahun setengah sejak aku melatih Tujuh Langkah Pedang Langit dan hanya mencapai bagian kesatu dengan sempurna" Kata Xiao Feng sambil berjalan menuju kehalaman latihan.


Setahun setengah ini Cheng Ning beserta De Shing telah meningkatk pesat namun masih jauh dari Xiao Feng, Cheng Ning dan De Shing telah mempelajari langkah bayangan beserta Pedang Bayangan.


Cheng Ning beserta De Shing telah mencapai bagian kesatu dari langkah bayangan dan bagian kesatu juga Pedang Bayangan. Xiao Feng sendiri langkah bayangan telah mencapai bagian kedua dan Pedang Bayangan telah mencari bagian kesatu dengan sempurna.


Tangsi sendiri cukup terkejut karena perkembangan Xiao Feng yang menakutkan dan membuatnya harus lebih banyak memberikan sumber daya karena peningkatan Xiao Feng yang menakutkan.


Xiao Feng sendiri berada di Ranah Spirit Profound/Roh Mendalam Tingkat Dua dan sudah bisa memadatkan tenaga dalam ke seluruh tubuhnya.

__ADS_1


To Be Continued


Makasih Readers yang sudah membaca Novel saya jangan lupa Like sama Komen dan Favorit ya Readers makasih 😁😁


__ADS_2