Legenda Pendekar Langit

Legenda Pendekar Langit
Ch 24 : Kompetisi Sekte Iblis III


__ADS_3

Mereka sekarang sedang duduk ditempat seperti ruang istirahat, disini ada Xiao Feng, Wei Tangshi, Cheng Ning dan De Shing. mereka terlihat sedang mengobrol.


"Feng'er, Ning'er, Shing'er kalian tahu kan bagian kedua cukup sulit karena harus melawan monster yang cukup kuat dan monster yang memiliki pengalaman hidup beserta mati" Mereka mengangguk dan mendengarkan nasehat dari Wei Tangshi.


"Juga dalam bagian kedua kalian harus mendapatkan banyak inti monster entah itu Beast Orde Kesatu ataupun Beast Orde Kedua namun dengan kekuatan kalian Beast Orde Kesatu lebih cocok untuk kalian buru"


"Beast Orde Kedua setara dengan Ahli Ranah Earth Tahap 4-9 tergantung dari usia Beast itu dan juga Beast Orde Kedua cukup sulit untuk ditemukan"


"Untuk Beast Orde Ketiga sangat jarang muncul, Beast Orde Ketiga setara dengan Ahli Ranah Sky Profound Tahap 1-9 tergantung usia Beast itu"


"Untuk Beast Orde Keempat sampai atasnya mungkin tidak ada karena kebanyakan Beast Orde Keempat tidak ada di dunia buatan itu"


"Biasanya Beast Orde Kedua berevolusi menjadi Raja Beast dan kekuatannya setara dengan Beast Orde Ketiga meski tergantung dengan usianya"


"Beast Orde Kesatu cukup mudah karena kebanyakan dari mereka terlihat dimana-mana dan kekuatan mereka hanya setara dengan Ahli Ranah Star Tahap 7 - Ahli Ranah Spirit Profound Tahap 9. jika itu Raja Beast Orde Kesatu mungkin setara Ahli Ranah Earth Profound Tahap 1-4"


"Baiklah sudah kujelaskan semuanya, berhati-hatilah dan jangan sampai terbunuh oke" Xiao Feng, Cheng Ning dan De Shing mengangguk.


Mereka bersiap untuk pergi namun Wei Tangshi tertawa kecil "Astaga tunggu sebentar, saya memiliki beberapa harta untuk kalian bawa ke dunia sana".


Wei Tangshi memberikan sebuah pedang panjang untuk Xiao Feng, giok yang cantik untuk Cheng Ning dan sebuah pedang panjang untuk De Shing.


"Pedang Panjang itu Artefak Kelas Earth Profound dan Giok itu merupakan Artefak Kelas Sky Profound. Saya sengaja memberikan giok itu untuk Cheng Ning karena dia perempuan oke" Mereka mengangguk dan menerima hal itu.


"Giok yang dimiliki oleh Cheng Ning itu cukup berharga karena dapat menyelamatkan nyawanya, jika pemilik dalam bahaya Giok itu membuat sebuah pelindung dan melindunginya"


"Hanya Ahli Ranah Heaven Tahap 5 yang mampu untuk menerobos penghalang itu, Pedang Panjang itu juga cukup kuat untuk memotong Beast Orde Ketiga" Lanjut Wei Tangshi.


Setelah itu mereka bersiap keluar dari ruangan dan memulai pengalaman nyata mereka "Hati-hati dan kembalilah dengan selamat!!".

__ADS_1


Xiao Feng, De Shing, Cheng Ning melambaikan tangannya, mereka kini sudah berada didepan portal yang siap untuk mengirim mereka kedunia buatan.


Master Sekte tersenyum "Karena kalian semua telah datang, bagian kedua dari Kompetisi akan dimulai namun sebelum itu, ambilah ini".


Master Sekte melemparkan sebuah token yang memiliki gambar kepala manusia dengan tanduk "Ini adalah Token Setan yang digunakan untuk memasuki dunia buatan ini oke"


"Jika Token Setan kalian hancur, kalian akan otomatis ditransfer keluar dari dunia itu dan kembali kedunia ini. nama dunia itu adalah Taman Setan Yang Tenang" Setelah itu Master Sekte bersama 12 Penatua bersiap untuk membuka portal.


Setelah itu portal terbuka, para murid langsung masuk kedalam portal itu, Xiao Feng merasa sangat nostalgia karena perasaan ini dan tidak lama dia berada disebuah hutan yang gelap.


"Hutan ini tidak terlalu asing, mungkin ini hutan dangkal dan hanya Beast Orde Kesatu yang ada disini" Gumam Xiao Feng lalu bersiap untuk menelusuri hutan ini.


Xiao Feng terus berjalan, ia ingin segera bertemu dengan dua rekannya dan tidak lama Xiao Feng melihat dua ekor serigala berwarna hitam.


"Serigala Hitam Beast Orde Kesatu dan sepertinya memiliki tingkat kultivasi Ranah Spirit Profound Tahap 2" Gumam Xiao Feng yang langsung mengeluarkan pedang dari sarungnya.


Dengan cepat Xiao Feng melambaikan pedangnya dan membuat dua ekor serigala itu langsung mati. Xiao Feng membelah dadanya dan menemukan bola berukuran kecil "Inti Beast Orde Kesatu".


Setelah itu Xiao Feng melanjutkan perjalanannya, disetiap perjalanan ia terus menerus membunuh banyak Beast dan mendapatkan banyak Inti Beast.


Xiao Feng memiliki sebuah kantong yang digunakan untuk menyimpan Inti Beast, setelah beberapa jam Xiao Feng kini sedang duduk dipohon dan memiliki wajah gelap.


"Aku sudah berjalan berjam-jam namun tidak bertemu dengan Saudari Ning maupun Saudara Shing dan bahkan tidak bertemu manusia sama sekali" Gumam Xiao Feng.


Ia mengambil kantong penyimpanannya yang terlihat cukup banyak Inti Beast "Sebaiknya aku mulai menyerap Inti Beast ini saja dan meningkatkan Kultivasiku".


Setelah itu Xiao Feng mulai menyerap Inti Beast satu persatu, satu Inti Beast menghabiskan 10 menit dan jika 40 I'.nti Beast maka waktu yang diperlukan 6 jam lebih.


**

__ADS_1


Disebuah tempat yang dekat dengan sungai terlihat ada tiga orang dalam keadaan susah dan terlihat bahwa mereka sedang melawan Beast yang cukup kuat.


"Kalian pergilah!!" Teriak salah satu pemuda dengan badan yang penuh luka.


Wanita muda menangis "Saudara Xue Xao pergilah terlebih dahulu, jika kami pergi meninggalkanmu bagaimana kita menjelaskan pada Penatua Xue Rou".


"Benar Saudara Xue Xao pergilah, kami akan menahan Beast ini" Saut pemuda satunya yang terlihat berwajah gelap dan badan yang gemetar.


"Persetan dengan kakakku, pergilah jangan pedulikan diriku!!" Teriak Xue Xao sambil terus menahan serangan dari Beast Harimau Petir yang ada didepannya.


Pemuda maupun wanita muda itu tidak ingin pergi dan terus membantu Xue Xao melawan Beast itu "Sialan!!, baru sehari lebih memasuki dunia ini dan harus bertemu Beast Orde Kedua!".


Setelah perjuangan yang terus menerus mereka akhirnya tumbang dan bersiap untuk dibunuh oleh Beast itu. Xue Xao terkekeh "Jadi inilah akhirku".


Pemuda satunya telah pingsan sedangkan wanita muda telah pasrah dan tidak bisa bicara sama sekali. Xue Xao berdiri lagi dan berteriak "Beast sialan akan kubunuh kau!!!".


Xue Xao memadatkan energi Qinya dengan cepat dan mengonsumsi vitalisnya. setelah itu ia melesat kearah Beast itu dan melemparkan goncangan energi itu.


"BUMM!!".


Xue Xao terlihat senang karena serangannya berhasil namun detik berikutnya ia tersenyum "Jadi bahkan surga telah memutuskan bahwa aku akan mari sekarang".


Ia melihat serangannya tidak mempan dan Beast itu langsung melesat kearahnya dengan cakar yang bersiap untuk mencakarnya.


Cakar itu hampir mengenai badan Xue Xao namun sebuah pedang membuat tangan Harimau Petir itu tertebas "Hehehe harimau kecil apa yang kau lakukan?".


To Be Continued


Makasih Readers yang sudah membaca Novel saya jangan lupa Like sama Komen dan Favorit ya Readers makasih 😁😁

__ADS_1


__ADS_2