
Setelah Xiao Feng selesai berendam di sungai buatan, ia dengan cepat menuju ketempat latihan dan beriap untuk ketempat baru. maksud dari tempat baru itu dunia luar/tempat resmi sekte.
Gua yang ditempati oleh Xiao Feng beserta yang lain sekarang hanyalah tempat sementara, sedangkan Sekte Iblis yang asli berada sedikit jauh dari gua ini dan mereka kemungkinan pindah ke Sekte Iblis.
Xiao Feng sudah tahu bahwa ia akan dipindahkan ke Sekte Iblis yang asli dan mengikuti penerimaan murid resmi. Sekte Iblis memiliki seragamnya sendiri yaitu berwarna hitam keunguan untuk murid baru.
Murid Elite memiliki seragam berwarna hitam kebiruan dengan pola api hitam dan Calon Master Sekte memiliki baju berwarna hitam kemerahan yang menandakan status mereka.
Kebanyakan murid Sekte Iblis tidak peduli dengan murid baru yang biasa saja, mereka hanya peduli dengan murid yang berbakat untuk direkrut di tim mereka karena sangat membantu dalam misi.
Di Sekte Iblis terdapat banyak fraksi yang dipimpin oleh Calon Master Sekte maupun Murid Elite dan beberapa pendukung Sekte Iblis. bisa dibilang Sekte Iblis tidak terlalu stabil dan sewaktu-waktu bisa hancur kapanpun.
Menurut ingatan Xiao Feng, dalam empat tahun kedepan Master Sekte Iblis akan mati karena racun dan membuat Sekte Iblis dalam kekacauan. perang saudara terjadi dimana-mana hingga akhirnya tidak lama kemudian Master Sekte baru telah dinobatkan.
"Aku harus menjadi Calon Master Sekte dan tidak akan membiarkan Sekte Iblis jatuh seperti dahulu".
Xiao Feng mengepalkan tangannya dan nampak tatapannya sangat tajam dengan tekad yang membara.
Setelah Master Sekte Iblis baru dinobatkan, Master Sekte itu dengan cepat membunuh banyak murid Sekte Iblis dan beberapa bangsawan yang ada hingga membuat kekuatan Sekte Iblis melemah.
Beberapa Tetua juga dibunuh oleh Master Sekte Iblis baru dan kalau tidak salah dalam ingatan Xiao Feng. De Shing juga dibunuy oleh Master Sekte Iblis baru karena tidak mau patuh kepadanya dan dengan cepat dibunuh.
Xiao Feng waktu itu sangat lemah jadi tidak ada yang memperhatikannya dan Cheng Ning sendiri waktu itu sudah menjadi Tetua Sekte Iblis.
Cheng Ning menjadi Tetua termuda dalam sejarah Sekte Iblis dan juga banyak pendukungnya hingga tidak ada yang berani untuk memperovokasinya.
Setelah beberapa tahun kemudian Master Sekte baru telah dikalahkan oleh Aliansi dari beberapa Fraksi dan Klan. hingga salah satu dari anggota Klan Bangsawan terkuat yang tidak patuh terhadap Master Sekte baru dinobatkan menjadi Master Sekte Iblis yang baru.
__ADS_1
Master Sekte Iblis bernama Wei Wen yang begitu juga seorang yang sangat dermawan kepada Xiao Feng dan membawa Sekte Iblis ketingkat dimana Sekte yang tidak bisa disinggung.
Cheng Ning juga bergabung dengan We Wen, bersama yang lainnya hingga menjadi kesatuan dan tidak ada pepecahan lagi. namun meski begitu beberapa mata-mata dari Aliran Putih masih ada dan belum bisa ditemukan.
Xiao Feng juga menyimpulkan bahwa Aliran Putih telah ikut serta dalam masalah Sekte Iblis dan terkadang membuat kekacauan yang besar hingga membuat pepecahan di Sekte Iblis.
Kini Xiao Feng telah berada di lapangan, Cheng Ning beserta De Shing juga sudah ada dan Tengshi sendiri sudah ada juga. Tengshi memiliki nama Wei Tangshi yang merupakan anggota dari Klan Wei yang menghasilkan Master Sekte Iblis masa depan.
"Saudara Feng, akhirnya kamu disini".
Cheng Ning tersenyum ramah kepada Xiao Feng dan Xiao Feng sendiri menanggapinya dengan senyum. De Shing mengangguk bersama dengan Wei Tangshi dan diam-diam tersenyum.
"Karena kalian sudah berkumpul, maka saatnya untuk menuju Sekte Iblis dan kalian harus lulus dalam ujian masuk Sekte Iblis".
Wei Tangashi membawa mereka keluar dari gua dan nampak mereka sangat senang. mereka sudah bertahun-tahun tidak keluar dari gua dan sekarang akhirnya mereka melihat rerumputan.
"Akhirnya kita bisa keluar dari gua itu".
"Baiklah kita akan berlari dengan cepat untuk menuju Sekte Iblis dan kalian harus bisa mengejarku".
Wei Tangshi dengan cepat melesat dan yang lainnya juga mengikutinya. De Shing, Cheng Ning dan Xiao Feng sendiri murid paling berbakat di cabang We Tangshi.
Wei Tangshi memimpin, dibelakangnya ada Xiao Feng yang nampak tenang dan Xiao Ning beserta De Shing dibelakangnya.
Tidak butuh waktu lama mereka akhirnya sampai di depan sebuah benteng yang mungkin tidak bisa ditembus dan inilah pintu masuk Sekte Iblis.
Banyak orang berpakaian hitam dengan kerudung dan nampak wajahnya yang seram. "Cukup menakutkan mereka".
__ADS_1
Xiao Feng melihat-lihat yang lainnya dan nampak masih sama seperti dulu. Sekte Iblis yang markasnya menempati sebuah benteng tak tertembus.
Setelah mereka masuk kedalam pintu Sekte Iblis, nampak pemandangan gelap yang membuat semua orang takut namun Xiao Feng, De Shing dan Cheng Ning sudah terbiasa.
Tidak butuh waktu lama mereka berjalan, banyak penduduk yang berpakaian hitam dengan wajah suram dan wajah yang menakutkan. dalam perjalanan mereka hanya berjalan dan tidak menyapa penduduk sama sekali.
Penduduk di Sekte Iblis kebanyakan tidak peduli dengan orang lain dan hanya mementingkan diri mereka sendiri atau bila ada penyerangan mereka akan berjuang.
Berbeda dengan Murid Sekte Iblis yang sesekali berbicara dengan tim mereka dan sedikit acuh tak acuh terhadap Murid yang bukan tim mereka.
Wei Tangshi kini membawa Xiao Feng, Cheng Ning dan De Shing kesebuah gubuk yang berdebu. nampak seorang paruh baya dengan jenggot tebal dan sedang minum arak.
'Wei Teitan'.
Batin Rey mengingat monster tua ini yang membunuh Master Sekte Iblis baru yang kejam dan digantikan oleh Wei Wen. Wei Teitan memiliki Kultivasi yang tidak bisa diukur oleh Xiao Feng dan sewaktu ia mati. Xiao Feng pun tidak tahu bagaimana dia mati.
"Tetua Teitan, saya membawa tiga murid paling berbakat dalam cabang saya dan bisakah kita mulai ujian untuk Murid Resmi?".
Tanya Wei Tangshi dengan sopan dan penuh dengan hormat karena Wei Tangshi sendiri tahu kekuatan dari monster tua ini. meskipun mereka berasal dari keluarga yang sama.
"Tangshi kau membawa tiga murid yang bagus dan salah satunya paling unik".
Wei Teitan berdiri dari bangkunya dan menatap Xiao Feng dengan tajam. Xiao Feng berkeringat dingin namun tatapannya menjadi buas dan membuat We Teitan tersenyum.
"Tangshi, muridmu yang satu ini mungkin setara Super Jenius dan sepertinya ia sudah cukup untuk melakukan misi".
Wei Tangshi kaget dengan apa yang dibicarakan oleh Wei Teitan dan memandang Xiao Feng dengan wajah yang tidak bisa dijelaskan.
__ADS_1
To Be Continued
Makasih Readers yang sudah membaca Novel saya jangan lupa Like sama Komen dan Favorit ya Readers makasih 😁😁