
semua orang berdecak kagum bagaimana tuan menyatukan dua manusia yang sempurna seperti Meerqeen dan Maureen
Meerqeen yang sibuk berbicara dengan dengan Deddy nya . tiba-tiba dia begitu terkejut ketika mendengar nama seseorang yang belakangan ini sungguh familiar di pendengar nya tiba- tiba dia baru teringat akan sosok nama tersebut
meerqeen sangat-sangat terkejut ketika mendengar nama mempelai wanitanya yang akan menjadi istrinya ialah " Maureen Lluvia Rodriguez " atau nama familiar seorang gadis yang pernah dia lihat dan dia cari informasinya bernama "Lluvia Rodri " kenapa dunia begitu sempit.
ketika lluvia semakin mendekat ke arahnya jujur dia begitu terpanah melihat kecantikan gadis yang selama ini menganggu pikirannya .
ia sungguh begitu gugup detak jantungnya begitu kencang . dan dia merasakan ini seperti mimpi .
Gadis yang dia tak pernah ia impikan untuk menjadi masa depan dan tak pernah bisa mengharapkan tentangnya. kini telah berdiri di hadapannya yang akan segera menjadi Nyonya muda Alexander , seorang istri dari Meerqeen Riuz Alexander.
Lluvia pun terkejut sama hal nya dengan Meerqeen. karna Lelaki yang akan menjadi suaminya merupakan lelaki yang sangat tampan dan begitu tinggi dan Maco walaupun terlihat datar seperti kanebo kering
Meerqeen mengulurkan tangan nya untuk menyambut tangan dari Lluvia. untuk menaiki mimbar pernikahan mereka untuk mengucapkan janji suci pernikahan , mengikat hubungan dua keluarga besar
Lluvia dan meerqeen berhadapan muka . beraduh pandangan , netra mata hazel yang di miliki ke dua manusia sempurna ini . mereka berdua saling menatap begitu dalam dan begitu lekat . entah lah apa yang mereka berdua rasakan saat ini sungguh sebuah kejutan atau lebih tepatnya keterkejutan.
Meerqeen pun tanpa sengaja terlukis senyum tipis di bibir nya dan hati nya begitu bahagia nya. sesungguhnya dia tidak menyangkah akan menjadi suami dari Lluvia gadis yang begitu Mematikan walaupun dia memiliki kecantikan yang lembut namun dia seperti mawar cantik yang terkesan sangat indah Namun sangat berduri dan sangat berbahaya mampu membuat orang lain terluka.
begitu pun dengan Arsenal dia begitu teperanjat bahwa calon istri tuan muda nya itu ialah gadis bernama Lluvia . gadis yang membantu dirinya waktu dikepung kelompok rombongan dari mafia lain .
sungguh Dia pastikan ketika Lluvia masuk ke dalam kehidupan tuannya dia akan menjadi ratu paling mematikan yang dimiliki keluarga Alexander.
lluvia dan meerqeen pun telah menghadap pendeta untuk mengucap janji suci pernikahan mereka.
mereka pun saling berhadapan dan beraduh pandang dan tatap an mereka ,sama -sama saling mengagumi masing masing .
Mari ke dua mempelai mengucapkan janji suci pernikahan kalian . dimulai dari mempelai laki- laki .
..." Saya mengambil engkau menjadi istri ( Maureen Lluvia Rodriguez) saya, untuk saling memiliki dan menjaga, saling melindungi. Suka dan duka , dari sekarang sampai selama-lamanya. ucap Meeqeen begitu lantang jelas tegas dan begitu lembut...
sekarang giliran dari pihak mempelai perempuan
__ADS_1
..."Saya mengambil engkau menjadi Suami ( Meerqeen Riuz Alexander) saya, untuk saling memiliki dan menjaga, saling melindungi. Suka dan duka , dari sekarang sampai selama-lamanya ." Ucapan balasan dari Lluvia begitu lembut sungguh kenapa perasaannya begitu sedih....
baiklah pemberkatan bahwa kedua mempelai telah resmi menjadi suami istri secara sah sesuai hukum agama dan hukum negara.
para tamu undangan pun bersorak ria mereka meminta pengantin untuk berciuman jujur saja lluvia sangat gugup begitu pun dengan meerqeen.
Setelah cukup lama akhirnya Meerqeen mendekatkan wajahnya kepada lluvia , dan menempel kan bibirnya dengan bibir lluvia dengan begitu lembut . jujur lluvia sangat kaget . begitu halnya dengan meerqeen dia merasakan ciuman yang begitu berbeda .
meerqeen pun melepaskan tautan berciuman mereka dan dilanjutkan kan dengan acara resepsi karna tamu undangan begitu banyak .
meerqeen pun sesekali melirik Lluvia entah mengapa detak jantung nya terasa kencang dia tidak menyangkah akan mendapatkan istri yang begitu cantik seperti Lluvia .
" Hem tuan , apakah kau tidak bosan ? " tanya Lluvia tiba-tiba
Meerqeen pun mengerutkan alisnya
" Bosan , Tidak ? "
meerqeen pun baru paham gadis ini merasa semua ini adalah sebuah drama yang membosankan terlihat dari raut muka masamnya. namun mengemaskan sekali bagi Pria kejam ini .
setelah cukup lama seharian mereka berdiri . acara pernikahan cara pun telah selesai bertabur dengan kemeriahan yang mewah dan sangat megah. mereka pun memutuskan untuk beristirahat .
" silahkan nyonya dan tuan muda Alexander saya antar ke kamar pengantin kalian di kamar Presidential terbaik di hotel ini "
Meerqeen dan Lluvia dikawal menuju kamar pengantin untuk pasangan yang baru menikah. Meerqeen pun melirik Lluvia sungguh dia begitu gemas dengan gadis bar-bar ini.
mereka berdua memasuki life untuk menaiki lift untuk naik ke lantai lima puluh hotel tersebut.
Lluvia masih diam dia sungguh grogi ternyata suaminya orang yang begitu luar biasa tampannya serasa mimpi .
begitu pun Meerqeen dia merasakan debaran seperti kubu - kupu yang berterbangan disekitar dirinya dan Lluvia . ia selalu memandangi wajah cantik yang berada disampingnya .
Ting...
__ADS_1
pintu life pun terbuka . Meerqeen dan Lluvia pun mendahului Meerqeen sesungguhnya dia sangat sangat gugup .
Meerqeen pun tersenyum melihat tingkah laku Lluvia yang terlihat kikuk . tiba - tiba Lluvia berhenti dan membalikan badan .
" Tuan , apakah kau tahu sandi pintu kamar ini ? " tanya Lluvia yang dengan begitu manisnya
" Hem , " Meerqeen pun mengangguk kecil
" oke baiklah , cepat buka pintu nya tuan. Aku sungguh sangat lelah !!" Aduh nya sedikit tertati Tati karna menahan sakit di kakinya
Meerqeen pun berlalu mendahului Lluvia untuk membuka pintu kamar hotel milik mereka.
pintu terbuka Lluvia pun tiba - tiba menerobos masuk dan segera mendahului Meerqeen untuk menuju pinggir ranjang berukuran king size yang ada di kamar tersebut dia segera membuka sepatunya .
" Aduh pegal sekali sungguh repot sekali jadi wanita sungguhan " Gumam Lluvia yang dapat di dengar oleh Meerqeen
" kenapa selama ini , kau bukan wanita sungguhan. ? " tanya Meerqeen
Lluvia melotot kan matanya " berani sekali dia berkata seperti itu terlalu konyol " Batinnya
" Aku memang wanita , tapi tidak seperti wanita yang lain yang selalu cantik mengunakan high heels " gumamnya pelan sedikit meringis
" sini akan saya bantu , ? " Meerqeen pun memdekat mengambil alih untuk membuka sepatu Lluvia Karna dia begitu kasihan melihat Lluvia meringis kesakitan .
" sudah selesai " ucapnya
" Ya ,Terimakasih " jawab Lluvia
" Hei tuan ,sebentar !!! em sepertinya aku di yang harus mandi terlebih dulu "
Meerqeen yang fokus dengan ponsel nya hanya diam saja, dan tersenyum kecil dia tetap fokus kepada benda pipi yang ada di tangan ya .
Lluvia pun pergi berlalu meninggalkan kamar untuk menuju kamar mandi , Ia memutuskan untuk berendam agar lebih rileks.
__ADS_1