
Setelah Xiao Feng membasuh tubuhnya dan merasa segar sehabis mandi. Xiao Feng kemudian memakai bajunya dan berjalan menuju kekamarnya.
Menurut ingatan dari Xiao Feng jika orang yang berada di setiap regu berumur 10 tahun, maka akan diadakan kompetisi untuk melihat regu mana yang paling kuat dan ada juga hadiah yang diberikan oleh mereka yang menang.
Xiao Feng juga akhirnya mulai memgingat bahwa De Shing dan Cheng Ning dulu menjadi juara dua dalam kompetisi itu. mereka melawan seseorang dari regu utama/regu milik Klan yang mendukung Sekte Aliran Hitam.
Regu itu memiliki sumber daya yang bagus hingga akhirnya mmebuat mereka keluar sebagai pemenang, De Shing dan Cheng Ning sendiri berasal dari regu luar tanpa latar belakang.
Xiao Feng mengingat bahwa regu itu memiliki seseorang yang berada di Ranah Earth Profound/Bumi Mendalam dan De Shing beserta Cheng Ning baru berada di Ranah Spirit Profound/Roh Mendalam.
Sebenarnya tujuan dari Sekte Aliran Hitam menculik anak yatim piatu adalah untuk menjadikan mereka seorang Kultivator yang kuat dan mendominasi dunia.
Terlepas apakah mereka akan menyerang balik maupun mengacau didunia, Sekte Aliran Hitam tidak peduli terhadap murid yang keliar dari Sekte mereka dan hanya peduli kepada yang masih setia kepada Sekte mereka.
Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kekuatan Sekte mereka, memperluas jangkauan wilayah mereka dan menstabilkan benua tengah bila ada kekacauan.
Sekte Aliran Hitam juga merupakan Sekte yang peduli dengan keadan benua tengah ini dan tidak akan membiarkan seseorang mengacau dibenua tengah ini.
Meski Sekte mereka dikenal sebagai Sekte Iblis namun sebenarnya tujuan asli mereka adalah perdamaian benua tengah dan tanpa ada maksud untuk memonopoli.
Tidak butuh waktu lama kini Xiao Feng sudah berada di kamarnya, Cheng Ning tersipu saat melihat Xiao Feng yang nampak tampan setelah mandi dan memiliki pesona yang memikat.
Ya ini sebenarnya berkat Kitab Dewa Langit yang membuat kualitas Tulang Besi milik Xiao Feng setara dengan Tulang Kuat dan ada beberapa pesona.
"Dasar bocah bau lama sekali kau mandi, kau mandi atau sedang tidur ha?" Tangsi memukul kepala Xiao Feng dengan pelan dan tidak bertenaga.
__ADS_1
Xiao Feng tersenyum kecut dan mulai duduk di kasurnya. De Shing duduk dibangku yang terbuat dari tanah liat dan Cheng Ning duduk dikasurnya.
"Dengarkan baik-baik, dalam dua tahun lebih kedepan jika kalian sudah menginjak umur 10 tahun akan ada kompetisi yang berhadiah sebuah Artefak dan beberapa pil" Tangsi menjelaskan bahwa mereka setidaknya harus berada di Ranah Spirit Profound/Roh Mendalam untuk mengikuti kompetisi itu.
Tangsi juga menjelaskan bahwa kompetisi dibagi menjadi beberapa bagian, bagian pertama aura mereka harus setingkat Spirit Profound/Roh Mendalam Tingkat Lima dan memiliki Kultivasi Ranah Spirit Profound Tingkat Satu.
Bagian kedua adalah pertarungan kelompok, jika semua anggota grub tumbang maka akan kalah, setiap menumbangkan satu musuh akan mendapatkan satu poin dan bila menumbangkan satu grub akan mendapatkan lima poin.
Aturannya sederhana cukup ambil giok milik lawan dan kumpulkan sebanyak-banyaknya. satu arena akan diisi lima kelompok yang masing-masing berjumlah tiga dan akan bersaing.
Bagian kedua adalah misi bertahan hidup dihutan tempat tinggal banyak monster, mereka juga bisa memburu monster dan mendapatkan inti monster untuk diri mereka sendiri.
Inti Monster biasanya digunakan oleh Ahli Ranah Earth Profound/Bumi Mendalam karena Ahli yang berada di bawah Ranah Earth Profound akan meledak bila menyerapnya.
Bagian ketiga adalah pertempuran satu versus satu yang dimana hanya pemimpin gruh yang maju untuk melawan pemimpin grub lainnya dan siapapun yang paling cepat mengalahkan musuhnya akan mendapatkan poin tambahan.
Bagian terakhir adalah bagian dimana pemimpin grub yang menang diakhir akan melawan pelatih mereka dan tidak harus menang.
Itulah yang dijelaskan oleh Tangsi, kompetisi ini sebenarnya hanya sampai bagian ketiga dan bagian terakhir sendiri hanya untuk melihat apakah ada jenius.
Pelatih juga akan menekan Kultivasi mereka agar sama dengan murid mereka dan akan bertarung dengan ganas namun tidak sampai titik vital.
Xiao Feng tahu bahwa bagian keempat adalah bagian untuk dipromosikannya seseorang menjadi Tetua dengan cepat dan bisa saja menjadi Calon Ketua Sekte masa depan.
"Semuanya sudah kujelaskan kepada kalian, aku membawa tiga padang pendek untuk kalian dan aku jamin akan memberikan banyak sumber daya kepada kalian" Kata Tangsi kemudian memberikan pedang panjang kepada mereka dan memberikan botol kecil juga.
__ADS_1
"Terima kasih banyak Pelatih, kami berjanji akan mendapatkan kemenangan yang layak atas usaha anda dan memenuhi semua harapan anda" Balas Xiao Feng, De Shing dan Cheng Ning sambil menunduk hormat.
"Ohh.., aku lupa ini ambillah" Tangsi memberikan sebuah buku berwarna biru tua dan ada tulisan Langkah Bayangan. Langkah Bayangan sendiri adalah Langkah yang dimiliki oleh pembunuh dan sangat berguna dimalam hari.
"Untuk sekarang aku hanya memberikan ini, namun setahun kedepan aku akak memberikan seni bela diri yang layak kepada kalian" Lanjut Tangsi kemudian pergi keluar dari kamar Xiao Feng.
Beberapa saat dikamar terjadi keheningan karena mereka tidak tahu siapa yang terlebih dahulu untuk mempelajari seni bela diri ini dan mereka juga tidak tahu harus bagaimana dengan kompetisi dua tahun mendatang.
"Karena Saudara Feng adalah yang terkuat maka sudah sepantasnnya dia terlebih dahulu yang mempelajarinya" Kata De Shing sambil memberikan buku itu.
Cheng Ning juga mengangguk dan setuju dengan apa yang dikatakan oleh De Shing.
"Tidak kalian saja yang belajar terlebih dahulu, karena aku memiliki metodeku sendiri dan akan belajar dengan cepat setelah kalian" Balas Xiao Feng sambil tersenyum.
De Shing dan Cheng Ning berterima kasih kepada Xiao Feng. Xiao Feng sendiri sudah hafal dengan Langkah Bayangan namun ia masih harus belajar lagi jika ingin sampai kesempurnaan.
Xiao Feng melihat botol kecil yang berisi lima Pil Pemulih Qi dan melihat pedang. Xiao Feng cukup senang karena akhirnya ia akan memegang pedang lagi dan bersiap menjadi Kultivator Pedang.
Xiao Feng sendiri merasa akan sulit kedepannya untuk menerobos ke tahap berikutnya karena ia sudah cukup cepat menerobos diusianya yang baru tujuh tahun dan tidak bisa terlalu terburu-buru.
Meski Xiao Feng baru berumur tujuh tahun, ia memiliki tubuh yang berumur sekitar tiga belas tahunan dan badan yang berotot karena Tulang Besinya.
To Be Continued
Makasih Readers yang sudah membaca Novel saya jangan lupa Like sama Komen dan Favorit ya Readers makasih 😁😁
__ADS_1