
Master Sekte Iblis memandangi Xiao Feng, Cheng Ning dan De Shing dengan santai. auranya sangat wibawa dan Xiao Feng masih tidak tahu ditingkat mata Master Sekte itu.
'Master Sekte Iblis sangat kuat, tetapi bagaimana dia biasa dengan mudah terbunuh waktu itu?' Batin Xiao Feng sangat bingung dengan apa yang sebenarnya terjadi.
Menurut Xiao Feng, Master Sekte Iblis sudah setara dengan Penguasa Suci Istana Pedang Bintang yang merupakan orang terkuat nomer dua di benua tengah.
Orang terkuat nomer satu di benua tengah sangat misterius karena menurut Xiao Feng, orang itu tidak akan muncul jika ada hal yang tidak diperlukan/adanya kejadian yang tak terduga di benua tengah.
Xiao Feng pernah sekali bertemu dengannya, penampilannya sangat muda mungkin lebih muda dari Xiao Feng waktu itu dan Xiao Feng tahu celah besar yang ada antara Xiao Feng beserta dia.
Orang terkuat nomer satu di benua tengah seperti es yang tidak akan mencair, dinding tebal yang tidak akan goyah dan batu yang tidak akan bisa direbus.
"Tangshi ketiga muridmu sangat bagus, satu di Alam yang baik dan keduanya di Alam yang tidak terlalu buruk" Master Sekte Iblis memuji Tangshi dan tiga muridnya.
Jing Jian tampak sedikit marah, namun ia tetap menjaga wajahnya datar namun hatinya panas, ia tidak menyangka tiga murid yang dibawah Tangshi sangat berbakat.
Satu Tulang Kuat, dua Tulang Besi, bukankah mereka cukup layak untuk seorang yang baru berumur sembilan tahun dan akan memasuki umur sepuluh tahun.
Jing Jian juga merupakan orang yang memiliki mata beserta memiliki pengetahuan yang luas dan bijaksana. jadi dia bisa dikatan sebagai orang yang berpikiran jernih.
Klan Jing beserta Klan Wei bersaing karena ingin menunjukkan status mereka dihadapan Master Sekte Iblis, mereka setia dan tidak akan pernah mengkhianati Master Sekte Iblis.
Menurut ingatan Xiao Feng, Jing Jian beserta Klan Jing meninggal karena dibunuh oleh Master Sekte yang baru diwaktu itu dan Klan Jing langsung musnah.
Klan Wei cukup beruntung karena tidak ada dipusat Sekte Iblis, mereka bersembunyi cukup dalam hingga memiliki kekuatan yang cukup dan membinasakan Master Sekte Iblis palsu itu.
__ADS_1
"Terima kasih atas pujian anda Master Sekte" Wei Tangshi tersenyum dan menatap tiga muridnya dengan bangga.
"Seperti yang diharapkan dari Penatua Wei, ketiga murid anda sangat berbakat namun murid saya tidak kalah berbakat" Jing Jian tertawa kecil dan memperlihatkan tiga orang.
Satu laki-laki berotot beserta badan yang tinggi dan memiliki mata yang tajam namun memiliki aura membunuh. Xiao Feng yang memiliki niat membunuh tidak bisa untuk tidak menahan wajahnya yang mengerutkan keningnya.
'Meski niat membunuh itu tidak terlalu dalam, namun niat membunuh itu sudah seperti membunuh lebih dari sepuluh orang, bocah sepuluh tahun ini mirip psikopat' Batin Xiao Feng menghela nafas kecil.
Satu lagi seorang perempuan dengan wajah tertutup dan hawa yang sedingin es. Xiao Feng sedikit tersenyum, hawa es ini adalah orang yang dikenalnya.
Satu lagi seorang laki-laki biasa dan memiliki wajah yang biasa namun auranya tidak bisa dianggap biasa. dia adalah orang yang menjuarai Kompetisi Sekte Iblis dimasa depan namun itu akan diambil oleh Xiao Feng.
'Jing Yiha, sekarang kau sudah berada di Alam Roh Mendalam Tahap Enam' Batin Rey menyeringai.
"Dia Jing Su, Jing Sha dan Jing Yiha" Jing Jian mengenalkan dengan wajah menyeringai dan melirik Wei Tangshi dengan bangga.
Penatua yang hadir disini semuanya berdiskusi dan sesekali tersenyum. bibit muda harus segera dilestarikan dan ditempa agar menjadi orang yang kuat.
Nian Zong yang tidak bicara memiliki beberapa gerutan didahinya dan merasa hawa dingin disekitarnya. Xiao Feng menilai dari kekuatannya bahwa Nian Zong tidak lebih kuat daripada Wei Tangshi.
Jing Jian menilai dari kekuatan Xiao Feng bahwa, Xiao Feng jauh lebih baik daripada muridnya namun ia masih memiliki beberapa harapan terhadap muridnya.
Jing Yiha bisa melawan seorang Alam Roh Mendalan Tahap Sembilan dengan sekuat tenaga, namun dinilai dari kekuatan Xiao Feng, ia bisa dengan mudah melawan Alam Roh Mendalam Tahap Sembilan.
"Baiklah karena mereka sudah bertemu, maka latih tanda antara mereka akan dimulai" Master Sekte kemudian duduk ditempatnya. begitu juga dengan tetua lainnya.
__ADS_1
Xiao Feng beserta yang akan latih tanding turun diarena dan menatap tajam musuhnya. Jing Yiha, Jing Su, Jing Sha yang ditatao Xiao Feng langsung sedikit merasakan hawa dingin.
"Seperti yang diharapkan dari murid Penatua Wei Tangshi yang merupakan orang berstatus di Klan Wei, semoga kalian tidak terluka" Jing Yiha berbicara dengan eskpresi serius dan sedikit mengejek.
Xiao Feng yang tahu bahwa kata-kata ini untuk memprovokasinya ia tersenyum "Kata-kata itu berbalik untukmu, semoga kau tidak merepotkan Penatua Jing Jian".
Jing Yiha sedikit memasang wajah dingin, ia tidak menyangka Xiao Feng pandai bermain, Jing Yiha dengan santai mengedipkan matanya dan menghilang secara cepat.
Xiao Feng yang sudah tahu itu langsung melesat juga dengan cepat, Xiao Feng dengan cepat memukul Jing Yiha namun ditahannya, Jing Yiha tidak percaya namun inilah kenyataannya.
Xiao Feng beserta Jing Yiha yang bertarung layaknya seorang Pendekar Kelas Satu membuat tontonan yang menarik, Jing Yiha seperti diatas angin dengan pedang ditangannya.
Sementara Xiao Feng dengan pedang kecil namun sangat lihat dan cepat. Cheng Ning dan De Shing tidak hanya menonton mereka langsung melesat kearah dua lainnya.
"Aku akan menjadi lawanmu" Suara seorang perempuan dengan lembut langsung sudah berada didekat Cheng Ning, Cheng Ning dengan cepat melesat kearah Jing Su itu.
Jing Su cukup kaget namun kekagetannya dengan cepat hilang karena pertarungannya yang terjadi, Cheng Ning terus memukul Jing Su hingga membuatnya terpojok namun Jing Su tetap tenang.
De Shing yang melawan Jing Sha cukup serius karena Jing Sha sangar merepotkan dengan tubuh besarnya, namun kelemahannya adalah kecepatannya sedikit lambat.
De Shing sering kali memukul Jing Sha agar jatuh namun tidak jatuh-jatuh dan malah meraung seperti gorila. apakah Jing Sha ini semacam gorila yang meraung?.
Pertarungan antara Xiao Feng dan Jing Yiha cukup mengejutkan karena mereka berdua sama-sama kuat dengan fisik mereka. mereka ini baru berusia sepuluh tahun dan satunya belum genap sepuluh tahun lho.
To Be Continued
__ADS_1
Makasih Readers yang sudah membaca Novel saya jangan lupa Like sama Komen dan Favorit ya Readers makasih 😁😁