Lintas Alam Luar Jalur

Lintas Alam Luar Jalur
kesalahan 9


__ADS_3

Hari ini adalah hari Jum'at. Seperti biasa pada hari ini anak-anak akan melaksanakan kegiatan senam bersama dan kerja bakti bersama.


"Ya anak-anak semua nya tangan nya di rentangkan kita akan bersiap-siap untuk melakukan senam" kata pak ardi yang mempin kegiatan senam selaku guru olahraga.


aca sedang berbaris di depan bersamaan dengan Rendy. sedangkan Amel sendiri di barisan paling belakang.


"Eh lu geser dikit napa, kena nih tangan gue" kata Tina kepada Aldi saat ia merentangkan tangan sambil menghadap ke kanan.


"Iya iya, Aldo lo geser dong" kata Aldi lagi kepada Aldo yang berdiri di samping kanan nya karena saat ini mereka sedang menghadap ke kanan.


"Ck ck ck memang ya tangan kalian berdua itu, panjang Tangan" kata Aldo sambil menggelengkan kepalanya.


"Weh sembarangan lo, gue bukan pencuri kali panjang tangan" kata Tina seru sambil kembali menghadap ke depan.


"Loh apa hubungannya sama pencuri" kata Aldo heran.


"Panjang tangan itu biasanya label yang diberikan kepada seseorang yang suka ngambil barang orang lain tanpa izin atau maling. contoh kalimatnya : Kamu itu orang yang panjang tangan." Kata Aldi menjelaskan kepada Aldo.


"Buehhh tumben lo pintar aldi, biasa pelajaran bahasa Indonesia lo tidur" kata Tina bangga ternyata teman nya bisa pintar juga.


"Ha ha ha oh ya iya lah, orang gue liat google" kata aldi terkekeh.


seketika Tina menoleh ke belakang dan benar saja Aldi sedang memegang hp nya untuk membuka google.


"ya ela gue kira beneran pintar lu" kata tina sambil menjitak kepala temannya itu.


"Hahahah kena tipuuu" kata aldo mengolok-olok Tina dari belakang.


"Ya anak-anak mulutnya bisa di kunci sebentar, sekarang kita akan memulai kegiatan senamnya." Kata pak ardi yang berbicara menggunaka mic sambil berdiri di depan.


Musik senam pun dinyalakan, semua murid maupun guru bergerak bersama mengikuti gerakan pak ardi yang ada di depan.


Setelah selesai senam anak-anak kemudian melanjutkan kegiatannya dengan kerja bakti yaitu membersihkan kelas serta halam kelasnya masing-masing.


"Sekarang kita bagi 4 kelompok yah. Kelompok 1 di dalam kelas, kelompok 2 di depan kelas, kelompok 3 di belakang kelas, dan kelompok 4 di samping kelas" kata Ahmad sebagai ketua kelas.

__ADS_1


Setelah membagi menjadi 4 kelompok, mereka kemudian bergerak sesuai tugasnya masing-masing.


"Amel ke sini dulu" kata Bu Fatma yang merupakan wali kelasnya.


"Ketua ijin" kata Amel kepada ketua kelasnya untuk menghadap kepada walikelas.


"Silahkan" kata Ahmad.


Amel kemudian berjalan menghampiri Bu Fatma.


"Iya Bu ada apa" tanya Amel berdir di depan Bu Fatma yang jaraknya agak jauh dari kelas.


"Rere dan Eka mana kenapa hari ini mereka tidak masuk"


Deg..!!


Seketika Amel mengerutkan keningnya. Ia benar-benar tidak tau jika Rere dan Eka tidak masuk tanpa keterangan.


"Maaf Bu saya kurang tau, saya fikir mereka telah meminta ijin agar tidak masuk" kata Amel dengan wajah bingung.


"Eh jangan Bu, mungkin saja memang ada urusan nanti biar saya tanyakan ke mereka ya Bu" kata Amel mencoba berbohong.


Bu Fatma hanya mengangguk dan pergi meninggalkannya Amel.


Amel berjalan menuju kelas dengan wajah cemas, ia benar-benar bingung dengan teman-temannya yang tiba-tiba hilang satu persatu. "Apa benar ini ada kaitannya dengan aca" batin Amel sambil menatap ke arah aca yang sedang membersihkan halaman kelasnya.


"Mel ada apa" tanya Ahmad seketika membuyarkan lamunan Amel.


"Oh itu tadi, gue di suruh pindah bersih-bersih di kelas sama ibu" kata Amel mencoba berbohong.


"Oh ya sudah kalo gitu, silahkan" kata Ahmad.


Aca yang sedang bersih-bersih di halaman depan, hanya mengerutkan keningnya. ia melihat Amel yang bertingkah aneh seperti menyembunyikan sesuatu.


sedangkan Rendy sendiri sedang sibuk melaksanakan tugasnya yaitu bersih-bersih di samping kelas.

__ADS_1


Saat Amel berada di dalam kelas, ia tidak langsung membersihkan kelas. Tentu saja karena bukan itu tujuannya.


Ia sengaja berbohong agar bisa memeriksa tas aca, apa mungkin ada barang bukti yang mengarah pada surat teror tersebut. Ia menengok ke kanan dan ke kiri untuk berjaga-jaga agar tidak ada yang melihat perbuatannya tersebut. Ia membuka rel sleting tas aca perlahan dan..


"Amel kamu ngapain di sini ?" kata aca saat melihat Amel sedang menyentuh tasnya.


Seketika Amel terkejut dan membuat seluruh isi tas yang ia pegang berceceran. ia benar-benar tidak tau sejak kapan aca ada di sampingnya.


saat Amel menengok ke bawah seketika ia membulatkan matanya saat mendapati terdapat beberapa kertas kosong Serta sepidol berwarna merah yang terjatuh dari dalam tas aca.


Aca yang melihat hal itu juga seketika panik dan langsung cepat-cepat mengambil dan memasukkan kertas, spidol serta buku-buku tersebut kembali ke dalam tasnya.


amel melayangkan tangan kanannya hendak menampar pipi aca. seketika tangan Amel langsung ditangkap oleh tangan kiri aca.


Amel sedikit kaget dengan reaksi aca yang barusan ia lihat. wajah mereka saat ini saling memandang satu sama lain memberikan tatapan tajam.


"Amel aku harap kamu tidak ceroboh dengan melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan oleh teman-teman mu, kamu ingat kan isi surat itu apa" kata aca pelan tapi mampu didengar oleh Amel.


"Hai, jika kalian baca surat ini, selamat itu artinya kalian dalam bahaya, sebaiknya kalian harus hati-hati, dan ingat jangan pernah kalian ganggu aca lagi. By A"


bayangan tentang isi surat pun seakan terngiang di kepala Amel. Dengan wajah memerah menahan amarah amel menarik tangannya kembali. kemudian aca pun melepaskan pegangannya pada pergelangan Amel.


setelah itu Amel beranjak pergi meninggalkan aca di kelas.


Tanpa disadari oleh Aca maupun Amel kejadian tersebut di saksikan oleh Tina, Aldi dan Aldo dari jendela kaca belakang. Kebetulan saat itu mereka sedang bertugas membersihkan bagian belakang kelas.


" sepertinya ada yang ga beres " kata aldo sambil mengerutkan keningnya.


" iya bener " kata Aldi sambil menatap ke arah Aldo.


Tina menatap Aldi dan Aldo secara bergantian. " nanti malam temani gue buat temui seseorang, gue rasa ini ada kaitannya dengan surat yang kita temui di perpustakaan saat itu" kata Tina lalu beranjak pergi dari tempat tersebut dan di ikuti juga oleh Aldi dan Aldo


***


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2