Legenda Pendekar Langit

Legenda Pendekar Langit
Ch 8 : Latih Tanding


__ADS_3

Kini De Shing, Cheng Ning, Xiao Feng dan Tengshi berada ditempat latihan karena mereka akan dilatih bertempur. Tengshi sendiri mengamati bahwa Kultivasi De Shing dan Cheng Ning cukup bagus.


Cheng Ning berada di Ranah Star Profound Tingkat Delapan dan De Shing berada di Ranah Star Profound Tingkat Tujuh. Tengshi tidak melihat Xiao Feng karena peningkatannya tidak masuk akal dan membuat Tengshi menggilingkan kepalanya.


Bocah berusia sembilan tahun benar-benar berada di Ranah Roh Profound Tingkat Dua, apakah ini masih masuk akal?, tentu saja tidak dan Tengshi sendiri cukup senang karena menerima Xiao Feng sebagai muridnya.


"Karena kalian sudah berumur 9 tahun, maka sudah saatnya bagi kalian untuk berlatih teknik bela diri dan setidaknya harus melatih beberapa jurus" Tengshi mulai menjelaskan kepada mereka dan terkadang memberikan beberapa saran.


"Xiao Feng sendiri memiliki jurus bela dirinya sendiri, namun Cheng Ning dan De Shing kalian masih belum memilikinya" Lanjut Tengshi kemudian ingin memberikan buku namun ia tidak jadi memberikannya.


"Hmmm.., De Shing dan Cheng Ning kalian lawan Xiao Feng sekuat tenaga terlebih dahulu untuk melihat jurus apa yang cocok untuk kalian".


De Shing, Cheng Ning dan Xiao Feng terkejut namun, Xiao Feng tersenyum dan mulai mengingat masa lalunya. dulu hanya De Shing dan Cheng Ning yang bertarung namun sekarang ia sendiri harus melawan dua monster ini.


"Saudara Feng, mohon berikan pencerahan".


Cheng Ning dan De Shing dengan cepat menunjukkan kuda-kudanya. mereka bersiap untuk menyersng Xiao Feng dengan seluruh tenaga karena tenaga dalam mereka sudah meluap-lupa dan bersiap untuk meledak.


"Jika begitu, mohon pencerahannya Saudari Ning, Saudara Shing".


Xiao Feng dengan cepat menunjukkan kuda-kudanya dengan tatapn tajam dan membuat Cheng Ning beserta De Shing bergidik. Tengshi juga yang melihat tatapan itu cukup terkejut dan menelan ludah.


Tengshi sendiri seorang Pendekar Kelas Raja Tingkat Bawah dan cukup kuat diantara Pendekar Kelas Raja Tingkat Bawah lainnya namun ia ketakutan dengan bocah yang berumur 9 tahun.


Pendekar dibagi menjadi Pendekar Kelas Tiga > Pendekar Kelas Dua > Pendekar Kelas Satu > Pendekar Kelas Surga Bawah/Tengah/Atas > Pendekar Kelas Raja Bawah/Tengah/Atas.


Untuk lainnya akan di kasih tahu bila Xiao Feng sudah mulai cukup kuat dan berada diantara Pendekar Kelas Surga maupun Pendekar Kelas Raja.

__ADS_1


Cheng Ning beseta De Shing dengan cepat melesat kearah Xiao Feng dengan bantuan jurus Langkah Awan dan dengan cepat menghilang. Xiao Feng tersenyum dan nampak ada seringai diwajahnya


Tengshi sendiri bingung dengan apa yang dilakukan oleh Xiao Feng yang hanya berdiam diri tanpa melakukan apapun dan nampak aura disekitarnya sangat tenang.


De Shing beserta Cheng Ning kini sudah hampir melesatkan pukulan mereka terhadap Xiao Feng, namun dalam hitungan beberapa detik De Shing beserta Cheng Ning langsung terpental.


"BUG!!".


Tengshi sendiri cukup terkejut dengan apa yang dilakukan oleh Xiao Feng, ia tidak menyangka bahwa Xiao Feng cukup kuat untuk langsung mementalkan Cheng Ning dan De Shing tanpa tenaga dalam.


"Xiao Feng cukup bagus, De Shing, Cheng Ning kalian akan lari sepuluh kali putaran dan membawa 50 batu masing-masing".


Cheng Ning beserta De Shing yang masih dalam keadaan batuk darah hanya menghela nafas dan tidak tahu harus bagaimana. Xiao Feng sendiri sudah cukup kuat tanpa tenaga dalam dan mereka yang sudah memakai seluruh kekuatannya langsung kalah dalam sekejap.


Xiao Feng tersenyum sinis saat melihat Cheng Ning beserta De Shing menatap tajam Xiao Feng dan membuat Xiao Feng tertawa. Tangshi kemudian memberikan satu buku masing-masing kepada Cheng Ning dan De Shing untuk dipelajari.


Xiao Feng sendiri langsung melanjutkan bermeditasi dikamarnya, sementara Cheng Ning beserta De Shing mendapatkan hukuman karena kalah telak oleh Xiao Feng dan mereka semakin termotivasi untuk menjadi lebih kuat.


Seminggu kemudian nampak Xiao Feng, De Shing dan Cheng Ning sedang latih tanding. Cheng Ning beserta De Shing terengah-engah sementara Xiao Feng tenang dan tidak ada tanda-tanda kelelahan.


"Saudara Feng, kenapa anda tidak memberikan kita beberapa kebaikan?".


Tanya Cheng Ning dengan wajah yang penuh dengan harapan agar Xiao Feng sedikit lebih lembut dalam latihan dan tidak menerbangkannya lagi seperti hari-harinya.


"Benar Saudara Feng, bukankah alangkah baiknya bila Saudara Feng sedikit memberikan kita kebaikan".


De Shing juga nampak sangat terpukul oleh Xiao Feng dan meminta untuk beberapa keringanan agar tidak terpental lagi. Tengshi sendiri hanya tersenyum dengan apa yang dilakukan oleh muridnya dan menghela nafas.

__ADS_1


"Baiklah jika begitu, aku akan menggunakan satu jurusku dengan 20% kekuatanku dan kalian dengan seluruh kekuatan kalian".


Xiao Feng dengan percaya diri mengangkat pedang kayunya dan tersenyum mengejek. Xiao Feng sendiri cukup tenang karena tahu bahwa mereka berdua masih belum dalam keadaan bisa mengalahkannya dan tidak mungkin Xiao Feng kalah.


De Shing beserta Cheng Ning mengangguk setuju dan dengan cepat mengeluarkan serangan terkuat mereka agar membuat Xiao Feng sedikit terluka. Tengshi juga sudah bersiap untuk menghentikan mereka bila kejadian tak terduga terjadi.


"Tarian Pedang Setan Bentuk Pertama".


"Pedang Beku Tanpa Nama Bentuk Pertama".


Cheng Ning beserta De Shing dengan cepat melesatkan jurus mereka kearah Xiao Feng dan nampak jurus mereka cukup kuat. Cheng Ning membuat banyak pedang es tanpa gagang dan De Shing dengan sebuah pedang yang ada bayangan orang bertanduk.


"Tujuh Langkah Bayangan Bentuk Pertama".


Xiao Feng dengan cepat membuat sebuah pedang panjang yang besar dengan samar-samar dan memancarkan aura yang menakutkan.


Percobaan pertama Tujuh Langkah Bayangan hanya dengan pedang kayu, apakah cukup kuat atau tidak?.


Kedua serangan dengan cepat bertabrakan dan membuat sebuah gelombang energi yang membuat gua bergetar kencang. untung ada Array Tingkat Tiga yang membuatnya aman dan tidak akan hancur.


Nampak Tujuh Langkah Bayangan Xiao Feng sedikit mendominasi karen dua serangan gabungan yang kuat dengan cepat langsung memecahkannya hingga hancur. Tengshi dengan cepat menahan serangan Xiao Feng yang mengarah kearah De Shing dan Cheng Ning.


Setelah Tengshi menangkis serangan Xiao Feng, nampak Tengshi terkejut karena tangan kananya cukup gemetar dan ada sedikit rasa takut.


To Be Continued


Makasih Readers yang sudah membaca Novel saya jangan lupa Like sama Komen dan Favorit ya Readers makasih 😁😁

__ADS_1


__ADS_2