
Orang itu berjalan dengan wajah dingin, ia pertama melihat kearah no 1 yang pingsan dan melihat yang lainnya. orang itu berjalan dengan santai menuju arah Xiao Feng.
Xiao Feng sedikit tidak jelas melihat orang itu namun ia tahu bahwa orang itu mungkin dikenalnya karena aura yang dikeluarkannya sangat mirip dengan kenalannya.
"Fufufu, tempat ini sedikit kacau ya?, selalu saja ada tikus diseluruh tempat ini" Orang itu membantu Xiao Feng bangun dari tanah dan membawanya untuk berbaring ditempat tidur.
"Bocah kau cukup kuat untuk bisa melawan lima Ranah Earth Profound bahkan salah satunya berada di tingkat ketiga" Kekeh orang itu dan membantu Xiao Feng untuk menyembuhkan lukanya.
Meski lukanya tidak terlalu dalam namun kehabisan energi Qi hampir saja membuatnya dalam keadaan koma, untung saja orang itu membantu Xiao Feng untuk memulihkan energi Qinya.
Tidak lama kemudian Xiao Feng membuka matanya dengan perlahan-lahan dan melihat orang itu bersama dengan Wei Tangshi.
"Feng'er akhirnya kamu bangun" Wei Tangshi menuju Xiao Feng dengan wajah kawathir dan terlihat berkeringat.
"Apakah kau baik-baik saja Feng'er?, bagaimana dengan lukamu?, apakah sudah baikan?" Pertanyaan satu demi satu diputarkan oleh Wei Tangshi.
"Uhuk.., Penatua saya benar-benar baik-baik saja hanya saja bagaimana keadaan Saudari Ning dan Saudara Shing?" Tanya Xiao Feng dengan nada rendah.
Wei Tangshi sedikit menghela nafas "Mereka baik-baik saja hanya saja sekarang mereka pingsan dan butuh dua hari paling cepat untuk sembuh"
"Yah bagaimanapun aku tidak menyangka bahwa kamu bisa mengalahkan lima Ranah Spirit Profound dengan luka yang tidak terlalu dalam" Kekeh Wei Tangshi dengan sedikit senyuman.
"Aku hanya beruntung Penatua"
"Keberuntungan atau tidak, jika lawanmu satu orang saja mungkin beruntung namun jika lima bukankah itu menunjukkan kekuatanmu?" Orang berpakian merah kehitaman yang cukup menonjol.
Pemuda itu mungkin berumur sekitar dua puluh lima tahunan, rambut hitam yang indah dengan bola mata hitam yang memancar aura yang kuat dan aura yang mendominasi.
"Penatua ini siapa?" Xiao Feng berpura-pura tidak kenal dan membiarkan Penatua Wei Tangshi mengenalkannya.
"Ohhh., dia adalah salah satu dari Calon Master, Yu Tiansheng" Seketika Xiao Feng berpura-pura terkejut dan ingin memberikan salam namun sebuah energi tidak memperbolehkannya.
__ADS_1
"Tidak perlu salam dengan kondisi seperti ini, aku Yu Tiansheng tidak sengaja melihat pertarunganmu yang bagus, jadi aku ingin mengundangmu dalam Grubku" Seperti yang diharapkan oleh Yu Tiansheng.
Tidak suka berbasa basi seperti Xiao Feng dan memiliki keyakinan yang dalam. Yu Tiansheng merupakan salah satu dari Calon Master yang telah mati dimasa depan hanya saja sekarang ia belum mati.
Kematiannya cukup aneh karena saat dalam misinya anggota grubnya yang beranggota dua puluh tiba-tiba dihadang oleh beberapa Penatua Sekte Aliran Putih dan berakhir mati meski berhasil membunuh lima Penatua Sekte Aliran Putih.
Sekte Aliran Putih tidak hanya satu Sekte namun memiliki beberapa cabang maupun pusat dan juga memiliki satu Sekte sebagai penguasa.
Yu Tiansheng yang dimasa depan merupakan Pendekar Kelas Suci Mendalam dan mungkin sekarang ia baru menjadi Pendekar Kelas Raja Atas.
"Bergabung ke grub anda?, bukankah saya masih terlalu dini untuk bergabung dengan grub?, saya akan mempertimbangkan nya dimasa depan" Xiao Feng tahu tidak baik untuk menyinggung calon master sekarang.
"Tidak perlu terburu-buru untuk menjawab, kamu bisa berbicara terlebih dahulu bersama dengan temanmu atau Penatua Wei untuk masalah ini" Yu Tiansheng terkekeh.
Xiao Feng tahu bahwa Yu Tiansheng merupakan orang berbakat yang ada di Sekte Iblis namun dia tidak memiliki bakcup dan merupakan anggota biasa bukan dari anggota Klan kuat.
Xiao Feng cukup kagum dengan Yu Tiansheng yang bisa menjadi calon master tanpa bantuan orang luar dan hanya dengan kemampuannya sendiri.
Jika sekarang Yu Tiansheng sudah menjadi Pendekar Kelas Raja Atas maka 4 rekannya sekarang mungkin telah menjadi Pendekar Kelas Raja Bawah.
Didalam Sekte Iblis hanya ada beberapa Pendekar Kelas Raja Mendalam namun empat pilar Sekte Iblis merupakan Iblis Tua yang telah melakukan retret yang panjang.
Empat dari mereka memiliki kekuatan Pendekar Kelas Suci Mendalam keatas maupun bisa lebih kuat diatasnya dan masih belum jelas.
Xiao Feng hanya pernah bertemu salah satunya, karena tiga lainnya tiba-tiba menghilang dan beberapa tahun kemudian Xiao Feng tahu bahwa ketiganya dibunuh secara tragis.
Beberapa Leluhur Aliran Putih mengirim perintah untuk membunuh para Iblis Tua dan ya hanya sisah satu saja Leluhur Tua hingga menjadi awal dari kehancuran Sekte Iblis.
"Baiklah jika begitu Tuan Yu Tiansheng, saya akan memikirkannya dengan pikiran yang lurus" Xiao Feng sedikir membukukan dirinya dan tersenyum lemah.
"Baiklah jika begitu aku pamit terlebih dahulu, Penatua Wei salah satu orang akan saya bawa untuk melakukan beberapa permainan"
__ADS_1
"Baik Tuan Yu Tiansheng"
Yu Tiansheng membawa no 1 dengan menyeretnya dengan sedikit kejam dan akhirnya ia telah meninggalkan ruangan dengan tenang.
"Baiklah Feng'er apa yang terjadi disini?" Tanya Wei Tangshi.
"Baiklah Penatua saya akan menjelaskannya"
Kemudian Xiao Feng menjelaskan semua kejadiannya namun ia menjelaskan bahwa ia cukup beruntung karena salah satu dari mereka ceroboh dan Xiao Feng menjatuhkannya.
Ya ada beberapa kebohongan namun Wei Tangshi tetap mempercayai karena muridnya selalu jujur dan tidak akan melakukan hal-hal yang buruk.
"Jadi begitu..., mulai sekarang aku akan menetapkan beberapa orang untuk menjaga kalian" Wei Tangshi menepuk pundak Xiao Feng dengan sedikit wajah kagum.
"Meski beruntung namun Feng'er telah menunjukkan giginya sekarang dan mungkin Kompetisi kedepan akan dimenangkan oleh kita" Lanjutnya.
"Benar Penatua , murid tidak akan mengecewakan harapan Penatua" Xiao Feng sedikit tersenyum.
"Baiklah Feng'er kamu istirahat terlebih dahulu, guru akan melaporkannya kepada Mastar dan menindak lanjuti masalah ini"
"Baik Penatua"
Kemudian Penatua Wei meninggalkan ruangan dengan ekspresi dingin dan mencoba untuk menyembunyikan sikapnya. Xiao Feng tahu bahwa Penatua Wei sekarang sangat marah dan ingin mencari dalang dari semua ini.
'Aku sudah tahu dalangnya, Nian Zong!!, tidak lama bagimu untuk mati ditanganku dan aku akan membalas semua perbuatanmu' Batin Xiao Feng menggeram.
Ia melihat Cheng Ning dan De Shing yang masih pingsan membuatnya ingin langsung mendobrak pintu Nian Zong hingga menghancurkan semua tulangnya.
Namun itu masih dalam pikirannya, ia sekarang belum layak untuk melawan Nian Zong.
To Be Continued
__ADS_1
Makasih Readers yang sudah membaca Novel saya jangan lupa Like sama Komen dan Favorit ya Readers makasih 😁😁