
Xiao Feng dulu merupakan Kultivator Ranah Emperor Profound yang memiliki nama dan sangat disegani dibenua ini. Xiao Feng dulu memiliki nama Kaisar Pedang dan hanya ada beberapa saja yang memiliki nama Kaisar Pedang.
Umumnya seseorang yang memiliki nama Kaisar Pedang biasanya memiliki pemahaman yang mendalam tentang ilmu pedang dan niat pedang yang kuat.
Xiao Feng sendiri memiliki niat pedang tingkat lima dan sudah dianggap cukup menakutkan. meski Xiao Feng cukup menakutkan dengan niat Pedang tingkat lima, ia sebenarnya merasa niat Pedangnya hanya tingkat dasar.
Xiao Feng merasa dibenua tengah ini niat Pedang tingkat lima sudah cukup menyeramkan, namun bagaimana jika orang yang berasal dibenua utama?.
Xiao Feng dulu masih belum pernah menjelajah kebenua utama karena masih belum menemukan tempat menuju benua utama.
Xiao Feng yang melihat Cheng Ning sudah tertidur pulas hanya menghela nafas, ia akan melindungi orang-orang yang dulu pernah mengorbankan nyawanya demi dirinya dan memberikan pelajaran kepada musuh-musuhnya.
Xiao Feng kemudian menelan satu pil terlebih dahulu karena takut akan meledakkan dantiannya bila langsung menelan 3 pil secara bersamaan.
Setelah Xiao Feng menelan pil itu, ia dengan cepat bermeditasi dan menyerap semua energi yang mengalir didalam tubuhnya. waktu terus berjalan hingga beberapa jam kemudian Xiao Feng membuka matanya.
"Menelan satu pil cukup memberikanku peningkatan, namun masih kurang" Gumam Xiao Feng kemudian menelan satu pil lagi.
Tidak butuh waktu lama Xiao Feng membuka matanya dan merasakan bahwa pengelihatannya samakin tajam beserta insting.
Xiao Feng kemudian mencoba Langkah Awan dan ia menggerak-gerakka tubuhnya dengan secara acak. tidak butuh waktu lama Xiao Feng tersenyum cerah dan terkekeh.
"Menelan tiga pil ini memberikanku peningkatan yang signifikan karena aku memplajari Langkah Awan, aku tidak menyangka Langkah Awan akan memberikanku peningkatan" Gumam Xiao Feng sambil mencoba mengendalikan energi Qinya.
Xiao Feng tidak menyangka bahwa ia bisa mengumpulkan energi Qi ditangannya dan tidak butuh waktu lama energi Qi ditangan Xiao Feng menghilang.
__ADS_1
Xiao Feng hanya tersenyum karena tahu bahwa ia masih lemah dan belum bisa mengendalikan energi Qi dengan baik. Xiao Feng kemudian merasakan tubuhnya semakin kuat dan mungkin saja ia akan melebihi prestasinya di kehidupan yang lalu.
"Saudara Feng kamu snagat lucu saat bertingkah seperti itu" Kata suara yang tiba-tiba membuat Xiao Feng membeku, orang itu tidak lain adalah Cheng Ning.
Cheng Ning tertawa saat melihat kelakuan Xioa Feng yang melakukan tingkah seperti menyet dan sesekali tertawa seperti orang gila.
"Haha!!, Saudari Ning maafkan aku karena membangunkanmu" Balas Xiao Feng sambil menggaruk kepalanya.
Cheng Ning hanya menggelengkan kepalanya dan melambaikan tangannya yang berarti tidak masalah. Xiao Feng kemudian mengerti bahwa hari sudah pagi dan ia harus berlatih lagi.
Cheng Ning kemudian menarik lengan Xiao Feng dan membuat Xiao Feng terkejut. tidak lama setelah Cheng Ning menarik lengan Xiao Feng nampak Tangsi yang sudah berada diruang latihan.
"Ho..., bocah bau kau sudah membawa wanita dihari pertamamu berlatih" Tawa Tangsi membuat Cheng Ning malu dan melepaskan lengan Xiao Feng.
"Salam pelatih, ini Saudari Ning yang sekamar denganku dan apakah masih belum ada orang disini?" Tanya Xiao Feng yang melihat sekeliling tidak ada orang sama sekali.
Xiao Feng yang ditatap tajam oleh Tangsi tersenyum kecut "Tidak aku lebih baik disini karena aku tidak memiliki keluarga" Kata Xiao Feng membuat Tangsi menepuk pundak Xiao Feng.
Ibu, ayah, Xiao Feng telah dikeluarkan dari Klan Xiao karena alasan yang tidak jelas, ya bisa dibilang difitnah oleh salah satu istri patriak Klan Xiao dan berakhir mereka diusir.
Xiao Feng juga akan membalas dendam karena Klan Xiao mengusir keluarganya, mereka berakhir mati karena kekurangan makanan dan Xiao Feng kecil sendirian.
"Latihan hari ini memindahkan batu itu dan berlari membawa batu yang seberat tiga kilo" Kata Tangsi sambil mengangkat tiga jarinya.
Xiao Feng faham dengan maksud Tangsi, ia harus melakukan hal itu selama tiga jam dan tidak boleh istirahat sampai selesai tiga jam.
__ADS_1
Tangsi menyalahkan satu dupa terlebih dahulu, satu dupa sama dengan setengah jam.
Xiao Feng bersama dengan Cheng Ning bersama-sama memindahkan batu dan berlari bersama.
"Bocah bau ini cukup kuat, padahal baru hari pertama di neraka kecil ini, tapi peningkatannya cukup bagus, mungkin aku bisa membawanya menjadi muridku" Gumam Tangsi melihat Xiao Feng yang berjuang keras.
Xiao Feng sendiri berjuang keras demi mengubah masa depannya agar bisa menjadi orang yang kuat dan menuju ke benua utama.
Cheng Ning juga nampak sangat berjuang keras karena ia ingin mengikuti jejak Xiao Feng yang sangat semangat dan membuat Cheng Ning bersemangat juga.
Bocah lainnya juga mulai terlihat, mereka nampak menyedihkan dan beberapa bocah seperti orang gila. pelatih disini memiliki setidaknya tiga orang yang membantunya untuk mengatur tempat ini dan tiga orang itu nampak garang.
Menurut Xiao Feng, Tangsi sendiri memiliki Kultivasi yang cukup kuat namun memiliki luka internal yang membuatnya menjadi seorang pelatih di neraka kecil ini dan terkadang memuntahkan darah.
Selang tiga jam berlalu Xiao Feng bersama Cheng Ning nampak kelelahan dan keringat deras ditubuh mereka. Tangsi hanya tersenyum kecil karena melihat ada dua orang yang berbakat.
"Bagus karena kalian seorang yang memiliki nilai terbagus aku akan memberikan sedikit lebih jatah kalian" Kata Tangsi kemudian memberikan botol kecil kepada Xiao Feng dan Cheng Ning.
Cheng Ning sendiri masih belum mencapai Ranah Star Profound tingkat Satu dan tidak terlalu butuh Pil Pemulih Qi. sedangkan Xiao Feng yang sudah mencapai ujung Ranah Star Profound Tingkat Satu sangat membutuhkan Pil Pemulih Qi.
Xiao Feng melihat botol kecil ini berisi empat Pil Pemulih Qi dan terdenyum "Terima kasih pelatih, saya akan berjuang lebih keras untuk memenuhi harapan anda" Balas Xiao Feng dan Cheng Ning.
Tangsi cukup terkejut namun sepertinya Xiao Feng dan Cheng Ning tahu bahwa mereka akan bersaing dengan orang lain dan mungkin harus meningkatkan kekuatan mereka.
Cheng Ning sendiri nampak sepertinya akan memasuki priode awal Kultivasi dan juga jika Cheng Ning memasuki priode awal Kultivasi mungkin saja wajahnya mulai terlihat cantik.
__ADS_1
To Be Continued
Makasih Readers yang sudah membaca Novel saya jangan lupa Like sama Komen dan Favorit ya ya Readers makasih 😁😁