Legenda Pendekar Langit

Legenda Pendekar Langit
Ch 14 : Kemenangan Murid Penatua Wei


__ADS_3

De Shing yang bersiap menyerang Jing Sha dengan kekuatan penuhnya, tiba-tiba merasakan sedikit aura kuat dan tidak lain adalah Jing Sha.


"Fisik Naga Kuno" Tubuh Jing Sha perlahan-lahan menjadi sedikit kuat dan ada sisik diantara tangannya yang tidak terlalu terlihat namun kekuatannya menjadi lebih kuat.


"Ash, keberuntunganku cukup buruk untuk mendapatkan musuh yang kuat" Gumam De Shing kemudian wajahnya menjadi gelap dan sangat tajam.


De Shing melesat dengan cepat kearah Jing Sha dan Jing Sha sendiri langsung melesat juga. pukulan Jing Sha membuat De Shing mundur beberapa langkah namun tetap seimbang.


De Shing dengan santai langsung menebas beberapa bagian tubuh Jing Sha namun siapa sangka sangat keras dan sulit untuk digores.


Jing Sha langsung memukul beberapa kali De Shing dan membuatnya menabrak sebuah formasi yang telah ditetapkan karena beberapa waktu lalu ada serangan nyasar.


Meski yang melihat merupakan orang-orang yang sangat kuat, namun mereka masih sangat waspada dan tetap menjaga agar aman. Nian Zong nampak geram dan marah.


Bagaimana dia tidak marah, dia tidak tahu bahwa ada enam jenius lagi di Sekte Iblis dan ia sama sekali tidak menyadarinya. jika saja dia tahu mungkin, Nian Zong akan menariknya di pihaknya.


"Fisik Naga ini cukup bagus namun sepertinya murid anda kekurangan sedikit serangan mematikan" Ketua Sekte Iblis yang memantau tahu bahwa Jing Sha hanya memiliki pukulan biasa yang kuat dan tidak memiliki serangan mematikan.


Berbeda dengan De Shing yang memiliki tebasan mematikan yang kuat dan mungkin jika ini terus berlanjut hanya De Shing yang bisa memenangkan pertempuran.


"Benar seperti yang anda tahu Ketua, saya akan membuatnya menjadi sedikit lebih bagus dimasa depan" Jing Jian tersenyum dan menggaruk kepala belakangnya.


Wei Tangshi yang tahu bahwa De Shing sedikit dirugikan mau tidak mau menghela nafas panjang dan memperhatikan De Shing lagi.


"Akan kuakhiri" De Shing langsung menebas menggunakan energi gelapnya dan melesat dengan cepat kearah Jing Sha.


Jing Sha langsung terpukul mundur beberapa langkah dan tangannya hanya sedikit terluka. De Shing sedikit memiliki ekspresi jelek dan langsung jatuh ketanah dengan masih menggenggam pedangnya.


"De Shing kalah" Gumam Wei Tangshi dan terbang menuju De Shing. ia membawanya keluar dari arena dan memanggil para medis.


Sekarang sisa pertarungan antara Xiao Feng dengan Jing Yiha yang masih berlanjut. mereka cukup berkeringat deras dan nampak sangat kelelahan.

__ADS_1


"Anda tidak buruk, kita mungkin akan menjadi rekan dimasa depan, saya tidak keberatan memiliki rekan kuat seperti anda dimasa depan" Jing Yiha tersenyum dan masih memegang pedangnya.


"Tentu saja kita akan menjadi rekan masa depan, tapi untuk sekarang kita seharusnya menjadi musuh terlebih dahulu dan menentukan siapa yang terkuat" Xiao Feng terkekeh dan membuat Jing Yiha tertawa.


"Baiklah bukankah saatnya kita serius?, aku akan bergerak duluan" Jing Yiha langsung dengan cepat melesat kearah Xiao Feng dengan mata percaya diri.


"Pedang Api" Jing Yiha mengaliri pedangnya dengan sebuah api berwarna kebiruan dan sangat menekan Xiao Feng.


"Hmm?, salah satu api misterius?, sepertinya anda memiliki beberapa metode yang bagus" Xiao Feng tersenyum dan langsung melesat kearah Jing Yiha.


"Tujuh Langkah Pedang Bayangan bagian pertama" Xiao Feng memakai bagian pertama karena Jing Yiha masih menyimpan kartu asnya dan tidak menujukannya.


Wuzh!!!.


Angin tertiup sangat kencang hingga membuat banyak para penonton sangat tertarik dan tidak bisa untuk menghela nafas kecil.


Generasi muda dari Sekte Iblis sangat berbakat, salah satunya memiliki api misterius yang kuat dan satunya sangat bagus dalam keahlian berpedang.


Sementara Jing Yiha tidak terlalu ahli namun dengan api misteriusnya yang membuatnya terlihat seperti ahli dan mungkin saja diantara kedua ini pemenangnya merupakan Jing Yiha.


Tapi siapa yang tahu kemenangan di akhir ini dan hanya Ketua Sekte Iblis yang tahu karena kultivasinya sangat dalam hingga bisa melihat beberapa kekurangan dari Jing Yiha maupun Xiao Feng.


"Menurut Ketua Sekte siapa yang akan menang?" Tanya Jing Jian yang mengambil inisiatif untuk bertanya kepada Ketua Sekte.


"Aku tidak bisa melihatnya namun 40% kepada murid Penatua Wei dan 60% murid anda" Ketua Sekte Iblis sedikit memiliki kebingungan dimatanya.


Jing Jian mengangguk dan Wei Tangshi tahu bahwa Xiao Feng pasti menang dan ia tersenyum dihadapkan Jing Jian. Jing Jian juga tersenyum dan ya mereka sama-sama menyeringai.


Kobaran api kebiruan ditebas oleh pedang Xiao Feng dan Jing Yiha langsung mundur beberapa langkah karena merasakan bahaya.


"Sepertinya aku tidak akan menahan kekuatanku lagi" Jing Yiha menutup matanya sebentar dan langsung menatap tajam Xiao Feng.

__ADS_1


"Pembentukan Pedang Api" Jing Yiha langsung membuat sebuah bayangan Pedang berwarna kebiruan dan sangat kuat.


"Apa!!, memadatkan energi dalam diusianya yang masih sepuluh tahun?" Ketua Sekte Iblis kaget dan yang lainnya juga begitu.


"Tujuh Langkah Pedang Bayangan, bagian kedua" Sebuah bayangan Pedang besar berada diatas kepala Xiao Feng dan membuat semua orang langsung ngeri.


Hanya berada di Alam Roh Mendalam, mereka bisa memadaykan energi dalam menjadi bayangan pedang mereka sendiri, mereka jenisu bukan-bukan mereka monster!!.


Umumnya biasanya kebanyakan orang yang memadatkan energi dalam berada di Alam Langit Mendalam dan ini mereka yang jauh berada di Alam Langit Mendalam sudah bisa memadatkannya.


"Ya meski pemadatannya tidak terlalu bagus, namun kekuatannya tidak buruk" Puji Nian Zong sambil menyesap tehnya.


Kedua serangan langsung mengarah kearah masing-masing arah dan langsung bertabrakan.


"BOMMM!!".


Goncangan yang luar biasa terdengar dan membuat semua Penatua menatap dengan ekspresi terkejut. sebuah formasi yang kuat sedikit retak.


Formasi yang dibuat oleh beberapa Kultivator ternama langsung retak di hadapan serangan kultivator junior dan mereka tidak tahu siapa yang menang.


Tidak butuh waktu lama akhirnya terlihat seorang anak laki-laki tampan masih berdiri dan tidak memiliki keseimbangan.


"Sepertinya saya kalah" Penatua Jing tersenyum kecut dan melesat kearah orang yang terbaring.


"Akhirnya Xiao Feng menang" Gumam Wei Tangshi dan melesat kearah Xiao Feng dengan gembiara.


Akhirnya latih tanding ini dimenangkan oleh murid Penatua Wei dan Xiao Feng sekarang cukup buruk kondisinya. ia langsung pingsan saat Wei Tangshi datang dan menangkapnya.


"Anda hebat Feng'er" Wei Tangshi memuji kemudian membawanya ke para petugas medis dan mendapatkan pertolongan pertama begitu juga dengan Jing Yiha.


To Be Continued

__ADS_1


Makasih Readers yang sudah membaca Novel saya jangan lupa Like sama Komen dan Favorit ya Readers makasih 😁😁


__ADS_2