Legenda Pendekar Langit

Legenda Pendekar Langit
Ch 16 : Membunuh Assassin


__ADS_3

Aura dari Xiao Feng mengejutkan semua orang berpakaian hitam, Xiao Feng sendiri memiliki tatapan yang sangat tajam dan meneman orang berpakaian hitam.


"Jangan lengah, bocah ini lebih kuat dari yang kita kira, kalian harus mulai serius" Perintah no 1 langsung mengeluarkan auranya dengan ganas.


No 2 - no 5 juga mengeluarkan aura mereka namun Xiao Feng masih terkekeh, bagaimana dia tidak terkekeh melihat 5 orang idiot yang melawan seorng veteran.


Seketika Xiao Feng langsung melesat dengan cepat kearah no 4 dengan tatapan yang tajam dan niat membunuh yang sedikit menekan.


"Sangt cepat, no 2, no 3 ambil kanan, no 4 dan no 5 posisi bertahan" Perintah no 1 langsung melesat kearah Xiao Feng dengan cepat.


Xiao Feng hanya terkekeh dan membentangkan pedangnya dengan arogan. ia langsung menebas kearah no 1 namun berhasil ditahan dengan pisau pendek milik no 1.


Sebuah semburan keluar dari mulut no 1 namun Xiao Feng langsung mundur beberapa langkah menjauhi no 1 "Racun"


No 2 dan no 3 langsung menyerang dari sisi kanan beserta sisi kiri dengan pisau pendek. Xiao Feng sedikit berekspresi jelek namun ia memukul dengan cepat kearah no 2.


"BUG!!"


No 2 seketika langsung terpental tanpa ada yang tahu kenapa, namun no 2 langsung bangun dengan menusap mulutnya yang keluar darah dan menatap tajam Xiao Feng.


no 3 langsung menyerang dari sisi belakang Xiao Feng dan no 1 menahan pergerakan Xiao Feng yang cukup gesit "Semakin sulit saja"


Xiao Feng memperdalam energi Qinya kedalam pedangnya dan memiliki ekspresi yang dingin. seketika ada bola energi yang melesat kearah Xiao Feng.


"Cukup bagus, hanya saja terlalu dini untuk mengalahkanku" Seketika Xiao Feng langsung menebas kearah bola energi itu dan muncul energi pedang berbentuk sabit.


Seketika bola energi langsung terbelah menjadi dua dan no 2 beserta no 1 sudah muncul didekat Xiao Feng. mereka dengan cepat memukul Xiao Feng dan menyebabkannya langsung muntah darah.


"Uhuk.., melawan lima Ahli Earth Profound masih sedikit susah" Gumam Xiao Feng sambil mengusap mulutnya.

__ADS_1


Xiao Feng melihat mereka berkumpul dengan sedikit arogan dan menatap Xiao Feng dengan ekspresi merendahkan. lima Ahli Earth Program ini semuanya memiliki bakat yang buruk.


Jika Xiao Feng sekarang berada di Ranah Earth Profound maka lima orang ini bahkan tidak layak untuk melawannya, namun Xiao Feng hanya berada di Ranah Spirit Profound Tingkat Ketujuh.


"Bocah lebih baik menyerah dengan baik, kami akan menyisahkan tubuhmu" Cibir no 1 sambil menatap dingin Xiao Feng.


"Yahh mungkin aku akan sedikit serius" Seketika suara jatuh Xiao Feng langsung membuat lima pedang berwarna hitam keputihan didepannya.


"Kunci" Lima pedang itu langsung melesat kearah no 4 dan Xiao Feng juga melesat dengan cepat kearah no 1.


"No 2, no 3 bantu saya, no 4 dan no 5 tahan pedang" No 1 kini sudah melesat dengan ganas dihadapan Xiao Feng.


Lagi-lagi tabrakan antar Xiao Feng beserta no 1 membuat no 2 dan no 3 agak sulit ikut mencampuri pertarungan. namun mereka tetap mengikuti pertarungan dan yah mereka sedikit memainkan perannya.


Lima pedang milik Xiao Feng sangat kuat karena mampu membuat no 4 dan no 5 kesulitan bertahan "Pedang apa ini?"


"Sepertinya ini pedang yang dipadatkan oleh sebuah teknik" Jawab no 5 dengan wajah sedikit jelek.


Xiao Feng sedikit menyeringai saat melihat lima pedangnya telah memainkan permainan yang bagus dan sudah saatnya untuk mengakhiri pertarungan ini.


Namun sebelum Xiao Feng ingin mengakhiri pertarungan ini, siapa sangka no 1 ini sekarang semakin kuat dan no 2 beserta no 3 juga semakin kuat.


Setelah Xiao Feng amati kenapa mereka bisa tiba-tiba menjadi lebih kuat, ternyata mereka mengonsumsi Pill Darah yang membuat mereka meningkatkan kekuatan mereka selama sejam dan efeknya sangat parah yaitu merusak meridian hingga cacat.


"Kalian sudah gila!!, apa yang kalian perbuat sampai mengonsumsi Pill Darah" Xiao Feng masih mencoba bertahan dari serangan tiga orang ini.


"Lebih baik menjadi cacat atau disiksa hingga lebih baik mati" No 1 langsung melesat dengan cepat kearah Xiao Feng dengan mata merah.


No 3 dan no 4 tidak mengonsumsi Pill Darah oleh karena itu mereka masih ditekan oleh lima pedang milik Xiao Feng.

__ADS_1


"Baiklah kalau begitu, aku akan serius, buka" Salah satu pedang yang menyerang no 4 dan no 5 langsung ditarik oleh Xiao Feng.


Pedang itu menjadi ada sedikit tato berbentuk naga dipinggirnya hingga sampai ujung pedang itu. pedang panjang itu juga memancarkan aura berwarna kehitaman dan sedikit mengancam.


"Pedang Roh Naga, Naga Hitam Ruang Kosong" Xiao Feng melambaikan pedangnya dan melesat dengan cepat kearah no 4.


"Awas!!" Teriak no 1 namun pedang itu sudah menancap kejantung no 4 dan langsung menebas kepalanya.


"Beraninya kau!!" Teriak no 1 dan melesat dengan cepat kearah Xiao Feng namun Xiao Feng sudah memadatkan energi Qi ditangannya dan melesat kearah no 1.


"BOMM!!!"


Tinju Xiao Feng langsung membuat no 1 seketika mental beberapa meter dan no 1 sekarang telah pingsan. Xiao Feng sedikit berkeringat "Energi Qiku semakin menipis"


Xiao Feng juga sedikit menggerakan telunjuknya dengan aneh dan pedang itu langsung melesat kearah no 5 "Slep" no 5 seketika langsung mati dan tertebas kepalanya.


No 2 beserta no 3 ngeri dan melihat kearah Cheng Ning beserta De Shing "Ingin mengamcamku?"


"Maka dari itu matilah" Pedang itu langsung melesat dengan cepat kearah no 3 terlebih dahulu dan no 2 hingga mati.


Xiao Feng tersenyum kecil dan jatuh ketanah. lima pedang juga telah menjadi debu dan Xiao Feng sedikit berekspresi jelek.


'Hanya membuka satu Pedang saja membuatku kehabisan energi Qi, itupun hanya bisa digunakan beberapa detik' Batin Xiao Feng sedikit kesal dengan keadannya yang hampir mati jika tidak membuka salah satu pedangnya.


Xiao Feng merasakan sebuah aura yang kuat dan menatap lemah orang yang membuka pintu. Xiao Feng sangat merasakan ancaman dari orang itu dan mencoba untuk berdiri namun masih gagal.


'Ini bahaya, aku tidak memiliki energi Qi lagi dan kedua temanku sedang pingsan, aku harus bergerak atau sesuatu yanv buruk akan terjadi'


Namun siapa sangka orang itu adalah

__ADS_1


To Be Contined


Makasih Readers yang sudah membaca Novel saya jangan lupa Like sama Komen dan Favorit ya Readers makasih 😁😁


__ADS_2