Ling Tian.

Ling Tian.
Hutan Roh IV (Xiao Yuer).


__ADS_3

Tetapi saat Tangannya menyentuh kristal kehidupan ular bermata satu, dia menjerit kesakitan saat racun yang bercampur dengan kristal ular bermata satu mengenai tangannya.


"Argh..." Ling Tian memegang tangannya dan perlahan dia melihat racun hijau ular bermata satu masuk kedalam kulitnya.


Kali ini dia sangat ceroboh dan lupa kalau kepala ular bermata satu telah bercampur dengan racun dari taringnya.


Kemudian dia segera duduk dan mencoba menekan racun di tubuhnya menggunakan elemen api, yang dimana elemen api adalah musuh bebuyutan elemen racun.


Saat Ling Tian ingin menggunakan elemen apinya, tiba-tiba elemen racun didalam tubuhnya menyerap habis racun itu dan tidak meninggalkan jejak sedikit pun.


"Ini..." Ling Tian terkejut saat merasakan elemen racunnya menyerap racun ular bermata satu.


"Bocah, elemen di tubuhmu sangat mengerikan. Tidak hanya memiliki kekuatan lebih besar dari elemen biasanya, elemenmu juga dapat lebih menjadi kuat apabila melahap kekuatan elemen lainnya." Drago yang berbaring dikepala Ling tian, sedikit terkejut melihat kengerian elemen di tubuh Ling Tian.


"Maksudmu?" sahut Ling Tian bingung.


"Huf... apakah pria sepuh itu tidak menjelaskan tentang elemenmu saat cahaya itu memasuki kepalamu." ucap drago yang malas menjelaskan dan hanya mengingatkan Ling Tian.


Ling Tian yang mendengar itu menggaruk kepalanya, kemudian dia mencoba mengingat dari infomasi yang diberikan Gon Hu sebelumnya.


Dari informasi itu, Ling Tian mengetahui bahwa elemen racunnya dapat menyerap racun yang mencoba memasuki tubuhnya, dan itu akan memperkuat kekuatan elemen racunnya. Begitu jugak dengan elemen lain apabila menyerap energi yang sesuai dengan atribut nya.


Ling Tian tidak dapat menahan senyuman diwajahnya dan berpikir kalau ini merupakan keberuntungan yang luar biasa. Jika elemen racun dapat menyerap racun yang memasuki tubuhnya maka dia tidak akan mati, hanya saja merasakan sakit sebentar.


Kemudian Ling Tian berjalan kearah Xiao Yuer dan membawanya ke tempat lebih aman. Tidak jauh dari tempat mereka berada, Ling Tian melihat air terjun dan di sebelahnya terdapat gua kecil yang akan dijadikan tempat peristirahatan nya.


Kondisi tubuh Xiao Yuer saat ini terlihat sangat buruk, dengan luka di sekujur tubuh dan pakaian yang dia gunakan tidak cocok untuk digunakan lagi.


Kemudian Ling Tian mengeluarkan pill penyembuh level 4 dari cincinnya, dan membantu Xiao Yuer untuk menyerap khasiat pill itu dengan mengalirkan energinya ketubuh Xiao Yuer


Kemudian dia melepas pakaian yang menutupi tubuh Xiao Yuer dan membersihkan noda darah yang telah mengering di kulitnya. Setelah itu dia mengeluarkan jubah hitam dari cincin ruang nya dan memakaikan ke tubuh Xiao Yuer.


Ling Tian yang melihat wajah Xiao Yuer tanpa cadar, dia terpana dengan kecantikan wanita itu. Dan merasa kecantikannya tidak dapat di bandingkan dengan wanita lain kecuali ibunya.


Setelah sadar dari kekagumannya, Ling Tian kemudian berjalan ke arah air terjun untuk membersihkan tubuhnya, dan mengeluarkan tubuh harimau angin untuk dia panggang.


Waktu berlalu selama dua minggu, Ling Tian kini terlihat duduk santai memandang keindahan didepannya. Luka di tubuh Xiao Yuer kini sudah menutup tanpa meninggalkan bekas luka dan itu membuat keindahan nya semakin sempurna.


Walaupun dia membenci keluarga Kekaisaran Fian, tetapi dia tidak tahu mengapa saat memandang Xiao Yuer itu membuat hatinya sangat nyaman. Dan dia sudah berulang kali mencoba meninggalkan Xiao Yuer yang masi pingsan, tetapi hatinya tidak tega meninggalkan nya.


"Ugh.. dimana ini?" Xiao Yuer perlahan bangun dan melihat sekitarnya.


Kemudian ia melihat kearah Ling Tian yang melambaikan tangannya kearahnya.


"Kyaaaaaa..."


Bukannya membalas sapaan Ling Tian, Xiao Yuer berteriak keras melihat pakaian yang dia gunakan telah berubah.

__ADS_1


"Hei Nona... Kenapa kau berteriak!!Tenanglah, tidak ada yang terjadi di antara kita.!" Ling Tian berkata dengan ekspresi murung sembari menutupi kedua telinganya.


"Sialan...! Apa yang sudah kau lakukan padaku? Dan kenapa pakaianku telah berubah." Xiao Yuer berteriak kemudian mengeluarkan aura membunuh dari tubuhnya.


"Cih... Sia-sia aku menyelamatkanmu! Apakah kau tidak ingat kejadian terakhir kalinya? Aku telah menyelamatkanmu dan mengganti pakaianmu dengan pakaianku. Bukannya kau berterima kasih, tapi kau malah memakiku !" Ling Tian kemudian berjalan kearah mulut gua dan meninggalkan Xiao Yuer yang masi terduduk di lantai.


Xiao Yuer mendengar perkataan Ling Tian merasa sedikit bersalah, tetapi entah mengapa dirinya sedikit tidak senang. Tubuhnya sudah dilihat pria yang tidak di kenal dan mengingat kembali keempat pengawal yang sudah meninggalkannya, itu membuatnya semakin tidak senang.


"Dasar wanita sinting.!" ucap Ling Tian dari luar gua dan itu membuat Xiao yuer semakin marah. Kemudian ia menyerang Ling Tian dengan pedang yang sudah berada di tangannya.


Swush


Pedang putih bercorak burung Phoenix, tiba-tiba mengeluarkan aura dingin membekukan area yang dilaluinya.


Ling Tian merasakan ada hawa dingin dibelakang tubuhnya, dia mengeluarkan pedang dewa kematian dan menyambut pedang yang mengarah ke tubuhnya menggunkan elemen api.


Klang! Klang! Klang!


Perkelahian kedua insang itu tidak dapat terelakkan lagi.


Setelah itu, akibat gelombang aura yang dihasilkan kedua pedang yang saling berlawanan, mengakibatkan daerah sekitar yang tadinya di penuhi tumbuhan hijau kini berubah menjadi dataran es. Dan sebagian lagi menjadi dataran api dengan kobaran api yang membara.


"Mati...!" teriak Xiao Yuer melepaskan energi dingin dari tubuhnya. Kemudian energi biru disekitar tubuhnya membentuk puluhan pedang es dan langsung melesat cepat bagaikan petir.


Swush


Kemudian cahaya pedang es bergerak sambung menyambung menghantam perisai api, tetapi tidak dapat menembus perisai api dan hanya memberikan retakan di setiap sisi perisai.


Ling Tian merasa kekuatan es yang dilepaskan wanita itu sangat mengerikan, ia langsung terdorong kebelakang dan menabrak batu dibelakangnya.


"Ugh..." Ling Tian memuntahkan seteguk darah dan mencoba untuk berdiri.


"Sial... Seharusnya aku memperkosanya saja tadi, Toh dia jugak akan menghajarku setelah siuman." batin Ling Tian menyesal dengan keputusan nya.


Kemudian Ling Tian menatap Xiao Yuer dan berteriak. "Nona... Aku bisa saja membunuhmu dengan mudah! tapi aku tidak ingin melukaimu, jadi tolong redahkan amarahmu!"


Bom!!


Setelah Ling Tian memperingati Xiao Yuer, tiba-tiba ledakan energi elemen api, petir, angin, kegelapan, menghancurkan area sekitar dan membentuk kawah yang cukup luas akibat ledakan energi itu.


Xiao Yuer yang melihat pemuda di depannya ternyata menahan kekuatannya, dia sangat tertekan dengan gelombang energi yang dilepaskan.


Dia merasa pria di hadapannya hanya beruntung membunuh ular bermata satu, mengingat rana ular bermata satu lebih tinggi darinya. Dan saat ini dia tidak menyangka pria di depannya sangat kuat, bahkan memiliki tubuh empat elemen yang sangat langkah.


Pada akhirnya, Ling Tian dan Xiao Yuer tidak melanjutkan pertarungan mereka dan sepakat untuk berdamai. kemudian Ling Tian memperkenalkan namanya dengan nama Tian Ling, dan Xiao Yuer memperkenalkan nama aslinya.


Setelah itu Xiao Yuer memasuki gua untuk memulihkan tubuhnya dan Ling Tian memutuskan untuk bersantai didalam gua.

__ADS_1


Didalam gua tidak ada percakapan diantara mereka berdua, Kerena pada dasarnya Ling Tian memiliki sifat dingin kepada orang lain, begitu jugak dengan Xiao Yuer.


****


Di aula istana Kekaisaran Fian, terlihat sosok pria tua berjenggot putih dengan jubah emas yang melekat dii tubuhnya. Disisi kanan dan kirinya terdapat pria sepuh yang tidak lain adalah para petinggi Kekaisaran Fian.


Mereka semua memasang ekspresi murung saat mengetahui Xiao yuer dan empat pengawal lainnya menghilang dari wilayah inti hutan Roh.


Dan yang semakin membuat mereka panik adalah tetua terhormat (Xiao Tan) yang tidak lain paman Xiao Yuer. Sebelum kepergian nya entah kemana, Xiao Tan mengancam akan menghancurkan Kekaisaran Fian apabila ada hal buruk terjadi kepada keponakan nya.


Mereka mengetahui kekuatan Xiao Tan berada diranah leluhur bintang delapan, dan dapat dengan mudah menghancurkan Kekaisaran Fian. Sebab itu membuat mereka khwatir dengan masalah yang menimpa sekarang


"Apakah ada kabar dari bawahanmu jenderal Yin Luan?" tanya Fian Xu yang tidak lain kaisar Kekaisaran Fian, memecah keheningan.


"Hormat saya yang mulai.... Bawahan yang saya perintahkan menemukan tiga mayat prajurit dengan tubuh tanpa kepala. Dan untuk keberadaan nona Xiao Yuer dan ketua pengawal Run Lan belum dapat ditemukan." Yin Luan berlutut dan menjelaskan hasil pencarian mereka.


"Huh.... Yin Luan, gerakan seluruh bawahanmu dan perintahkan keempat Sekte besar untuk membantu. Dalam waktu dua hari ini kalian harus menemukan keberadaanya." perintah Kaisar Fian Xu sembari memijat keningnya.


"Baik yang mulai, saya akan menjalankan perintah." jawabnya kemudian menghilang dari aula pertemuan.


Kini aula pertemuan kembali hening setelah kepergian Yin Luan, dan mereka berharap keberadaan Xiao Yuer segera ditemukan sebelum Xiao Tan kembali.


Satu hari berlalu, didalam gua wilayah inti kini Xiao Yuer memutuskan untuk kembali Kekaisaran Fian dan Ling Tian memutuskan melanjutkan latihannya.


"Tian Lin, terimakasih telah menolongku. katakan saja apa yang kau inginkan dan aku akan memberikanya padamu, kerena aku tidak ingin berhutang budi kepadamu." Xiao Yuer berkata dengan dingin.


"Hemm.... Aku tidak menginginkan apapun darimu. Aku menolongmu karena kebetulan dan aku tidak mengharapkan apapun." sahut Ling Tian dengan ekpresi malas.


"Tidak perlu banyak alasan... Katakan saja apa yang kau inginkan, dan aku akan memberikan itu sebagai upahmu." Xiao Yuer berkata dengan nada tidak senang melihat pemuda di depannya menolak kebaikannya.


Ling Tian yang mendengar itu sedikit marah dengan perkataan wanita di depannya. Dia merasa kebaikannya seperti hanya membutuhkan sesuatu, dan merasa dirinya seperti dikucilkan oleh wanita di depannya.


"Kalau begitu..." Ling Tian menahan ucapannya kemudian berkata. "Aku ingin tubuhmu."


Swush


Xiao Yuer yang mendengar itu langsung mengeluarkan aura membunuh dari tubuhnya, dia tidak menyangka niat baiknya akan disalah gunakan pria mesum di depannya.


Karena sebelumnya dia merasa Ling Tian adalah pria baik dan itu membuatnya sedikit kagum dengan kebaikannya. Tapi kini semua sirna setelah mendengar permintaan Ling Tian yang membuatnya kecewa.


"Ada apa nona Xiao? Apakah kau tidak bisa melakukannya? Maka lupakan saja. Aku tidak ingin tubuhmu atau apapun darimu."


"Kebaikan memang seharusnya di balas kebaikan. Tapi sebelum melakukan itu, sebaiknya kita harus menjaga perasaan orang lain sehingga tidak menyinggung niat baiknya." ucap Ling Tian dan berjalan keluar dengan kedua tangan saling bersilang dibelakang kepala, Kemudian melesat cepat tanpa memberikan kata perpisahan.


Sedangkan Xiao Yuer yang tadinya marah, seketika meneteskan air mata dari kedua kelopak matanya. Dia tidak tahu mengapa hatinya merasa sakit saat melihat pria yang menolongnya mengatakan tersinggung dengan niatnya.


Kemudian Xiao yuer melesat keluar dari wilayah inti dan mencoba melupakan semuanya seperti tidak ada yang terjadi.

__ADS_1


__ADS_2