Liku Liku Kehidupan

Liku Liku Kehidupan
Tak ada pilihan lain


__ADS_3

Β 


SMS FROM : 0812\-\\\-\\.


Β 


" Kalau kau mau aku pulangkan anak anak, kau harus pulang kerumah, kalau kau tidak pulang kerumah, anak anak nggak akan aku pulangkan, aku biarkan anak kau nangis nangis, aku nggak ada uang, nggak ada anak anak kau makan, tambah lama kau dirumah ama, tambah lama anak anak kau nggak makan, cepat pulang sebelum anak anak kau mati. "


06.15 sen, 07 agus 200*


"ma.. " keluh mama ke nenek sambil melihatkan SMS yang diterimanya dari papa, nenek mengambil hp tersebut lalu membacanya,


"apa kita harus panggil polisi?" tanya nenek mencoba memberi solusi,


"enggak ma... Aini harus pulang kerumah bang ibrahim" jawab mama dengan nada tak ada harap.


"kenapa? kok kamu masih mau balikan sama dia? emang segitu cintanya kamu sama dia...? buka mata kamu ain! kalau hanya masalah anak anak, bisa kita ajukan ke pihak polisi atas nama penculikan anak, kamu nggak harus balikan sama dia..! kamu nggak sendiri, liat disekeliling mu, ama selalu mendukumu.


meskipun apa nggak peduli sama kamu, ada om mu Yang selalu melindungimu. kamu jangan sampai dibutakan cintanya dia, dia benar benar orang Yang munafik, pengecut! " nenek marah mendengar keputusan mama Yang ingin berbalik pulang kerumah papa.


"ma.. aini bukannya dibutakan cinta nya dia, ini keputusan Yang bisa aini ambil biar nggak nyelakain siapa siapa, ama nggak tau..


dulu, aini emang udah sering kabur dari rumah itu, dulu pas aini bilang sama ama kami mau jalan jalan kerumah saudaranya bang ibrohim yang ada diluar kota, itu sebenarnya bohong, sebenarnya aini pergi dari rumah, aini pergi kerumah teman teman aini, pernah juga aini kerja ke Padang panjang biar jauh dari dia, tetap aja dia bisa nemuin aini, entah gimana caranya dia, entah guna guna apa Yang dia pakai, terakhir aini kabur dari rumah, aini pergi ke kantor polisi, aini jelasin semua perlakuan dia ke aini, pertama pas aini cerita, polisi itu nyimak Dan nanggepin ceritanya aini, tapi pas aini sebutin namanya dan ngasih identitasnya bang ibrohim, polisinya mulai lengah, mereka nggak nanggepin aini lagi.


trus polisinya nyuruh aini nunggu diruang tunggu, beberapa menit setelah itu ibrahim dateng, aini nggak nyangka ternyata polisi pun bersekongkol sama dia.

__ADS_1


pernah juga dulu pas aini kabur dia ngancem mau bakar rumah ama, jadi aini terpaksa pulang lagi.


untuk sekarang, aini nggak punya pilihan maa, ini udah menyangkut anak anak aini, aini harus pulang kerumah ibrahim, aini nggak mau ngambil resiko terlalu besar kalau aini nggak segera pulang, aini nggak mau ngeliat mayat anak anaknya aini yang mati kelaparan,, 😭"


*Akhirnya mama menceritakan semua yang selalu diumpatinya, semua beban yang ia tanggung dengan hanya bercerita ke anaknya yang masih kecil tanpa bisa berbuat apapun*,,



"Maafkan ama selama ini nggak tau penderitaan kamu aini.. kenapa kamu nggak pernah cerita sama ama..? mungkin kalau waktu itu zakiyah nggak cerita sama ama, ama nggak akan tau sampai sekarang.. "


"makasih ma... ama selama ini emang tempat aini mengadu apapun masalah aini, tapi untuk masalah yang ini, aini merasa nggak pantes ngadu sama ama,, karna ini semua terjadi karna aini nggak nurutin kata kata ama dulu... maafin aini ma... "😭


SMS FROM : 0852\-\*\*\*\*\-\*\*\*\*.


"Bang, aku udah dirumah, bawa anak anak pulang sekarang"


pesan masuk ke hp papa, siang itu kami masih dijalan yang aku nggak tau entah kemana, entah apa yang dituju papa, entah **** hutan yang ada di puncak gunung sana, entah jurang maut yang ada dipinggirnya.


Beberapa jam kemudian mobil ini keluar dari rute aneh yang asing itu, dan kemudian kutemui jalan jalan yang sudah familiyar. lalu mobil itu menghantar kami pulang.


jam 16.30 kami sudah sampai dirumah..


"mamaaaa!" teriakku dengan gembira ketika melihat mama ada dirumah, khair ikut berlari ke arah mama dan memeluk mama.


Hampir satu tahun, kehidupanku berjalan seperti itu saja, papa jarang pulang, tiap pulang marah marah nggak jelas, kalau tengah malam pergi lagi, mama sering dipukul, aku sekolah dan khaaaair....

__ADS_1


dia dirumah aja menyaksikan aktifitas orang orang.


Bedanya, tahun ini nenek sering kerumahku, mungkin karna dia khawatir dengan kami semua.


tapi jangan kira dalam diam kami, kami menyerah begitu saja, oh no...


mama juga orang yang cerdas, setelah salah melangkah berkali kali, setiap langkah berikutnya akan lebih berhati hati, langkah langkah yang telah berlalu menjadi pelajaran untuknya.


saat ini, bagi kami hidup bagaikan game, dan papa sebagai rintangan rintangannya, kalau kami kalah, kami akan mulai dari awal lagi, mama selalu menyusun rencana denganku. ya... sama anak kecil, emang cuma punya itu. tapi kata mama, meskipun masih kecil, untung dulu aku bisa diajak kompromi.


tapi waktu itu, kelemahanku adalah kalau papa menjanjikan membelikan makanan atau mengajak jalan jalan, aku bisa lupa dengan siasat siasat yang sudah di janjikan, kadang ketika diajak papa jalan jalan, aku malah merasa iba dengan semua siasat kami yang akan pergi meninggalkan papa, ya... wajar saja, saat itu aku masih kecil, mudah berganti pikiran, mudah dicuci otaknya, dll.


kadang hal ini juga yang membuat mama mengurungkan niat pergi dari papa, ketika semua rencana sudah siap dan tinggal berangkat, malah aku tidak mau ikut sama mama.


mama mau bersabar menunggu aku sedikit dewasa agar aku mengerti mana yang baik dan yang buruk, tidak hanya mengandalkan siapa yang mampu mengabulkan permintaanku, kalau seperti itu, jelas saja mama tidak mampu menuruti permintaan ku ini itu ini itu, karna mama memang tidak ber-uang banyak.


mama mau bertahan dengan segala siksaan sampai aku mau ikut sama mama pergi, mama tau aku tidak mau ikut sama mama karna aku belum bisa memberi keputusan untuk diriku sendiri, jika aku ikut mama bagai mana, jika aku ikut papa bagaimana...


aku bersyukur sekali mama mau menunggu aku sedikit dewasa, kalau mama hanya memikirkan dirinya, mungkin dia akan pergi bersama khair dan meninggalkan aku bersama papa.


"Zakiyah! ayo bangun...! nanti kamu telat kesekolah! hari ini kan ada lomba..."


mataku langsung berbinar saat mama bilang "hari ini kan ada lomba"


aku sangat bersemangat hari ini, aku ikut kontes menyanyi, aku ingin menggunakan pakaian terbaik, aku ingin menang dalam loba ini.....😊

__ADS_1


//emangnya fasionshow, memakai pakaian terbaik agar menang...πŸ˜’πŸ™ˆ//


Aroma wangi lifebuoy melekat segar di badanku pagi itu bercampur aroma semangat yang membara bara, aku sangat semangat, karna lomba itu hanya untuk pengisi acara, dan acara yang sebenarnya adalah karnafal kelulusan kami seangkatan. hari ini adalah hari terakhirku bersenang senang sambil belajar disekolah ini, dan tidak lama lagi aku akan memakai seragam merah putih..πŸ˜ŠπŸ‡²πŸ‡¨πŸ‡²πŸ‡¨πŸ‡²πŸ‡¨


__ADS_2